Dinas PUTR Sumenep Lakukan Sosialisasi Perencanaan Pelebaran Jalan di 3 Desa

- Editorial Team

Rabu, 17 Mei 2023 - 02:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Bina Marga Agus Adi Hidayat saat melakukan sosialisasi pelebaran jalan kepada masyarakat di balai desa Matanair.

Kabid Bina Marga Agus Adi Hidayat saat melakukan sosialisasi pelebaran jalan kepada masyarakat di balai desa Matanair.

Dapurrakyatnews – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas (PUTR) Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, melakukan sosialisasi dalam rangka realisasi perencanaan pelebaran jalan yang akan melintasi desa setempat, yang semula lebar hanya 4 meter menjadi 6 meter.

Sosialisasi perencanaan pelebaran jalan yang dilakukan oleh Dinas PUTR pertama dilakukan pada hari Rabu (10/5) di Desa Matanair, hari Kamis (11/5) Desa Pakondang dan terakhir hari Senin (15/5) di Desa Mandala.

Sosialisasi dilaksanakan di masing-masing balai desa setempat dengan melibatkan pemerintahan desa, BPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan Forkopimka Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca juga : Bupati Sumenep, Tahun Depan Anggaran Infrastruktur untuk Kecamatan Giligenting Harus Lebih Besar dari Tahun 2023

Menurut Ir. Eri Susanto, M.Si Kepala Dinas PUTR melalui Kabid Bina Marga Agus Adi Hidayat menyampaikan, jika program PUTR bidang jalan telah memasuki tahap perencanaan pelebaran jalan, dari Desa Matanair sampai dengan Rubaru.

Baca Juga:  SMSI Madura Raya Dilantik, Ini Harapan Wakil Bupati Sumenep

“Untuk itu kita melakukan sosialisasi, dalam rangka menyampaikan kepada masyarakat, bahwa kita telah melakukan perencanaan pelebaran jalan, mulai dari asta tinggi sampai dengan Rubaru,” kata Agus Adi Hidayat Rabu (17/5/2023)

Sosialisasi perlu kita lakukan kepada masyarakat, dikarenakan, syarat agar program tersebut dapat terealisasi adalah masyarakat yang terdampak dari pelebaran jalan tersebut, tidak ada ganti rugi ataupun kompensasi. Semisal tanaman depan rumah, pagar rumah yang terdampak akibat pelebaran jalan, maka mereka tidak akan mendapatkan kompensasi.

“Alhamdulillah, antusias masyarakat luar biasa, dan menyambut baik atas rencana pelebaran jalan di daerahnya, karena sudah ada contoh pelebaran jalan dari pasar Rubaru menuju Desa Pakondang,” ujarnya.

Baca Juga:  Besok 2 Kapal Berangkat ke Masalembu, Hasil Kolaborasi Gercep Perkimhub Sumenep dan KSOP Kelas IV Kalianget
Kepala Desa Mandala saat menyampaikan betapa pentingnya pelebaran jalan terhadap perekonomian, kepada masyarakat yang hadir dalam sosialisasi yang dilakukan oleh Dinas PUTR melalui Kabid Bina Marga.

Lebih lanjut agus menyampaikan jika sebelumnya PUTR melalui bidang jalan, telah melakukan pekerjaan pelebaran jalan dengan panjang sekitar 4 Km dengan anggaran DAK.

“Rubaru sudah kita kerjakan sekitar 4 km dengan anggaran DAK,” tambahnya.

Harapannya, jalan tersebut berlanjut sampai dengan 6 km lagi yang sumber dananya dari APBN. Jika perencanaan ini disetujui, estimasi yang kita perlukan untuk pelebaran jalan tersebut akan menelan biaya sekitar 40 Milyar.

“Untuk itu Bapak Bupati Achmad Fauzi, telah melakukan upaya upaya dengan melakukan lobi dan pendekatan kepada pemerintah pusat, untuk mendapatkan anggaran tersebut,” ujarnya.

Baca Juga:  BPRS Bhakti Sumekar Rayakan HUT ke-80 RI dengan Semangat Persatuan dan Komitmen Pembangunan Daerah

Sehingga kita berharap, pelebaran jalan yang akan melewati Desa Matanair, Desa Pakondang dan Desa Mandala minimal tahun ini sudah terealisasi. Karena hal tersebut sebagai bentuk rencana bapak bupati dalam hal pengembangan wilayah dari kota sampai ke Kecamatan Rubaru.

“Karena Kecamatan Rubaru di programkan oleh bapak bupati, menjadi kawasan agrobisnis. Sehingga memerlukan akses jalan yang lebih lebar,” tambahnya.

Agus Adi Hidayat juga menyampaikan jika semua yang telah dilakukan, dalam rangka menjawab bagaimana pemerintah daerah melakukan pembangunan di luar dana APBD, untuk mengatasi infrastruktur yang memang ekspektasi masyarakat sangat tinggi, sementara ketersediaan anggaran semakin menurun.

“Namun karena anggaran ini murni bersumber dari dana APBN, maka terkait tekhnis pekerjaan pelebaran jalan, tentu kementerian terkait yang akan menentukan dalam hal ini kementerian PU,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Berita Terbaru