Kebakaran Gudang Rongsokan di Sumenep, Pemadam Kebakaran Berjuang Padamkan Api

- Editorial Team

Jumat, 27 Desember 2024 - 20:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapurrakyatnews – Kebakaran terjadi di sebuah gudang yang menyimpan berbagai macam barang bekas, seperti kardus, seng, besi, botol plastik, dan bahan lainnya di Desa Kopedi, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, pada Jumat sore, (27/12/2024).

Api yang melalap gudang yang berada dipinggir jalan Propinsi tersebut, menurut keterangan pemilik gudang diduga dari puntung rokok yang dibuang sembarangan.

Hal tersebut disampaikan Sugianto, Kepala Bidang Pencegahan dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Sumenep, atas dasar informasi sementara dari pemilik gudang.

“Dari informasi sementara yang diterima, kemungkinan api muncul setelah ada yang membuang puntung rokok ke tumpukan barang rongsokan di dalam gudang,” ujar Sugianto.

Kabid Damkar menambahkan, pihaknya menerima informasi kebakaran, melalui laporan call center 112 pada pukul 16:10 WIB.

Tim pemadam kebakaran yang terdiri dari dua unit mobil pemadam, langsung meluncur menuju lokasi, dan dalam waktu sekitar 18 menit, mereka tiba di tempat kejadian.

Baca Juga:  Merangkul Generasi Digital: Achmad Fauzi membuka Turnamen Esports Free Fire dan Mobile Legends

Setelah tiba di lokasi, petugas Damkar dibantu oleh sejumlah pihak, seperti Puskesmas terdekat yang mengirimkan bantuan oksigen untuk memadamkan api. Selain itu, tangki suplai air dari DLH dan PDAM juga digunakan untuk membantu proses pemadaman.

Sugianto mengungkapkan bahwa api sempat kembali menyala meskipun telah dipadamkan, terutama karena banyaknya bahan yang mudah terbakar seperti plastik dan karet.

Baca Juga:  Puting Beliung Rusak Sejumlah Rumah di Desa Karduluk Pragaan

“Kami masih terus berusaha memadamkan api, karena bahan-bahan seperti plastik dan karet sangat sulit dipadamkan dan sering kali menyala kembali,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, saat ini proses pemadaman (pembasahan) masih terus dilakukan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material diperkirakan cukup besar.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026
Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terbaru