Ombudsman Kepri Sampaikan Hasil pengawasan PPDB 2023

- Editorial Team

Sabtu, 23 September 2023 - 19:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Perwakilan Ombudsman Kepri, Dr. Lagat Paroha Siadari

Kepala Perwakilan Ombudsman Kepri, Dr. Lagat Paroha Siadari

Dapurrakyatnews, – Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau, menyampaikan hasil laporan pengawasan penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2023/2024 se-Provinsi Kepri di Kantor Gubernur, Dompak, Kota Tanjungpinang, Jumat (22/9/2023).

Laporan pengawasan itu disampaikan kepada Gubernur Kepri, diwakili Asisten I Dr H TS Arif Fadillah serta dihadiri Kepala Dinas Pendidikan masing-masing daerah dan Kemenag.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Kepri, Dr Lagat Siadari, menjelaskan pertemuan tersebut membahas tentang hasil pengawasan PPDB tahun 2023.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hari ini kita menyampaikan hasil pengawasan PPDB se-Provinsi Kepri termasuk SMP, SMA, SMK, MIN di bawah pengawasan Kemendikbud dan Kemenag. Setiap tahun sebenarnya kita menyampaikan laporan, tetapi kali ini kita lebih serius secara langsung menyampaikannya,” kata Lagat.

Ia menuturkan, untuk PPDB tahun ini, Ombudsman Kepri menilai sistem yang dilakukan sudah lebih bagus dari tahun-tahun sebelumnya, namun masih perlu ada perbaikan-perbaikan. Misalnya, soal jumlah siswa yang membludak di salah satu sekolah dan lainnya.

Baca Juga:  Sipentol Milik Dishub Jawa Timur Sulit Diakses, Ini Harapan Camat Raas

Hal ini, lanjut Lagat, perlu diperbaiki di tahun berikutnya dengan mendorong Pemerintah Daerah melalui Disdik untuk lebih tegas dalam membuat aturannya. Sebab, masih ditemukan adanya intervensi dari oknum-oknum, seperti misalnya Anggota DPRD Kepri dengan alasan konstituen.

“Justru mereka (oknum) malah menyalahkan Disdik, terlebih Disdik Kepri tidak meratakan kualitas pendidikan di semua sekolah. Mereka (oknum) tidak mau disalahkan, karena anak-anak dari konstituennya tetap ingin masuk ke sekolah favorit,” tuturnya.

Dikatakannya, hal seperti itu pada PPDB tahun depan bisa diatasi dengan membuat aturan yang lebih tegas lagi. Mereka (Disdik) juga yang buat aturannya, makanya perlu tegas lagi. Meski memang pada kenyataan di lapangan, para oknum yang membawa ‘titipan’ anak sekolah itu, terkadang mengancam akan menelpon langsung Gubernur.

Baca Juga:  Pelatihan Pemandu Wisata Budaya, Inovasi Kebangkitan Pariwisata Budaya Tanjungpinang

“Tentu Gubernur kan tidak mau pusing juga, akhirnya diterima dan itu salah satunya penyebab siswa membludak di sekolah-sekolah tertentu,” jelasnya.

Mengenai titipan itu, Ombudsman RI Perwakilan Kepri bahkan menemukan jumlah yang cukup banyak. Mereka (oknum) bisa bawa 20-40 orang, dengan alasan itu tadi konstituen.

Terkait kelebihan murid di sejumlah sekolah, Ombudsman Kepri, menyarankan untuk memanfaatkan ruang-ruang non kelas untuk sementara.

“Untuk tahun ini kami tidak menemukan istilah ‘beli kursi’, kalau tahun-tahun sebelumnya istilah itu masih ada. Secara umum sistem PPDB sudah baik dan lebih aman,” jelasnya.

Harapan kita bersama agar ke depan bisa lebih baik lagi. Kami akan terus lakukan pengawasan dan evaluasi, agar lebih baik.

Baca Juga:  Kapal barang Sembako bisa masuk, Tapi Semua ABK wajib Divaksinasi

“Ombudsman itu bukan seperti ‘polisi tidur’ yang hanya mencari kesalahan,” tegasnya.

Sementara itu, Asisten I Pemprov Kepri, TS Arif Fadillah, mengapresiasi Ombudsman RI Perwakilan Kepri yang sudah melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan PPDB tahun ini, sehingga anak-anak didik bisa mendapatkan pelajaran dari sekolah.

“Terima kasih pada Ombudsman RI Perwakilan Kepri yang selaku mengevalusi dan mengingatkan kita, karena pekerjaan ini tidak mudah, kita harus bisa menjaga anak-anak kita agar bisa sekolah dengan kondisi keterbatasan infrastruktur.

“Alhamdulillah, sekarang sudah lebih bagus dan apa yang dilakukan oleh Ombudsman ini menjadi acuan kita untuk bisa menjadi lebih bagus lagi,” tutup TS Arif Fadilah.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Gandeng Disdik Sumbar dan SMKN 1 Painan, Waka Polres Pessel Perkuat Program Polisi Peduli Pendidikan 
‎Perkuat Sinergitas, Kapolsek Tapan Ajak Wartawan Ngopi Bareng
‎Pelantikan Pengurus PWI Pessel 2026–2029, Robby Oktora Romanza Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers ‎
Perkuat Ekonomi Perempuan, KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Kecil di Pagerungan Kecil
Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin
Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:05 WIB

‎Gandeng Disdik Sumbar dan SMKN 1 Painan, Waka Polres Pessel Perkuat Program Polisi Peduli Pendidikan 

Rabu, 4 November 2026 - 23:04 WIB

‎Perkuat Sinergitas, Kapolsek Tapan Ajak Wartawan Ngopi Bareng

Senin, 2 November 2026 - 22:35 WIB

‎Pelantikan Pengurus PWI Pessel 2026–2029, Robby Oktora Romanza Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers ‎

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Perkuat Ekonomi Perempuan, KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Kecil di Pagerungan Kecil

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin

Berita Terbaru