Figur Lengkap dari Putra Daerah : Siapa Didik Wahyudi, yang Dianggap Pantas menjadi Suksesor Edy Rasyadi

- Editorial Team

Selasa, 3 Juni 2025 - 18:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ir. Didik Wahyudi, M.Si

Ir. Didik Wahyudi, M.Si

Dapurrakyatnews – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, memiliki banyak opsi dalam menentukan pejabat eselon II.b yang akan menggantikan posisi Edy Rasiyadi sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep. Di antara sejumlah nama yang mencuat, salah satunya adalah Ir. Didik Wahyudi, M.Si., sosok putra daerah yang telah mengabdikan dirinya selama 27 tahun sebagai aparatur sipil negara.

Didik Wahyudi bukanlah figur asing di lingkungan pemerintahan Kabupaten Sumenep. Lahir pada 5 Februari 1967, ia dikenal sebagai birokrat senior dengan rekam jejak panjang, penuh dedikasi, serta pengalaman strategis di berbagai level jabatan.

Kiprahnya tidak hanya terbatas di ruang kantor pemerintahan, tetapi juga menyentuh langsung lapisan masyarakat hingga pelosok kecamatan.

Kariernya dimulai dari bawah, sebagai Plt Kasi Penyuluhan dan Bimbingan Sosial di Dinas Sosial (2004–2006), lalu meniti tangga birokrasi melalui jabatan Kasi Perlindungan dan Bina Panti (2006–2013), hingga dipercaya menjadi Kabid Bansos Dinsos (2013–2017).

Kemudian, ia terus mendapat kepercayaan dalam jabatan strategis lainnya, seperti Kabid Pengendalian dan Penyuluhan Perizinan DPMPTSP (2017–2018), Sekretaris Bakesbangpol (2018), hingga Camat Raas (2018–2019), sebuah tugas yang menuntut kemampuan memimpin wilayah kepulauan dengan berbagai tantangan unik.

Didik Wahyudi juga sempat memimpin Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) sejak 2019 hingga 2022, dan merangkap sebagai Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja tahun 2021.

Kini, ia menjabat sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, sekaligus pernah merangkap sebagai Plt Kepala BPBD pada tahun 2022.

Baca Juga:  UPP Sapeken, Perlu Bantuan dan Kerjasama Semua Pihak untuk Memajukan Transportasi Laut

Tak hanya mumpuni di bidang pemerintahan, Didik juga memiliki jejak akademik yang patut diperhitungkan. Sebagai dosen sekaligus tokoh akademisi di Universitas Wiraraja (Unija), ia pernah menjabat sebagai Pembantu Dekan III Fakultas Pertanian (1994–2001), Pembantu Dekan I (2001–2003), dan kemudian dipercaya menjadi Dekan Fakultas Pertanian selama sepuluh tahun (2004–2014).

Latar belakang pendidikannya juga solid. Didik menyelesaikan pendidikan dasar hingga menengah di Sumenep, kemudian melanjutkan pendidikan tinggi di bidang Agribisnis (S1) dan meraih gelar Magister Administrasi Publik (S2) pada tahun 2002.

Dengan kombinasi pengalaman birokrasi yang luas dan latar belakang akademik yang kuat, Didik Wahyudi dianggap sebagai figur yang mampu menjadi jembatan efektif antara eksekutif dan legislatif.

Baca Juga:  Kabupaten Sumenep Mendapatkan Alokasi DBHCHT Tahun 2022 Sebesar 36,2 Milyar

Kemampuannya mengelola dinamika pemerintahan, memahami kebutuhan masyarakat, serta membangun komunikasi lintas lembaga menjadi nilai tambah yang patut dipertimbangkan oleh Bupati Achmad Fauzi dalam menentukan Sekretaris Daerah yang baru.

 

Disclaimer ; Semua keputusan terkait pengangkatan Sekretaris Daerah (Sekda) sepenuhnya merupakan hak prerogatif Bupati, yang dilandasi oleh pertimbangan strategis untuk memastikan bahwa pejabat yang dipilih tidak hanya mampu memahami visi dan misi kepala daerah, tetapi juga dapat berperan aktif sebagai penyumbang gagasan serta eksekutor utama dalam implementasi kebijakan Bupati, demi tercapainya tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekda Sumenep Bukan Sekadar Pembantu, Ia Chef Utama Penentu Rasa Pemerintahan
Faruk Hanafi, Kuda Putih dari Bapenda yang Siap Menyongsong Kursi Sekda Sumenep
Prestasi Tidak Akan Datang dari Ruang-Ruang Kosong yang Gelap dan Tidak Terurus
Pendidik dalam Tekanan: Ketika Ruang Kelas Menjadi Sumber Stres yang Tak Terlihat
Anwar Syahroni Yusuf, Loyalis Visi Bupati yang Siap Kawal Birokrasi Sumenep dari Kursi Sekda
Figur Kuat Calon Sekda: Kapasitas Tak Diragukan, Namun Komunikasi Masih Jadi PR bagi Eri Susanto
Ferdiansyah Tetrajaya, Sosok Berpengalaman yang Layak Dipertimbangkan Sebagai Sekda Sumenep
Moh Ramli, Birokrat Senior yang Dinilai Layak Pimpin Sekretariat Daerah Sumenep

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 13:06 WIB

Sekda Sumenep Bukan Sekadar Pembantu, Ia Chef Utama Penentu Rasa Pemerintahan

Kamis, 7 Agustus 2025 - 09:08 WIB

Faruk Hanafi, Kuda Putih dari Bapenda yang Siap Menyongsong Kursi Sekda Sumenep

Rabu, 23 Juli 2025 - 21:34 WIB

Prestasi Tidak Akan Datang dari Ruang-Ruang Kosong yang Gelap dan Tidak Terurus

Jumat, 11 Juli 2025 - 17:19 WIB

Pendidik dalam Tekanan: Ketika Ruang Kelas Menjadi Sumber Stres yang Tak Terlihat

Selasa, 10 Juni 2025 - 21:15 WIB

Anwar Syahroni Yusuf, Loyalis Visi Bupati yang Siap Kawal Birokrasi Sumenep dari Kursi Sekda

Berita Terbaru