Di Akhir Bulan Maulid, Kades Bugeman adakan Tradisi Ojhung

- Redaksi

Selasa, 25 Oktober 2022 - 21:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua Lelaki Petarung dalam Lomba Ojhung sedang Unjuk kebolehan.

Dua Lelaki Petarung dalam Lomba Ojhung sedang Unjuk kebolehan.

Dapurrakyatnews – Bupati Situbondo Drs. H. Karna Suswandi, M.M yang akrab dipanggil Bung Karna, menghadiri selamatan Desa yang dilaksanakan Pemerintah Desa Bugeman, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.

Dalam selamatan Desa tersebut, juga menampilkan kebudayaan kesenian ojhung. Kesenian perang cambuk menggunakan rotan, di zaman dulu digelar bertujuan untuk menghadirkan hujan dan tolak balak.

Bupati Situbondo Drs H Karna Suswandi MM

Bupati Situbondo Drs H Karna Suswandi MM yang akrab di panggil Bung Karna, akan meminta pada Kadispora dan Kepala Dispendikbud, untuk andil dalam melestarikan budaya yang sangat unik, yaitu Ojhung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kebudayaan ini wajib dilestarikan, ke depan akan dimasukkan dalam event kalender pemerintah daerah Situbondo. Agar di tahun berikutnya acara kesenian ojhung ini, juga menjadi agenda kegiatan pemerintah Kabupaten Situbondo,” kata Bung Karna ketika menghadiri acara Selamatan Desa Bugeman Kecamatan Kendit. Selasa (25/10/2022).

Baca Juga:  Dalam Rangka HUT RI yang ke 76 PG Wiringin Anom Adakan Vaksinasi Sebagai Syarat Kerja

Tradisi Ojhung ini sangat unik, yang saya tahu tradisi ojhung atau perang cambuk menggunakan rotan, di zaman dulu, digelar bertujuan untuk menghadirkan hujan dan tolak balak.

“Namun untuk di desa Bugeman justru berbeda, di sini justru masuk dalam rangkaian acara selamatan desa dan mempunyai sendiri,” tambahnya.

Menurut bupati Karna, kebudayaan ini berpotensi mendatangkan wisatawan. Jadi, saya ucapkan terima kasih pada pemdes Bugeman yang mampu melestarikannya. Saya berharap, agar para Kepala Desa lain untuk bisa menggali potensi yang ada.

Baca Juga:  Polsek Bayang Gagalkan Transaksi Narkoba, Dua Pria Diamankan 

“Karena tiap desa pasti terdapat budaya yang hanya bukan sekedar budaya semata, tapi bila dilestarikan maka mampu mendongkrak perekonomian masyarakat setempat, seperti di desa bugeman ini,” tambahnya.

Sementara itu Udid Yulianto Kades Bugeman menjelaskan, jika budaya Ojhung tersebut sudah ada sejak abad ke 13, dan wajib dilaksanakan oleh setiap pemimpin desanya. Bila dilanggar maka di desa Bugeman akan terjadi malapetaka.

“Oleh para pembabat desa, akhirnya di tiap acara selamatan desa, Ojhung dimasukkan dalam acara ritual dan dilombakan,” terang kades Bugeman.

Baca Juga:  LSM Penjara Soroti Kegiatan Proyek yang Diduga Langgar KIP

Hal ini bertujuan agar para kaum lelaki tidak hanya bisa berkelahi sembarangan, yang berdampak negatif. Dan pelaksanaanya harus di gelar di hari Selasa terakhir, pada bulan Maulid.

“Dalam pelaksanaannya, di atas panggung dua lelaki dengan saling berhadapan harus bertarung menggunakan penyabet dari rotan, yang telah di siapkan oleh panitia,” imbuhnya.

Kedua petarung tersebut harus bertelanjang dada, dan memakai kopiah. Selanjutnya ke dua petarung masing – masing diberi kesempatan untuk saling memukul atau mencambuk. Keduanya harus pandai menangkis dan yang paling banyak mengenai badan lawan, dialah pemenangnya.

“Sedangkan untuk lokasi pelaksanaannya, juga sudah ditentukan, yaitu di Dusun Belengguen,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dalam Satu Jam, Polsek Pancung Soal Berhasil Gagalkan Peredaran Narkoba
Soroti Ucapan “Londo Ireng”, Jurnalis Sampang Desak Prabowo Sampaikan Permintaan Maaf
Polisi Bekuk Pengedar Narkoba di Pessel, 10 Paket Sabu Diamankan
AKBP Anang Hardiyanto Resmi Jabat Kapolres Sampang
Jurnalis Lingkungan Hidup Serukan Penyelamatan Mangrove dan Penyu Untuk Masa Masa Depan Pesisir Selatan
2 Ruko di Kudo-kudo Inderapura Hangus Terbakar, Kerugian di Taksir Mencapai Ratusan Juta
Perkuat Pengawasan Internal, Bupati Sumenep Lantik Kepala Inspektorat Baru
Peringati Hari Koperasi Nasional, Bupati Fauzi Ajak Koperasi Tingkatkan Daya Saing

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 23:22 WIB

Dalam Satu Jam, Polsek Pancung Soal Berhasil Gagalkan Peredaran Narkoba

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:44 WIB

Soroti Ucapan “Londo Ireng”, Jurnalis Sampang Desak Prabowo Sampaikan Permintaan Maaf

Kamis, 30 Juli 2026 - 22:11 WIB

Polisi Bekuk Pengedar Narkoba di Pessel, 10 Paket Sabu Diamankan

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:23 WIB

AKBP Anang Hardiyanto Resmi Jabat Kapolres Sampang

Senin, 27 Juli 2026 - 13:13 WIB

Jurnalis Lingkungan Hidup Serukan Penyelamatan Mangrove dan Penyu Untuk Masa Masa Depan Pesisir Selatan

Berita Terbaru

AKBP Anang Hardiyanto saat memasuki Halaman Mapolres Sampang saat acara Sertijab Kapolres Sampang, pada Rabu (29/7/2026).

Daerah

AKBP Anang Hardiyanto Resmi Jabat Kapolres Sampang

Rabu, 29 Jul 2026 - 17:23 WIB