Dorong Desa Bebas Stunting, Pemkab Sumenep Bangun Sanitasi Rp1,4 Miliar di Kecamatan Nonggunong 

- Editorial Team

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapurrakyatnews – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,4 miliar untuk pembangunan fasilitas sanitasi di Desa Sokarame Paseser, Kecamatan Nonggunong.

Program tersebut menyasar sebanyak 75 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dengan masing-masing keluarga memperoleh bantuan senilai Rp17,5 juta. Anggaran pembangunan ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2026.

Kepala Dinas PUTR Sumenep melalui Kepala Bidang Bina Marga, Salamet Supriyadi, menjelaskan bahwa bantuan sanitasi tersebut merupakan satu paket pekerjaan yang difokuskan pada peningkatan kualitas lingkungan permukiman masyarakat.

“Untuk sementara, alokasi pembangunan sanitasi hanya diperuntukkan bagi 75 keluarga penerima manfaat di Desa Sokarame Paseser,” ujarnya. Senin (4/5/2026).

Meski demikian, pihaknya membuka peluang bagi desa lain untuk mendapatkan program serupa, selama memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan, termasuk pengajuan kembali dari pemerintah desa.

Ia menambahkan, salah satu kriteria utama penerima program sanitasi adalah desa yang masuk kategori desa stunting. Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Sumenep tahun 2026, Desa Sokarame Paseser termasuk dalam kategori tersebut.

Baca Juga:  Ini yang Dilakukan Anggota Samapta Polres Situbondo melalui Patroli Samapta Bersedekah

“Tidak menutup kemungkinan desa lain juga akan mendapatkan bantuan serupa, terutama yang masuk kategori desa stunting,” tambahnya.

Pemerintah daerah berharap pembangunan sanitasi ini dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus menjadi upaya konkret dalam menekan angka stunting di wilayah Sumenep.

“Semoga pembangunan sanitasi ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Sebagai informasi, sanitasi merupakan upaya penyediaan sarana kebersihan lingkungan seperti jamban sehat, pengelolaan limbah, dan akses air bersih. Sanitasi yang buruk dapat memicu infeksi berulang, seperti diare dan penyakit berbasis lingkungan lainnya, yang berpengaruh pada penyerapan gizi anak.

Baca Juga:  PDI P Kuasai Perolehan Suara di Dapil 7, Antarkan 2 Orang Sebagai Calon Legislatif

Kondisi ini menjadi salah satu faktor risiko terjadinya stunting, yakni gangguan pertumbuhan pada anak akibat kekurangan gizi kronis. Oleh karena itu, perbaikan sanitasi menjadi langkah penting dalam mendukung pencegahan stunting serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolsek Lunang Silaut Pererat Silaturahmi dengan Awak Media Lewat Ngopi Bareng
‎Gandeng Disdik Sumbar dan SMKN 1 Painan, Waka Polres Pessel Perkuat Program Polisi Peduli Pendidikan 
‎Perkuat Sinergitas, Kapolsek Tapan Ajak Wartawan Ngopi Bareng
‎Pelantikan Pengurus PWI Pessel 2026–2029, Robby Oktora Romanza Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers ‎
Perkuat Ekonomi Perempuan, KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Kecil di Pagerungan Kecil
Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin
Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 14:31 WIB

Kapolsek Lunang Silaut Pererat Silaturahmi dengan Awak Media Lewat Ngopi Bareng

Rabu, 4 November 2026 - 23:04 WIB

‎Perkuat Sinergitas, Kapolsek Tapan Ajak Wartawan Ngopi Bareng

Senin, 2 November 2026 - 22:35 WIB

‎Pelantikan Pengurus PWI Pessel 2026–2029, Robby Oktora Romanza Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers ‎

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Perkuat Ekonomi Perempuan, KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Kecil di Pagerungan Kecil

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin

Berita Terbaru