Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Lokasi Kebakaran Lahan di Pessel

- Editorial Team

Selasa, 10 Oktober 2023 - 16:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapurrakyatnews – Kebakaran lahan dan pondok di Nagari Siguntur Tua Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat memakan korban, seorang pria paruh baya tewas terbakar saat berusaha memadamkan api terbakar, Selasa (10/10/2023).

Pertama kali korban yang diketahui bernama Syaf (57) ditemukan tidak bernyawa oleh warga. Dari informasi yang dihimpun oleh dapurrakyatnews, korban meninggal di lahan miliknya saat ingin membakar dan membersihkan lahan.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol-PP) dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Pesisir Selatan, Dailipal membenarkan peristiwa tersebut saat dihubungi. Ia mengatakan bahwa keterangan dari anggota di lapangan bahwa ditemukan korban di lokasi kebakaran.

“Iya benar, namun untuk kronologis nya belum diketahui. kita baru mendapatkan laporan dari anggota lapangan bahwa ada korban jiwa,” ucapnya saat dihubungi via telepon, Selasa (10/10).

Ia menuturkan, sekitar pukul 12.00 WIB, petugas damkar menerima laporan dari Wali Nagari Siguntur Tua ke Posko Painan. Dari laporan tersebut Regu A Posko Painan langsung bergerak menuju lokasi kebakaran yang berjarak sekitar 45 dari Posko.

Baca Juga:  Masjid Jabal Rahmah Diresmikan, Staf Ahli : Jadikan Mesjid Sebagai Pusat Ibadah dan Musyawarah Keislaman 

“Saat tiba di lokasi, tim langsung melakukan pemadaman yang dibantu oleh tim BPBD serta masyarakat,” jelasnya.

Sekitar kurang lebih satu jam, petugas damkar berhasil memadamkan api dan melakukan pendinginan. Namun seorang pria paruh baya tidak bisa diselamatkan.

Menurutnya, pihaknya belum mengetahui apa penyebab tewasnya pria tersebut. Namun pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan.

Baca Juga:  Ini Harapan Bupati kepada Kepala Desa yang Baru Dilantik Hasil Pemilihan Antar Waktu

Tidak ada yang tahu penyebab pasti korban terbakar ditempat itu, anggota di lapangan mengetahui korban sudah ada disitu tapi dalam keadaan tidak bernyawa.

“Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak yang berwajib,” pungkasnya.

Akibat kebakaran tersebut, kurang lebih 0,5 hektar lahan habis terbakar, dan kerugian diperkirakan Rp 80 juta.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026
Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terbaru