Masyarakat Menyayangkan Pohon Dijadikan tempat Pemasangan Poster 

- Editorial Team

Rabu, 29 Januari 2025 - 21:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapurrakyatnews – Sejumlah poster atau banner bertuliskan Dzikir dan Doa Bersama, ditemukan terpaku di pohon-pohon di sepanjang Jalan MH Thamrin dan KH Mansur, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, pada Selasa malam (28/01/25).

Patut disayangkan pohon dijadikan pemasangan poster dengan cara dipaku di pohon, yang dapat berdampak buruk bagi kelestarian pohon dan keselamatan pengguna jalan.

Baca Juga:  Sebagai Keragaman Budaya, Kerapan Sapi Harus Tetap Dilestarikan

Menurut Fajar, seorang pemerhati lingkungan, tindakan tersebut tidak hanya melanggar peraturan tentang pemasangan iklan, tetapi juga berpotensi merusak pohon secara permanen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Satu paku yang menancap di pohon bisa menyebabkan pengkroposan. Jika pohon menjadi rapuh dan tumbang akibat angin kencang, itu bisa berbahaya bagi pengguna jalan,” katanya, dikutip dari radarmetronews.

Baca Juga:  Bayi Asifa asal Kepulauan tak Miliki Anus Butuh Uluran Tangan Kita

Fajar juga mempertanyakan siapa yang akan bertanggung jawab jika pohon roboh dan menyebabkan kecelakaan.

“Apakah kita masih akan menyalahkan alam? Seharusnya kita sadar bahwa tindakan kecil seperti ini bisa berdampak besar,” tambahnya.

Ia pun mendesak pemerintah daerah agar lebih tegas dalam menertibkan pemasangan banner atau baliho di pohon.

Baca Juga:  Tim Pengendali Inflasi Daerah Kabupaten Sumenep datangi Pasar Anom dan Pasar Bangkal

“Harus dicabut segera. Jika dibiarkan, hal seperti ini bisa menjadi kebiasaan yang berakibat fatal di masa depan,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Bidang Penegakan Perda Satpol PP Sumenep, Nurus Dahri, belum memberikan keterangan resmi terkait masalah ini.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Berita Terbaru

Dua orang perwakilan PPPK Paruh Waktu saat di sumpah pada penyerahan SK di Alun-alun Trunojoyo, Sampang, setahun yang lalu. Foto: Istimewa.

Pemerintahan

Lolos Evaluasi Maut, 3.214 PPPK Sampang Resmi Amankan Kontrak Baru

Senin, 28 Sep 2026 - 16:06 WIB

Gambar ilustrasi

Peristiwa

Dugaan Penyalahgunaan KKS Mencuat, Penerima PKH Buka Suara

Sabtu, 26 Sep 2026 - 18:26 WIB