Bea Cukai Madura Latih Satpol PP Sumenep Kuasai SIROLEG, Senjata Baru Perangi Rokok Ilegal

- Editorial Team

Rabu, 13 Agustus 2025 - 12:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasatpol PP Sumenep Wahyu Kurniawan Pribadi dan Kabid Penegakan Perda dan SDA, saat mendampingi 2 orang narasumber dari Bea Cukai Madura

Kasatpol PP Sumenep Wahyu Kurniawan Pribadi dan Kabid Penegakan Perda dan SDA, saat mendampingi 2 orang narasumber dari Bea Cukai Madura

Dapurrakyatnews – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai melalui Bea Cukai Madura memberikan Bimbingan Teknis (Bimtek) kepada Tim Satuan Tugas (Satgas) Pengumpulan Informasi (Pulinfo) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2025. Rabu (13/8/2025).

Kegiatan yang diikuti anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumenep ini bertujuan meningkatkan kemampuan teknis mereka dalam mengidentifikasi, mendata, dan melaporkan peredaran rokok ilegal.

Pemeriksa Bea dan Cukai Pertama Bea Cukai Madura, Krisno Budi Bagus Sasmito, menegaskan bahwa teknis pelaksanaan Pulinfo di lapangan menjadi pondasi penting dalam upaya pemberantasan rokok ilegal.

“Petugas harus mampu mengumpulkan informasi di lokasi sasaran secara lengkap, mulai dari jenis lokasi, modus pelanggaran, hingga dokumentasi foto dengan geo-tagging. Data yang akurat akan memudahkan verifikasi dan penilaian kinerja di lapangan,” ujar Krisno.

Ia menambahkan, petugas Satgas perlu memahami berbagai bentuk pelanggaran, seperti rokok tanpa pita cukai, dilekati pita cukai palsu, pita cukai bekas, salah personalisasi, maupun salah peruntukan.

“Pembedaan jenis pelanggaran ini penting karena setiap temuan memiliki konsekuensi hukum yang berbeda,” jelasnya.

Sementara itu, narasumber kedua, Dhiang Hadi Prayoga, memaparkan secara rinci teknis penginputan hasil Pulinfo ke Aplikasi SIROLEG (Sistem Informasi Rokok Ilegal).

Baca Juga:  Warga Dihebohkan oleh Suara Ketukan dan Getaran dari Tanah

Ia menjelaskan bahwa aplikasi ini merupakan sistem berbasis web yang mengintegrasikan pengumpulan informasi, pelaporan, dan penyebaran data terkait rokok ilegal, hasil kerja sama DJBC dengan pemerintah daerah.

“Petugas wajib mengisi data toko, identitas pemilik, alamat lengkap, dan data wilayah, yang bisa diisi manual atau otomatis dengan GPS. Kemudian minimal dua foto lokasi toko dan foto barang bukti harus diunggah, dilengkapi informasi merek, pabrik, jenis hasil tembakau, isi kemasan, harga, jumlah kemasan, dan satuannya,” tutur Dhiang.

Baca Juga:  Pisew untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Kawasan Permukiman Skala Perdesaan

Ia juga mengingatkan, bahwa kesalahan input dapat memengaruhi validitas laporan. “Pernah ada kasus data pita cukai palsu yang ternyata salah input. Ketelitian menjadi kunci agar informasi yang disampaikan benar-benar dapat digunakan untuk penindakan,” tegasnya.

Melalui bimtek ini, Bea Cukai Madura berharap kemampuan Satgas Pulinfo Sumenep dalam memanfaatkan SIROLEG semakin optimal.

Dengan begitu, sinergi antara Bea Cukai Madura dan Pemkab Sumenep, diharapkan mampu menekan peredaran rokok ilegal yang merugikan negara dan membahayakan masyarakat.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026
Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terbaru