Internet Belum Jangkau Kampung Muaro Sako, Ini Penjelasan Telkomsel

- Editorial Team

Kamis, 30 November 2023 - 13:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapurrakyatnews,- Akses Jaringan Telekomunikasi (internet) yang belum masuk ke Kampung Muaro Sako, Nagari Sungai Gambir Sako, Kecamatan Ranah Ampek Hulu, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Telkomsel menyebutkan bahwa lokasi kampung Muaro Sako ini terhalang kontur geografis perbukitan.

Manager Network Service Telkomsel Areal Padang, Andi Suapril mengatakan, susahnya akses internet masuk ke kampung Muaro Sako ini terkendala oleh kontur geografis. Untuk Nagari Sungai Gambir Sako sudah, kami solusikan dengan memasang 1 unit Combat.

“Untuk kampung Muaro Sako sepertinya daerah terlalu jauh dan kendala kontur, jadi tidak sampai jaringan kita kesana,” ucap Andi saat dihubungi oleh Dapurrakyat via pesan WhatsApp, beberapa pekan lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, profile kontur dari Combat sungai gambir Sako ke Kampung Muaro Sako terlihat ada bukit yang menghalangi setinggi 292m asl, jarak dari combat ke kampung tersebut sekitar 5,8km dari jarak udara.

Baca Juga:  Dua Pemuda diduga Pengedar Ganja di Pesisir Selatan Dibekuk Polisi

“Itu yang menjadi kendala sampai saat ini belum ada akses internet ke Kampung Muaro Sako,” jelasnya.

Ia menuturkan, Dinas kominfo Pesisir Selatan (Pessel) sudah masukin usulan program pembangunan BTS Non 3T Kominfo Pusat, dan sampai sekarang belum turun order pembangunan BTS nya.

“Tidak hanya Muaro Sako, Nagari (desa) lain juga sudah di submit oleh Kominfo Pessel ke Pusat. Kita tunggu turun programnya, doakan saja programnya turun di 2024,” tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, Masyarakat Kampung Muaro Sako, Nagari Sungai Gambir Sako, Kecamatan Ranah Ampek Hulu, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, sering mengajukan proposal permohonan atas akses komunikasi di kampung mereka.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kampung Muaro Sako, Syafritayeni. Ia mengatakan, sejak tahun 2019 mengajukan proposal ke pemerintah. Namun belum juga di tanggapi.

Baca Juga:  Dua Orang Warga Hilang Terseret Arus di Lengayang Pessel Belum Ditemukan

“Pada tahun 2021 lalu, kami juga mengajukan proposal dengan masukan dari. tapi yang dapat juga kampung Jangki ayam,” ucap Syafritayeni.

Ia menyampaikan, pihak dari telkomsel juga sudah melakukan peninjauan dilokasi melihat titik di Muaro Sako, tetapi juga tidak ada terlaksana.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan informasi (Kominfo) Kabupaten Pesisir Selatan, Junaidi, S.Kom.,ME menyampaikan, pihaknya juga telah mengusulkan ke Kominfo dan Bakti serta Telkomsel untuk titik di sungai Gambir Sako.

Ia menyampaikan, usulan ini telah lama diajukan ke Kemenkoinfo/BAKTi/Telkom/Telkomsel. sejak tahun 2018 hingga 2023, kita usulkan dengan nama titik lokasi Sungai Gambir Sako yaitu, Pada tahun 2022, Telkom telah bangun jaringan internet fiber optik di kampung Jangki Ayam.

Kemudian pada pertengahan Agustus 2023, Telkomsel telah menindaklanjuti penempatan combat/pemancar BTS sementara dan sudah aktif.

Baca Juga:  Satres Narkoba Polres Pessel Tangkap Empat Tersangka Beserta 23 Paket Narkoba Jenis Sabu

“Namun, jaringan hanya menjangkau kampung Jangki ayam & Sungai Gambir. Untuk Kampung Muaro Sako tidak terjangkau, karena terhalang perbukitan dan jangkauan BTS terbatas,” ungkap Junaidi saat dihubungi via telepon, Senin (6/11) lalu.

Lanjutnya, untuk tahun 2024, Pemda sudah ajukan kembali titik lokasi di Muaro Sako ke Direktorat Telekomunikasi (Dittel) Kemenkominfo serta juga sudah minta ke GM Telkom untuk bangun Fiber Optik (FO) sampai ke kampung Muaro Sako.

“Untuk Muaro Sako sudah masuk dalam skala prioritas pada 2024. Untuk titik lokasinya akan disurvei ulang,” ujarnya.

Masih kata Junaidi, usulan untuk Kampung Muaro Sako ini, sudah terus di bahas dan untuk hasilnya masih menunggu dari dittel Kominfo dan Telkomsel.

“Sudah sering kita bahas, cuma memang hasilnya belum keluar,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026
Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terbaru