Mendukung Program Ketahanan Pangan Bumdes akan Kelola 20 Persen Dana Desa, Kesejahteraan Masyarakat menjadi Prioritas Utama

- Editorial Team

Sabtu, 8 Maret 2025 - 22:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat koordinasi yang diadakan secara virtual bersama para camat, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), serta perwakilan dari 330 desa di Kabupaten Sumenep yang dipimpin langsung oleh Kepala DPMD Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, AP. M.Si.

Rapat koordinasi yang diadakan secara virtual bersama para camat, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), serta perwakilan dari 330 desa di Kabupaten Sumenep yang dipimpin langsung oleh Kepala DPMD Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, AP. M.Si.

Dapurrakyatnews – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menegaskan bahwa Dana Desa tahun 2025, akan difokuskan untuk Program Ketahanan Pangan Nasional.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, AP., M.Si, menyatakan bahwa kebijakan ini merujuk pada Keputusan Menteri Desa Nomor 3 Tahun 2005, tentang Panduan Penggunaan Dana Desa untuk Ketahanan Pangan dalam Mendukung Swasembada Pangan.

“Kami memastikan bahwa seluruh desa di Kabupaten Sumenep, wajib mengalokasikan minimal 20 persen dari Dana Desa untuk program ketahanan pangan. Kebijakan ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani, peternak, dan nelayan,” ujar Anwar Syahroni Yusuf dalam rapat koordinasi yang diadakan secara virtual bersama para camat, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), serta perwakilan dari 330 desa di Kabupaten Sumenep.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pengelolaan anggaran ketahanan pangan ini, akan dilakukan oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Dengan melibatkan BUMDes dalam pengelolaan anggaran ketahanan pangan, kami berharap ekonomi desa dapat lebih bergerak secara mandiri. BUMDes akan menjadi motor penggerak bagi masyarakat desa dalam meningkatkan produksi pertanian, peternakan, serta perikanan,” tambahnya.

Baca Juga:  Didemo Soal Postingan Connie Rahakundini Bakrie, Polres Sumenep Tegaskan Netral

Menurut Anwar Syahroni Yusuf, pemanfaatan Dana Desa untuk ketahanan pangan bukan sekadar kebijakan administratif, tetapi juga merupakan langkah strategis dalam menciptakan ketahanan ekonomi berbasis desa.

“Saat ini, desa memiliki potensi besar dalam sektor pangan. Dengan dukungan Dana Desa, para petani bisa mendapatkan akses lebih baik terhadap bibit unggul, pupuk berkualitas, serta teknologi pertanian yang lebih modern. Begitu pula dengan peternak dan nelayan yang bisa meningkatkan produktivitas mereka dengan dukungan sarana dan prasarana yang lebih memadai,” jelasnya.

Baca Juga:  Siswa MTsN 2 Sumenep Raih Juara 1 Nasional Lomba Kaligrafi 2025

Ia juga menekankan bahwa penguatan ketahanan pangan di tingkat desa dapat menjadi solusi untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan pangan.

“Jika desa bisa mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangannya, maka ketahanan pangan nasional akan semakin kuat. Inilah tujuan utama dari kebijakan ini,” tegasnya.

Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan kesejahteraan masyarakat desa meningkat secara signifikan. “Kami ingin memastikan bahwa anggaran yang dikucurkan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat desa. Program ini juga membuka peluang kerja baru serta meningkatkan taraf hidup masyarakat,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026
Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terbaru