Bencana Alam di Pesisir Selatan, Selain Korban Jiwa Kerugian Material Capai Triliunan Rupiah

- Editorial Team

Senin, 25 Maret 2024 - 18:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapurrakyatnews, – Bencana alam banjir dan longsor yang melanda Kabupaten Pesisir Selatan tanggal 7 sampai 8 Maret lalu, mengalami kerugian besar.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Ex.officio BPBD Pesisir Selatan, Mawardi Roska. Ia menjelaskan bahwa data yang sudah masuk, dan dianalisis jumlah kerugian asset daerah maupun harta benda masyarakat mencapai Rp 1 triliun.

“Mulai dari Sapras negara/daerah seperti jalan, jembatan, sekolah, puskesmas, fasilitas air minum, juga harta benda masyarakat, rumah ternak, lahan pertanian, tambak, kerugian mencapai angka Rp1 triliun” ucapnya Senin (25/3) siang.

Menurut Mawardi, yang juga Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Selatan, pendataan terus dilakukan oleh pihak yang terlibat dan secara bertahap disampaikan kepada pemerintah.

Hal itu terungkap, saat rapat evaluasi tanggap darurat tahap I dan langkah-langkah kegiatan untuk masa tanggap darurat tahap II, yang dilaksanakan diruang Rapat Bupati Pesisir Selatan, Minggu, (24/3) kemarin.

Rapat yang dihadiri langsung Bupati Rusma Yul Anwar, Kapolres Pessel, Dandim 0311 Pessel, Asisten dan para kepala OPD Camat se-Pesisir Selatan, juga dihadiri oleh Basarnas, serta PMI.

Baca Juga:  Satreskrim Polres Pessel Bekuk 2 Pencuri Motor di Painan
Kabid Bina Marga Dinas PUPR Pesisir Selatan, Fahresi Eka Siska saat meninjau jembatan yang rusak parah akibat bencana banjir di Pesisir Selatan, pekan lalu.

Sementara itu, Bupati Pesisir Selatan Rusma Yul Anwar juga menyebutkan, terkait perpanjangan masa tanggap darurat, karena fakta di lapangan para korban masih butuh penanganan.

“Masih ada 4 orang lagi yang masih hilang, rumah-rumah penduduk yang belum bisa didiami karena material atau sedimen banjir masih belum tertangani, dan proses pendataan yang terus dilakukan” jelas Bupati.

Baca Juga:  Kepala Bapenda Sumenep: Kebijakan Tidak Menaikkan PBB-P2 dan Upaya Maksimalisasi PAD dari Sektor Lain

Menurutnya, perpanjangan masa tanggap darurat, sehingga proses rehabilitasi dan rekontruksi dapat dilakukan dengan segala sumberdaya yang ada.

“Ya, perpanjangan masa tanggap darurat hingga proses rehabilitasi dan rekontruksi dapat dilakukan dengan segala sumberdaya yang ada,” ungkapnya.

Sebagai tambahan kerugian terbesar diantaranya 537 rumah rusak berat, 2.749 rusak sedang, 7.048 rusak ringan. Sementara ribuan ternak mati, sapi 666 ekor, 8 ekor kerbau, 357 ekor kambing, 36.527 ekor ayam, 19.210 ekor itik.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolsek Lunang Silaut Pererat Silaturahmi dengan Awak Media Lewat Ngopi Bareng
‎Gandeng Disdik Sumbar dan SMKN 1 Painan, Waka Polres Pessel Perkuat Program Polisi Peduli Pendidikan 
‎Perkuat Sinergitas, Kapolsek Tapan Ajak Wartawan Ngopi Bareng
‎Pelantikan Pengurus PWI Pessel 2026–2029, Robby Oktora Romanza Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers ‎
Perkuat Ekonomi Perempuan, KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Kecil di Pagerungan Kecil
Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin
Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 14:31 WIB

Kapolsek Lunang Silaut Pererat Silaturahmi dengan Awak Media Lewat Ngopi Bareng

Rabu, 4 November 2026 - 23:04 WIB

‎Perkuat Sinergitas, Kapolsek Tapan Ajak Wartawan Ngopi Bareng

Senin, 2 November 2026 - 22:35 WIB

‎Pelantikan Pengurus PWI Pessel 2026–2029, Robby Oktora Romanza Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers ‎

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Perkuat Ekonomi Perempuan, KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Kecil di Pagerungan Kecil

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin

Berita Terbaru