Menjaga Demokrasi Bersih: Seruan KPU Situbondo untuk Tolak Politik Uang dalam Pilkada 2024

- Editorial Team

Sabtu, 23 November 2024 - 18:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapurrakyatnews – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Situbondo, Hadi Prayitno, mengeluarkan seruan tegas kepada masyarakat Situbondo, untuk menolak praktik politik uang dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Ia menekankan bahwa, penolakan terhadap politik uang merupakan langkah penting untuk memastikan demokrasi yang bersih, bermartabat, dan bebas dari intervensi yang merusak.

Seruan ini memiliki urgensi yang besar, terutama dalam menghadapi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Bupati dan Wakil Bupati, termasuk di Kabupaten Situbondo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam keterangannya pada Jumat, 22 November 2024, Hadi menyampaikan bahwa politik uang sangat merusak integritas pemilu, karena menghilangkan esensi demokrasi itu sendiri.

Baca Juga:  Cooling System Pilkada 2024, Forkopimda Sampang Temui Ulama dan Masyarakat Pantura

Politik uang, menurut Hadi, mengubah pemilu dari mekanisme penentuan pemimpin yang adil dan transparan, menjadi arena dagang yang penuh tipu daya.

“Pilihlah calon berdasarkan visi, misi, dan kompetensinya, bukan karena iming-iming materi yang hanya bersifat sementara,” katanya.

Hadi juga mengingatkan bahwa praktik politik uang berisiko melahirkan pemimpin yang lebih mementingkan kepentingan pribadi atau kelompok tertentu, bukan kepentingan rakyat. Pemimpin yang terpilih melalui politik uang cenderung merasa berutang kepada mereka yang telah memberi imbalan finansial, sehingga lebih fokus untuk mengembalikan modal kampanye, daripada mengutamakan kesejahteraan rakyat.

“Hal ini tentu membuka celah bagi praktik korupsi yang merugikan masyarakat di masa depan,” ungkap Hadi.

Baca Juga:  Maulid Nabi Muhammad SAW, Pemerintah Desa Mangaran Gelar Festival Ancak Agung 

Lebih lanjut, Hadi menyatakan bahwa menolak politik uang adalah cara untuk memastikan, bahwa pemimpin yang terpilih adalah mereka yang benar-benar memiliki kapasitas, untuk membawa perubahan positif dan mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan di daerah.

“Hanya dengan memilih pemimpin yang berkualitas dan jujur, kita bisa memastikan masa depan yang lebih baik bagi Situbondo,” katanya.

Sebagai komitmen untuk menjaga Pemilu yang bersih, Hadi mengajak masyarakat Situbondo untuk tidak mudah tergoda oleh janji-janji atau iming-iming uang dari calon tertentu.

Pemilihan pemimpin harus dilakukan dengan pertimbangan yang matang, berdasarkan integritas, kompetensi, dan komitmen terhadap pembangunan daerah.

Hadi juga mengingatkan bahwa apabila masyarakat menemukan praktik politik uang selama masa kampanye atau pemilihan, mereka harus berani melaporkannya kepada pihak berwenang.

Baca Juga:  Wujud Rasa Syukur Hasil Panen, Masyarakat Desa Torbang Gelar Thatorbengan

“Kesuksesan demokrasi bukan hanya tanggung jawab penyelenggara pemilu, tetapi juga masyarakat yang harus berperan aktif dalam menegakkan keadilan dan menolak segala bentuk kecurangan,” tegas Hadi.

Ia berharap agar seluruh lapisan masyarakat Situbondo dapat menjaga integritas pemilu dan berkomitmen untuk mewujudkan Pilkada 2024 yang bersih, adil, dan bebas dari politik uang.

Melalui seruan ini, Hadi Prayitno mengingatkan bahwa hanya dengan pemilu yang jujur dan adil kita dapat melahirkan pemimpin yang benar-benar mengutamakan kepentingan rakyat, bukan kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Gandeng Disdik Sumbar dan SMKN 1 Painan, Waka Polres Pessel Perkuat Program Polisi Peduli Pendidikan 
‎Perkuat Sinergitas, Kapolsek Tapan Ajak Wartawan Ngopi Bareng
‎Pelantikan Pengurus PWI Pessel 2026–2029, Robby Oktora Romanza Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers ‎
Perkuat Ekonomi Perempuan, KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Kecil di Pagerungan Kecil
Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin
Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:05 WIB

‎Gandeng Disdik Sumbar dan SMKN 1 Painan, Waka Polres Pessel Perkuat Program Polisi Peduli Pendidikan 

Rabu, 4 November 2026 - 23:04 WIB

‎Perkuat Sinergitas, Kapolsek Tapan Ajak Wartawan Ngopi Bareng

Senin, 2 November 2026 - 22:35 WIB

‎Pelantikan Pengurus PWI Pessel 2026–2029, Robby Oktora Romanza Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers ‎

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Perkuat Ekonomi Perempuan, KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Kecil di Pagerungan Kecil

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin

Berita Terbaru