Pemkab Sumenep Gelar Haul Akbar dan Jamasan Pusaka, Perkuat Identitas Budaya Kota Keris

- Editorial Team

Kamis, 3 Juli 2025 - 10:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo (Baju Adat warna merah) , saat memberikan sambutan pada acara Haul Akbar dan Jamasan Pusaka.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo (Baju Adat warna merah) , saat memberikan sambutan pada acara Haul Akbar dan Jamasan Pusaka.

Dapurrakyatnews – Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali menggelar Haul Akbar dan Jamasan Pusaka, dua kegiatan budaya tahunan yang telah resmi masuk dalam Calender Of Event 2025 Kabupaten Sumenep. Kamis (3/7/2025).

Acara ini tidak hanya menjadi ajang pelestarian warisan budaya leluhur, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat identitas Sumenep sebagai Kota Keris yang telah diakui dunia melalui UNESCO.

Kegiatan yang digelar di Pendopo Keraton Sumenep tersebut, selain dihadiri oleh pimpinan Forkopimda Sumenep, juga dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh budaya, komunitas pelestari warisan leluhur, hingga generasi muda.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, dalam sambutannya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak, yang selama ini turut berperan aktif dalam menjaga dan melestarikan kekayaan budaya lokal.

“Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada para pelestari budaya, yang selalu bersama-sama dengan pemerintah daerah dalam merawat warisan budaya yang telah diturunkan kepada kita semua. Kegiatan Haul Akbar dan Jamasan Pusaka ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga bentuk nyata pelestarian budaya yang terus dilakukan setiap tahun,” kata Bupati.

Ia menekankan bahwa kegiatan ini bukan hanya ritual semata, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda agar tidak melupakan akar budayanya. Menurutnya, warisan seperti keris bukan hanya benda pusaka, tetapi simbol dari peradaban dan kejayaan leluhur Sumenep yang telah ada sejak ratusan tahun lalu.

Baca Juga:  Bupati Situbondo Lantik Ratusan Kepala Sekolah dan Pengawas

“Sumenep sebagai Kota Keris telah mendapat pengakuan dari UNESCO karena memiliki koleksi keris terbanyak di dunia. Ini adalah kebanggaan kita bersama. Perlu kita pahami, membuat sebilah keris bukanlah perkara mudah. Di balik itu ada nilai-nilai spiritual, historis, dan intelektual yang menunjukkan betapa majunya peradaban Sumenep pada masanya,” terangnya.

Bupati Fauzi juga mengungkapkan harapannya agar semangat pelestarian ini terus ditanamkan dalam setiap rumah tangga di Sumenep, di mana keberadaan keris menjadi simbol identitas budaya.

Baca Juga:  Keberadaan Model D Hasil Kecamatan Hasil Penghitungan Perolehan Suara Kecamatan Masalembu Dipertanyakan

“Kami yakin hampir di setiap rumah warga Sumenep memiliki keris. Ini menunjukkan betapa kuatnya budaya kita dan bagaimana masyarakat menjadikan keris sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.

Dengan kegiatan seperti Haul Akbar dan Jamasan Pusaka, Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap dapat terus menggugah kesadaran kolektif masyarakat untuk mencintai dan melestarikan budaya lokal, sekaligus memperkuat posisi Sumenep sebagai salah satu pusat budaya terpenting di Jawa Timur.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026
Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terbaru