Jembatan Ambruk di Dusun Gebangan Akibat Hujan Deras, Akses Warga Terputus

- Editorial Team

Kamis, 16 Januari 2025 - 20:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapurrakyatnews – Hujan deras yang mengguyur Desa Patemon, Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo, sejak Rabu malam (15/01/2025), mengakibatkan jembatan di Dusun Gebangan ambruk.

Jembatan tersebut, yang menjadi akses vital bagi warga setempat, roboh akibat derasnya arus air yang mencapai ketinggian 30-60 cm. Kejadian ini dilaporkan terjadi pada Kamis dini hari (16/01/2025), sekitar pukul 00.00 WIB.

Menurut laporan Babinsa Desa Patemon, Serka Agus, jembatan ambruk akibat tingginya intensitas hujan selama beberapa jam. “Debit air meningkat drastis, dan struktur jembatan tidak mampu menahan tekanan arus. Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” jelasnya.

Jembatan ini menjadi jalur utama penghubung warga Dusun Gebangan dengan desa-desa sekitarnya. Ambruknya jembatan menyebabkan aktivitas warga terganggu, terutama untuk mengakses kebutuhan pokok dan layanan kesehatan.

Baca Juga:  Meski belum Ditemukan, Basarnas Hentikan Pencarian 2 Korban Laka Laut

Tim gabungan dari Babinsa, Polmas, BPBD Kabupaten Situbondo, dan Pemerintah Desa Patemon langsung turun ke lokasi. Langkah awal dilakukan dengan mengamankan area sekitar dan memberikan informasi kepada warga agar menghindari lokasi jembatan yang rusak.

“Kami sudah berkoordinasi dengan BPBD dan instansi terkait untuk segera merencanakan perbaikan jembatan. Sementara itu, jalur alternatif sedang diupayakan agar warga tetap bisa beraktivitas,” ujar Kepala Desa Patemon, Suyanto.

Baca Juga:  Setetes Darah Anda Adalah Nyawa Bagi Sesama

Pemerintah desa juga mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim hujan.

“Jika ada tanda-tanda bahaya seperti tanah longsor atau banjir, segera laporkan kepada pihak berwenang,” tambahnya.

Meski tidak ada korban jiwa, kerugian material cukup signifikan. Perbaikan jembatan diperkirakan membutuhkan waktu beberapa minggu, tergantung pada kondisi cuaca dan dukungan teknis.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolsek Lunang Silaut Pererat Silaturahmi dengan Awak Media Lewat Ngopi Bareng
‎Gandeng Disdik Sumbar dan SMKN 1 Painan, Waka Polres Pessel Perkuat Program Polisi Peduli Pendidikan 
‎Perkuat Sinergitas, Kapolsek Tapan Ajak Wartawan Ngopi Bareng
‎Pelantikan Pengurus PWI Pessel 2026–2029, Robby Oktora Romanza Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers ‎
Perkuat Ekonomi Perempuan, KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Kecil di Pagerungan Kecil
Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin
Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:05 WIB

‎Gandeng Disdik Sumbar dan SMKN 1 Painan, Waka Polres Pessel Perkuat Program Polisi Peduli Pendidikan 

Rabu, 4 November 2026 - 23:04 WIB

‎Perkuat Sinergitas, Kapolsek Tapan Ajak Wartawan Ngopi Bareng

Senin, 2 November 2026 - 22:35 WIB

‎Pelantikan Pengurus PWI Pessel 2026–2029, Robby Oktora Romanza Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers ‎

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Perkuat Ekonomi Perempuan, KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Kecil di Pagerungan Kecil

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin

Berita Terbaru