Miris, Kurang Perhatian dari Pemerintah, Sekolah di Pesisir Selatan ini Menjadi Penahan Ombak

- Editorial Team

Kamis, 27 Juni 2024 - 20:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bangunan gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) 28 Pasar Surantih, di Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

Bangunan gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) 28 Pasar Surantih, di Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

Dapurrakyatnews, – Sudah hampir satu dekade berlalu, nasib tragis masih menghantui Sekolah Dasar Negeri (SDN) 28 Pasar Surantih, di Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

Pasalnya, Bangunan belakang sekolah tersebut, terus-menerus dijadikan penahan ombak, menghadapi abrasi yang tak kunjung usai.

Setiap hari, ratusan siswa dan puluhan guru harus menjalani proses belajar mengajar dengan perasaan was-was.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dimana tidak, Ombak yang ganas terus menggerus bangunan sekolah, mengancam keselamatan dan kenyamanan para murid.

Kondisi mengenaskan ini tampak kontras dengan latar belakang Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar, yang seharusnya memahami betul pentingnya pendidikan.

Baca Juga:  Merayakan Tahun Baru Islam, Ribuan Masyarakat Hadiri Sumenep Bershalawat

Ironisnya, meski Bupati Rusma Yul Anwar telah menjabat selama tiga tahun, tidak ada solusi konkret yang diberikan untuk mengatasi masalah ini. Kepedulian pemerintah daerah seolah hilang ditelan ombak.

Ikal Jonedi, anggota DPRD Pesisir Selatan, mengungkapkan kekesalannya terhadap kelambanan pemerintah daerah dalam menyelesaikan permasalahan ini.

“Sudah hampir sembilan tahun masalah ini berlangsung, dan hingga kini, tidak ada langkah nyata dari Pemkab Pessel untuk menyelesaikannya,” ujar Ikal dengan nada getir, pada Kamis dikutip dari bandasapuluah.com (27/6/2024).

Keadaan ini sungguh miris, mengingat latar belakang Bupati Rusma Yul Anwar sebagai seorang pendidik, dan mantan Kepala Dinas Pendidikan. Harapan besar yang semula diletakkan pada pundaknya, kini hanya tinggal angan.

Baca Juga:  Kampanye Keselamatan Pelayaran, KSOP Kelas IV Kalianget Bagikan Life Jacket untuk Nelayan

Ikal Jonedi menilai, tidak ada upaya dari pemerintah daerah untuk mencarikan solusi terhadap bangunan sekolah yang terancam abrasi itu.

“Seharusnya dengan latar belakang pendidik, bupati lebih peka terhadap isu-isu pendidikan,” tegas Ikal.

lanjut ikal, sebagai wakil rakyat, ia telah berusaha maksimal untuk membantu. Ia mengalokasikan dana pokirnya dua kali untuk membangun batu penahan ombak. Namun, upaya tersebut tidak bertahan lama, terus-menerus tergerus oleh ganasnya ombak.

Baca Juga:  Cabuli Anak Disabilitas Tuna Wicara, Tiga Remaja di Tarusan Pessel Ditangkap Warga

“Saya sudah sampaikan kondisi ini ke BPBD, Dinas Pendidikan, PU, bahkan tingkat Balai. Tapi sampai sekarang tidak ada tanggapan,” kata Ikal dengan nada kecewa.

Kondisi ini menuntut perhatian serius dari pemerintah daerah. Jika tidak segera direlokasi atau dicarikan solusi, ombak yang kian ganas akan terus mengancam keselamatan siswa dan guru.

“Jika tidak segera diatasi, air pasang akan masuk ke dalam sekolah, mengganggu proses belajar mengajar. Apalagi atap bangunan sebagian sudah mulai bocor,” tutup Ikal.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolsek Lunang Silaut Pererat Silaturahmi dengan Awak Media Lewat Ngopi Bareng
‎Gandeng Disdik Sumbar dan SMKN 1 Painan, Waka Polres Pessel Perkuat Program Polisi Peduli Pendidikan 
‎Perkuat Sinergitas, Kapolsek Tapan Ajak Wartawan Ngopi Bareng
‎Pelantikan Pengurus PWI Pessel 2026–2029, Robby Oktora Romanza Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers ‎
Perkuat Ekonomi Perempuan, KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Kecil di Pagerungan Kecil
Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin
Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 14:31 WIB

Kapolsek Lunang Silaut Pererat Silaturahmi dengan Awak Media Lewat Ngopi Bareng

Rabu, 4 November 2026 - 23:04 WIB

‎Perkuat Sinergitas, Kapolsek Tapan Ajak Wartawan Ngopi Bareng

Senin, 2 November 2026 - 22:35 WIB

‎Pelantikan Pengurus PWI Pessel 2026–2029, Robby Oktora Romanza Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers ‎

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Perkuat Ekonomi Perempuan, KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Kecil di Pagerungan Kecil

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin

Berita Terbaru