6 Orang Pengamen Jalanan Terjaring Razia Satpol PP Sampang, Satu Orang Kedapatan Bawa Sajam

- Editorial Team

Senin, 20 Januari 2025 - 17:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Satpol PP Sampang menginterogasi seorang pria pengamen jalanan yang terjaring razia dan kedapatan bawa Sajam (Foto: Moh. Mansur/Dapurrakyatnews)

Anggota Satpol PP Sampang menginterogasi seorang pria pengamen jalanan yang terjaring razia dan kedapatan bawa Sajam (Foto: Moh. Mansur/Dapurrakyatnews)

Dapurrakyatnews – Seorang pengamen jalanan di area lampu merah, terpaksa diamankan pihak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sampang, Jawa Timur.

Sebab, pria pengamen jalanan tersebut kedapatan membawa Senjata Tajam (Sajam) saat razia yang dilakukan Satpol PP di 2 lokasi, yaitu area lampu merah Barisan dan Monumen kota Sampang, pada Senin (20/1/2025) pukul 12.00 WIB.

Baca Juga:  Pelabuhan Jangkar Situbondo akan Menerapkan E-tiket, Ini kata Kadis Perkimhub Sumenep

Kepala Satpol PP Sampang, Suryanto, melalui Kabid Penanganan Trantibum dan Linmas M Suaidi Asyikin menjelaskan, razia dilakukan dalam rangka cegah dini pelanggaran ketertiban umun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam patroli kali ini, pihaknya mengerahkan 30 anggota Satpol PP yang terbagi dalam 3 regu dan dilakukan secara rutin 3 kali dalam seminggu.

Baca Juga:  Ini Peta Titik Rawan Macet dan Kecelakan di Sampang Jelang Nataru

“Hari ini kami melakukan patroli, sasarannya adalah pengamen jalanan yang ada di lampu merah, ada 6 pengamen yang terjaring. Salah satu pengamen membawa sajam,” ungkap Suaidi, Senin (20/1/2025).

6 orang pengamen tersebut terdiri dari 5 pria dan 1 wanita. 2 orang berasal dari Desa Bandaran, Kabupaten Pamekasan, 1 orang berasal dari Kabupaten Tulungagung, 2 orang asal Kabupaten Sidoarjo, dan 1 orang asal Kabupaten Sampang.

Baca Juga:  Saat Ini Giliran Masyarakat Sapudi Yang Menjadi Korban

“Kami menghimbau, agar para pengamen tidak lagi melakukan kegiatannya di area lampu merah, dan bagi masyarakat untuk tidak memberikan uang,” himbaunya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026
Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terbaru