Selamat Hari Guru Nasional, Tetaplah Tersenyum Guru Honorer Ku

- Editorial Team

Sabtu, 25 November 2023 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kado ucapan selamat Hari Guru Nasional yang diterima oleh salah satu guru honorer dari murid muridnya.

Kado ucapan selamat Hari Guru Nasional yang diterima oleh salah satu guru honorer dari murid muridnya.

Dapurrakyatnews – Hari ini Sabtu 25 November 2023 merupakan Hari Guru Nasional, di mana setiap perayaan Hari Guru Nasional selalu ditandai dengan upacara bendera dan perayaan lainnya.

Di setiap perayaan Hari Guru Nasional, biasanya guru (tidak semua) akan mendapatkan kado dan ucapan dari semua anak didiknya. Senyum merekah seorang guru akan mengembang, atau bahkan terharu saat sang murid mengucapkan selamat Hari Guru.

Namun bagaimana dengan nasib ribuan Guru Honorer yang sejak tahun 2021, berpacu dan berkompetisi dengan sesama guru honorer yang lain, hanya untuk memperebutkan kuota tak seberapa untuk diangkat menjadi pegawai PPPK.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Belum lagi perlakuan tak sama yang mereka dapatkan, antara guru honorer yang mengajar di sekolah negeri, dan guru honorer di sekolah swasta.

Baca Juga:  Masyarakat Penadah kembali Gelar Aksi Menolak  Galian C

Bagaimana tidak, Guru honorer yang mengajar di sekolah swasta dapat mengajukan penghasilan lain dari pemerintah, melalui sergur atau sertifikasi guru. Namun mereka guru honorer yang mengajar di sekolah Negeri, tidak dapat mengajukan sertifikasi guru, karena mereka mengajar, hanya berbekal SK yang dikeluarkan oleh kepala sekolah masing-masing. Sedangkan guru honorer di sekolah swasta, cukup dengan SK Yayasan sudah dapat mengajukan sertifikasi guru.

Belum lagi penjaringan PPPK seakan tak manusiawi (maaf) bagi mereka, bagaimana tidak mereka yang telah puluhan tahun mengajar, harus berkompetisi dengan mereka guru honorer yang baru 3 tahun menjadi guru honorer.

Harusnya pemerintah lebih bijak dan lebih manusiawi, dalam membuat aturan dalam pengangkatan guru honorer. Kenapa pemerintah tidak memberikan prioritas bagi mereka yang telah puluhan tahun mengajar, dari pada mereka yang baru 3 – 4 tahun menjadi guru honorer.

Baca Juga:  Bupati Sumenep Angkat Bicara Soal Penahanan Kades, Soroti Pentingnya Akuntabilitas Anggaran
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo sesaat setelah menerima aspirasi dari perwakilan Guru Pendidikan Agama Islam Kabupaten Sumenep.

Tahun ini Kabupaten Sumenep melakukan seleksi guru PPPK dengan peserta mencapai ribuan untuk memperebutkan 183 kuota, yang kenyataannya 183 kuota tersebut harus dikurangi oleh guru dengan status K2 dan Guru dengan status Prioritas.

Jujur, saya harus ucapkan terima kasih kepada Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, berkat usaha Bapak Bupati, Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) tahun ini mendapat kuota terbanyak yaitu 133 kuota dari total kuota 183, sedangkan di Kabupaten/kota yang lain tidak ada kuota PPPK untuk Guru PAI. Keren Pak.

Baca Juga:  Bupati Sumenep Lakukan Rotasi dan Mutasi kepada Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep

Saya yang saat itu menjadi saksi hidup, bagaimana seorang Achmad Fauzi Wongsojudo, melakukan lobi ke Kemepan RB untuk bisa memasukkan PAI dalam rekruitmen PPPK tahun 2023. Karena selama ada rekruitmen PPPK sejak 2021, PAI tidak pernah diajukan oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep, karena mereka guru PAI akan diangkat oleh Kementrian Agama, namun kenyataannya tidak.

Atas tangan dingin Bapak Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, saat ini guru PAI telah diajukan dengan bukti 133 kuota yang disediakan.

Terima kasih Pak, namun PR Bapak masih sangat banyak, terutama apakah Bapak Bupati bisa memerintahkan OPD terkait, untuk bisa memberikan SK kepada guru honorer, sebagai salah satu syarat yang harus dipenuhi oleh guru honorer agar dapat menikmati dan mengajukan sertifikasi guru.

 

 

Agus Junaidi

Pemimpin Redaksi Dapurrakyatnrws

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026
Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terbaru