Masyarakat Kalianget Sesalkan Kondisi Rumah Dinas Karyawan PT Garam yang Dibiarkan Tanpa ada Perawatan

- Editorial Team

Selasa, 9 Mei 2023 - 17:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Slamet Rifai

Slamet Rifai

Dapurrakyatnews – Sejak pindah Kantor dari Surabaya kembali ke Kota Garam Kalianget, yang dilakukan oleh PT Garam Kalianget pada bulan Agustus 2018, dibarengi dengan renovasi dan pembangunan terhadap kantor, yang akan ditempati oleh perusahaan negara tersebut, yang berada diujung pulau Madura, Jawa Timur.

Namun hal tersebut tidak dibarengi dengan pemeliharaan terhadap aset bangunan seperti rumah dinas khusus karyawan, yang saat ini dibiarkan terlantar tanpa perawatan.

Baca Juga:  TK Bina Ilmu Sarang Halang, Dikenalkan Bahaya Narkoba Melalui Media Mural

Hal tersebut sangat disayangkan oleh masyarakat sekitar, dikarenakan kondisi bangunan tersebut selain tidak ada penghuni, kotor, banyak sampah, bahkan tumbuh tumbuhan liar, hingga plester tembok banyak yang mengelupas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tentu dengan kondisi seperti itu, menjadi pemandangan yang kurang sedap, apalagi bangunan-bangunan tersebut berdiri di sepanjang jalan utama menuju pelabuhan Kalianget,” kata Slamet Rifai kepada dapurrakyatnews. Senin (9/5/2023).

Baca Juga:  Dorong Inovasi Daerah, Bupati Sumenep: Tak Bisa Lagi Pakai Pola Lama

Ia juga menyesalkan dengan kondisi bangunan yang awalnya kokoh, yang mana bangunan tersebut dibangun oleh belanda, kini tidak ditempati, malah terkesan ditelantarkan dan dibiarkan tidak terawat.

“Alangkah baiknya jika rumah dinas PT Garam tersebut tidak ditempati, akan lebih bermanfaat jika disewakan ke masyarakat, sehingga penyewa mempunyai tanggung jawab untuk membersihkan dan merawat,” tambahnya.

Namun dengan kondisi yang ada saat ini, yang dibiarkan tanpa ada perawatan, sama saja mereka sudah dengan sengaja melakukan penelantaran aset, yang merupakan peninggalan Belanda yang termasuk cagar budaya dengan istilah kota tua.

Baca Juga:  Oknum DPRD Sumenep Diamankan Terkait Dugaan Kasus Narkoba

“Jika manager aset PT Garam  diberikan kepada asli putra daerah, maka ia akan lebih paham dengan sejarah Kalianget, di mana saat itu pernah menjadi sebuah kota yang dapat dibanggakan,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026
Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terbaru