Ketua LSM Penjara Indonesia Situbondo Adukan Proyek Desa Palangan Ke Inspektorat, Ada Apa Sebenarnya ? 

- Editorial Team

Kamis, 16 Maret 2023 - 15:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPC LSM Penjara Indonesia Cabang Situbondo, Bang Fajar saat melakukan investigasi di lokasi kegiatan saluran irigasi Desa Palangan.

Ketua DPC LSM Penjara Indonesia Cabang Situbondo, Bang Fajar saat melakukan investigasi di lokasi kegiatan saluran irigasi Desa Palangan.

Dapurrakyatnews – Diduga ada indikasi korupsi, Ketua DPC LSM Penjara Indonesia Cabang Situbondo, Muchsin Al Fajar, mengadukan pekerjaan proyek saluran irigasi Desa Palangan Kecamatan Jangkar, ke Inspektorat Kabupaten Situbondo. Kamis (16/3/2023).

Di kantor Inspektorat, Ketua LSM Penjara Indonesia Cabang Situbondo, yang akrab disapa Bang Fajar diterima langsung oleh Ibu Naning Bidang Investigasi. Menurut Bang Fajar, dirinya sudah melakukan pengaduan terkait pelaksanaan proyek Saluran Irigasi yang bersumber dari Dana Desa Tahap 1 di Desa Palangan.

“Tadi saya minta ke ibu Naning beserta timnya, untuk turun langsung ke lokasi proyek saluran irigasi di Desa Palangan,” kata Bang Fajar usai bertemu ibu Naning.

Sebab pekerjaan yang berjalan sekitar 30 persen tersebut, saya duga banyak indikasi kejanggalan. Bila ini dibiarkan sampai selesai, tentu akan semakin banyak dugaan penyimpangan.

” Jadi untuk menghindari indikasi yang makin besar, maka saya minta pihak Inspektorat secepatnya turun ke lokasilokasi,” ucapnya.

Sebab, beberapa hari lalu ketika saya melakukan investigasi ke lokasi kegiatan, saya temukan banyak kejanggalan. Mulai dari ketinggian, lebar saluran dan kedalaman pondasinya. Antara penyampaian salah satu tukang dan faktanya ketika saya lakukan pengukuran itu, tidak sama.

Baca Juga:  Satpolairud Polresta Banjarmasin Bersama Lanal Banjarmasin Bagikan Masker di Pasar Terapung

“Ironisnya, para tukang yang sedang melaksanakan pekerjaan tidak berpedoman pada RAB, sebab menurut keterangan salah satu tukangnya, Cost Planning atau Rancangan Anggaran Biaya ( RAB ) di pegang oleh sekretaris Desanya,” tegasnya.

RAB itu sangatlah diperlukan sebagai acuan dalam pengerjaan proyek kontruksi, agar pembangunannya berjalan lancar. Dengan adanya RAB, maka spesifikasi pekerjaan bisa di rencanakan dengan matang, termasuk peralatan kerja dan tenaga kerja yang di libatkan. Selain itu, dengan adanya RAB, kepastian penggunaan anggaran pekerjaannya dan Bujet bisa di gunakan secara tepat.

“Sangat disesalkan pekerjaan proyek saluran irigasi di desa Palangan tersebut, dikerjakan tanpa berpedoman pada RAB nya. Itu keterangan salah satu tukang ketika saya tanyakan,” jelasnya.

Baca Juga:  Usai Dilantik, Kades Yayan Bagikan Santunan kepada Anak Yatim 

Sementara itu Bidang Investigasi Inspektorat Situbondo, Ibu Naning mengapresiasi pengaduan yang di sampaikan oleh ketua DPC LSM Penjara Indonesia Situbondo. Kami secepatnya akan melakukan pembahasan bersama tim, untuk mempelajari surat resmi dari LSM Penjara termasuk bukti – bukti berupa gambar proyek tersebut.

“Setelah kami pelajari bersama tim, selanjutnya kami pastikan akan melakukan inspeksi mendadak ke lokasi kegiatan. Sebab kami tidak menginginkan lagi ada kepala desa di kabupaten Situbondo yang berurusan dengan hukum,” pungkas Naning.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026
Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terbaru