Tiga Terduga Pelaku Perundungan Seorang Siswi di Periksa Polisi

- Editorial Team

Selasa, 21 November 2023 - 20:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapurrakyatnews, – Publik dihebohkan dengan beredarnya video aksi perundungan oleh pelajar perempuan, di salah satu sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat.

Dari video yang diunggah oleh akun Facebook Giftri Amelia Putri, Senin (20/11/2023). Dari video tersebut memancing kemarahan terhadap pelaku pengeroyokan.

Video yang berdurasi 30 detik tersebut, tampak tiga siswi mengeroyok seorang siswi berseragam SMP. Korban berseragam olahraga sekolah dipukul, ditendang, hingga dijambak rambutnya.

Korban dipukul di bagian kepala oleh seorang siswi, lalu dijambak hingga terjatuh. Setelah terjatuh, ketiga pelaku memukuli kepala hingga hijab korban terlepas.

Menanggapi video viral tersebut, Polisi langsung turun tangan melakukan penyelidikan, untuk mengetahui siapa korban dan pelaku dalam video tersebut. Hasilnya, identitas pelaku dan korban terungkap.

Kapolsek Koto XI Tarusan, Iptu Donny Putra mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan terungkap bahwa pelaku adalah ND dan OL, keduanya pelajar SMPN 9 Tarusan dan AU pelajar SMPN 3 Tarusan.

Baca Juga:  Dalam 100 Kerja Bupati, Hendrajoni Akan Percepat Perkembangan Sektor Pariwisata dan Perkuat Infrastruktur

“Korban merupakan pelajar SMPN 4 Tarusan inisial MS,” ungkap Iptu Donny, Selasa (21/11).

Kapolsek beserta jajaran telah mendatangi sekolah salah satu pelaku, dan melakukan koordinasi dengan masing-masing kepala sekolah untuk menghadirkan siswa yang terlibat, bersama orang tuanya untuk dimintai keterangan.

“Tiga pelaku yang ada dalam video sedang dimintai keterangan,” sebut kapolsek Tarusan tersebut.

Baca Juga:  Jumat Curhat Polsek Beruntung Baru, Warga Tanyakan Ini

Selain itu, Lanjut Donny, pihaknya juga berkoordinasi Kabid PPA Dinas Sosial Pessel, Petugas P2TP2A, Peksos dan Konselor dari Kementrian Sosial serta Kabid Bidang SMP Dinas Pendidikan Pessel.

“Namun sejauh ini belum disebutkan motif pengeroyokan tersebut,” pungkasnya.

Iptu Donny Putra mengatakan, keluarga korban juga telah membuat laporan polisi atas perundungan tersebut.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026
Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terbaru