Polisi Tangkap Pelaku Pembakaran Lahan di Jalan Trikora Banjarbaru 

- Editorial Team

Sabtu, 14 Oktober 2023 - 12:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapurrakyatnews – Polres Banjarbaru berhasil mengungkap kasus pembakaran lahan dan hutan, pelaku diketahui berinisial MS (58), warga jalan Trikora, Kelurahan Loktabat Selatan, Kecamatan Banjarbaru Selatan, Kota Banjarbaru.

Ia ditangkap polisi usai membakar lahan. Saat ini dia ditahan di Mapolres Banjarbaru guna jalani proses hukum selanjutnya.

“Tersangka MS diduga sengaja melakukan pembakaran lahan di Komplek Grand Tasbih Jalan Tawaf X RT 06, Kelurahan Loktabat Selatan Kecamatan Banjarbaru Selatan, Kota Banjarbaru,” ujar Kasi Humas Polres Banjarbaru AKP Syahruji kepada media ini, Jumat (13/10/2023).

Menurut AKP Syahruji, peristiwa tersebut bermula saat Anggota Tipidter Sat Reskrim Polres Banjarbaru mendapatkan informasi dari warga bahwa ada yang melakukan pembersihan lahan dengan cara dibakar.

Mendapat informasi tersebut kemudian Anggota Tipidter Sat Reskrim Banjarbaru langsung menuju ke tempat kejadian, setibanya di sana menemukan ada beberapa orang yang sedang melakukan pembersihan lahan berupa semak belukar dan rumput ilalang serta potongan kayu dan ranting dengan cara dikumpulkan dan ditumpuk menjadi beberapa titik kemudian dibakar.

Baca Juga:  TMMD ke 120 di Situbondo Resmi Ditutup, Begini Tanggapan Bupati Situbondo

“Dislokasi anggota mendapati kobaran api. Mereka bersama sejumlah warga sekitar kemudian melakukan pemadaman agar api tidak merembet,” tutur AKP Syahruji.

Setelah berhasil memadamkan api, anggota Tipidter Sat Reskrim Banjarbaru membawa pemilik lahan tersebut untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut.

Baca Juga:  Kepala Bapenda Sumenep: Kebijakan Tidak Menaikkan PBB-P2 dan Upaya Maksimalisasi PAD dari Sektor Lain

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 108 Jo Pasal 69 Ayat 1 Huruf H UU 32 Tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, atau Pasal 78 Jo Pasal 53 Ayat 3 Huruf A dan D UU Nomor 41 Tahun 1999 tentang kehutanan.

“Ancaman pidana bagi pelaku S mencakup kurang lebih 10 tahun penjara atau denda minimal Rp3.000.000.000, dan maksimal Rp10.000.000.000,” pungkas AKP Syahruji.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolsek Lunang Silaut Pererat Silaturahmi dengan Awak Media Lewat Ngopi Bareng
‎Gandeng Disdik Sumbar dan SMKN 1 Painan, Waka Polres Pessel Perkuat Program Polisi Peduli Pendidikan 
‎Perkuat Sinergitas, Kapolsek Tapan Ajak Wartawan Ngopi Bareng
‎Pelantikan Pengurus PWI Pessel 2026–2029, Robby Oktora Romanza Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers ‎
Perkuat Ekonomi Perempuan, KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Kecil di Pagerungan Kecil
Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin
Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 14:31 WIB

Kapolsek Lunang Silaut Pererat Silaturahmi dengan Awak Media Lewat Ngopi Bareng

Rabu, 4 November 2026 - 23:04 WIB

‎Perkuat Sinergitas, Kapolsek Tapan Ajak Wartawan Ngopi Bareng

Senin, 2 November 2026 - 22:35 WIB

‎Pelantikan Pengurus PWI Pessel 2026–2029, Robby Oktora Romanza Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers ‎

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Perkuat Ekonomi Perempuan, KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Kecil di Pagerungan Kecil

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin

Berita Terbaru