Sumenep Hadirkan Inovasi Transportasi Laut dan Udara, Dukung Pariwisata dan Perekonomian Kepulauan

- Editorial Team

Kamis, 18 September 2025 - 09:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Drs Yayak Nurwahyudi, M.Si., (kiri) mendampingi Wakil Bupati Sumenep saat menyerahkan simbolis bantuan life jaket kepada sejumlah nelayan.

Drs Yayak Nurwahyudi, M.Si., (kiri) mendampingi Wakil Bupati Sumenep saat menyerahkan simbolis bantuan life jaket kepada sejumlah nelayan.

Dapurrakyatnews – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Sumenep menggelar Upacara Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tahun 2025 di Lapangan Upacara Kantor Bupati Sumenep, Jawa Timur.

Upacara ini dihadiri oleh berbagai pejabat serta KSOP Kelas IV Kalianget, UPP Sapudi, UPP Sapeken dan Bandara Trunojoyo, yang turut merayakan hari yang penting bagi sektor transportasi ini.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala DPRKP Sumenep, Drs. Yayak Nurwahyudi, M.Si., menyampaikan berbagai pencapaian dan rencana terkait pelayanan transportasi, khususnya angkutan laut yang melayani kepulauan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, layanan penyeberangan angkutan laut hingga saat ini berjalan lancar, dan bahkan ada penambahan jalur penyeberangan baru yang menghubungkan Kepulauan Sapeken di Sumenep dengan Pelabuhan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

Baca Juga:  Satres Narkoba Polres Pesisir Selatan Tangkap Seorang Buruh Diduga Pengedar Narkoba

“Jalur baru ini adalah salah satu upaya kami untuk mendukung perekonomian masyarakat kepulauan. Dengan adanya jalur ini, akses masyarakat ke berbagai wilayah luar Jawa semakin mudah,” ujar Yayak.

Ia menambahkan bahwa transportasi laut yang semakin berkembang ini juga membuka peluang besar bagi peningkatan perekonomian lokal, terutama di sektor perdagangan dan pariwisata.

Lebih jauh, Yayak menjelaskan bahwa beberapa trayek angkutan laut yang menghubungkan Sumenep dengan wilayah luar Jawa Timur, seperti dari Pelabuhan Kalianget, Kangayan, Sapeken, Pelabuhan Tanjungwangi Banyuwangi, Pelabuhan Celukan Bawang Bali, dan Pelabuhan Bima, Pelabuhan Waingapu Pulau Sumba Nusa Tenggara Timur. 

Baca Juga:  Ini Cara Unik Bupati Sumenep Achmad Fauzi dalam Merayakan Hari Kelahirannya

Hal ini sejalan dengan upaya Pemkab Sumenep dalam mengintegrasikan ekonomi antar provinsi, khususnya untuk mempermudah mobilitas masyarakat dan barang.

Tak hanya itu, dalam waktu dekat, Pemprov Jawa Timur juga akan meluncurkan program Translaut Jatim. Program ini akan menyediakan layanan angkutan laut yang menghubungkan beberapa wilayah di Jatim, termasuk Probolinggo, Sampang, dan Sumenep.

Di Sumenep, layanan ini akan menjangkau Pelabuhan Dungkek dan Giliyang, memperkuat konektivitas transportasi laut yang mendukung sektor pariwisata.

“Program ini tidak hanya memberikan kemudahan transportasi, tetapi juga berperan penting dalam mempromosikan potensi pariwisata di Kabupaten Sumenep. Wisatawan yang melalui Probolinggo akan memiliki akses langsung menuju destinasi wisata unggulan di Sumenep,” lanjutnya.

Baca Juga:  Ini Harapan Bupati Sumenep ketika Menghadiri Wisuda STIT Aqidah Usymuni

Selain itu, Yayak mengungkapkan bahwa pihaknya juga tengah melakukan pendekatan dengan sektor swasta untuk menghidupkan kembali penerbangan dari Surabaya ke Bandara Trunojoyo di Sumenep.

“Kami berharap, pada awal Oktober mendatang, akan ada kabar baik mengenai penerbangan langsung dari Surabaya menuju Sumenep,” tuturnya. 

Selain itu, ia juga menjelaskan mengenai desakan masyarakat Sapudi dan Raas agar ada peremajaan kapal laut yang melayani ke dua pulau tersebut dengan diganti dengan kapal baru dan double mesin. 

“Ini merupakan harapan bersama dengan komponen lainnya untuk menyampaikan aspirasi tersebut kepada Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kementerian Perhubungan,” pungkasnya. 

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026
Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terbaru