Mengoptimalkan Pencapaian Target PAD 2024, Bapenda Sumenep Gelar Sosialisasi Pembayaran Pajak Non Tunai

- Editorial Team

Senin, 8 Juli 2024 - 13:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Faruk Hanafi Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumenep, saat menyampaikan sambutannya dalam kegiatan, sosialisasi pembayaran pajak daerah secara non tunai dan penyerahan SPPT dan DHKP PBB-P2 tahun 2024.

Faruk Hanafi Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumenep, saat menyampaikan sambutannya dalam kegiatan, sosialisasi pembayaran pajak daerah secara non tunai dan penyerahan SPPT dan DHKP PBB-P2 tahun 2024.

Dapurrakyatnews – Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) merupakan salah satu sumber pendapatan daerah yang penting. Dana ini digunakan untuk membiayai berbagai program dan kegiatan pemerintah daerah.

Selain itu, PBB-P2 dapat digunakan sebagai instrumen kebijakan untuk mengatur tata ruang wilayah dan mendorong pembangunan yang berkelanjutan.

Sosialisasi dilakukan dalam rangka untuk peningkatan PAD 2024, di mana tahun ini target kami 9 Milyar, sedangkan PAD kita di tahun 2023 target kita 6 Milyar dan realisasi melebihi dari target, yang dibebankan yaitu mencapai 6,4 Milyar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Oleh karena itu, kita gencar melakukan sosialisasi untuk mengupayakan dan mengoptimalkan pencapaian target untuk PAD 9 Milyar, dengan cara mengoptimalkan penagihan pajak Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan Perkotaan (PBB-P2).

Baca Juga:  Pemprov Jatim Sediakan Isi Ulang Oksigen Gratis, Ini Syaratnya

Maka dalam rangka untuk menambah PAD, kita telah melakukan beberapa langkah seperti pemutakhiran data di sekian banyak desa, dan itu akan terdeteksi keseluruhan SPPT yang terpaut dengan banyaknya SPPT, di mana kita melakukan pemutakhiran data untuk 25 desa dari kebanyakan desa tersebut sampai 2 kali lipat.

Hal tersebut disampaikan oleh Faruk Hanafi Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumenep, saat menyampaikan sambutannya dalam kegiatan, sosialisasi pembayaran pajak daerah secara non tunai dan penyerahan SPPT dan DHKP PBB-P2 tahun 2024.

Baca Juga:  Setelah Perjalanan Melelahkan, Polisi Cilik Satlantas Polres Sumenep Tiba di Sumenep

Menurutnya, Pembayaran PBB-P2 merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah. Hal ini dapat meningkatkan rasa memiliki dan tanggung jawab masyarakat terhadap lingkungannya.

“Selain itu, desa dapat berpartisipasi dalam menerima pembayaran SPPT dan PBB P2 melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Hal ini merupakan salah satu bentuk peran BUMDes dalam membantu pemerintah desa dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam hal pembayaran pajak,” kata Faruk Hanafi di Pendopo kantor Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Senin (8/7/2024).

Ia menambahkan, pembayaran pajak yang lebih mudah dan dekat dengan masyarakat, dapat meningkatkan kepatuhan wajib pajak dalam membayar pajak, sehingga berdampak pada peningkatan PAD desa.

Baca Juga:  Sangat Disayangkan Pemkab Sumenep tidak Memaksimalkan Kuota PPPK Formasi Tahun 2023

“Kehadiran BUMDes sebagai tempat pembayaran pajak dapat membantu pemerintah desa, dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, sehingga masyarakat tidak perlu pergi jauh ke kantor pemerintahan untuk membayar pajak,” ujarnya.

Jika Bumdes melakukan hal tersebut maka akan mempermudah masyarakat di desa tersebut, karena tidak perlu pergi jauh ke kantor pemerintahan untuk membayar pajak, karena dapat dilakukan di BUMDes yang lebih dekat dengan tempat tinggal mereka.

“Maka, jika pembayaran pajak dilakukan di BUMDes, tentu dapat dilakukan dengan lebih cepat dan mudah, sehingga menghemat waktu dan biaya transportasi masyarakat,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Berita Terbaru

Gambar ilustrasi

Peristiwa

Dugaan Penyalahgunaan KKS Mencuat, Penerima PKH Buka Suara

Sabtu, 26 Sep 2026 - 18:26 WIB