Diskopindag Sampang Usulkan Pembekuan 27 Koperasi, Ada Apa ?

- Editorial Team

Kamis, 18 Juli 2024 - 16:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 80?

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 80?

Dapurrakyatnews – Ketegasan Dinas Koperasi dan Perdagangan (Diskopindag) Kabupaten Sampang, Jawa Timur, dalam memberikan penalty and punishment (sanksi dan hukuman) bagi sejumlah Koperasi tidak kaleng-kaleng.

Hal itu dibuktikan dengan pengajuan 27 Koperasi ke Kementerian Koperasi untuk dibekukan.

Pasalnya, 27 Koperasi tersebut dianggap sudah tidak bisa dibina lagi dan dalam menjalankan roda Koperasi dan keluar dari Petunjuk Teknis yang ada.

“27 Koperasi tersebut terpantau tidak sehat, baik keaktifan Koperasi, keuangan, hingga aktifitas anggota dan pengurusnya, dengan cermin Laporan Rapat Akhir Tahunan mereka yang sering bermasalah,” ungkap Kepala Bidang Koperasi Evi Hariyati, Kamis (18/7/2024).

Diungkap Evi, dari 498 jumlah Koperasi yang ada di Sampang, hingga saat ini ada 176 Unit Koperasi yang tidak aktif.

Baca Juga:  Gadis Belia Calon Asisten Masinis PT KAI Bikin Netizen Terkejut 

Artinya, tersisa 322 Unit Koperasi yang masih aktif beroperasi dengan jumlah anggota sebanyak 22.643 orang.

“Pembinaan berkala sudah sering kita lakukan, semisal pembinaan tertib administrasi hingga Petunjuk Teknis memaksimalkan tujuan dan manfaat Koperasi,” bebernya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sampang Rudi Kurniawan berharap, adanya kesadaran, pemahaman, dan komitmen dari seluruh pengurus dan anggota Koperasi.

Baca Juga:  Laka Maut Mobil Vs Motor di Sampang, Pengendara dan Pembonceng Motor Tewas

“Pembekuan unit Koperasi tidak seharusnya terjadi, selama bisa dibina dan dikembangkan lebih baik, semisal melalui komunikasi yang aktif dari para anggota dan pengurus Koperasi itu sendiri,” tuturnya menyayangkan.

Menurutnya, selama ini Pemerintah kabupaten Sampang melalui Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah, ikut andil dalam perkembangan ekonomi,” tutupnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Berita Terbaru

Gambar ilustrasi

Peristiwa

Dugaan Penyalahgunaan KKS Mencuat, Penerima PKH Buka Suara

Sabtu, 26 Sep 2026 - 18:26 WIB