Selama 14 Hari Kedepan, Polres Sumenep Laksanakan Giat Ops Zebra Semeru 2022

- Editorial Team

Senin, 3 Oktober 2022 - 18:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Sumenep AKBP Edo Satya Kentriko, S.H.,S.I.K, M.H, Memimpin Apel Gelar Pasukan Giat Ops Zebra Semeru Tahun 2022.

Kapolres Sumenep AKBP Edo Satya Kentriko, S.H.,S.I.K, M.H, Memimpin Apel Gelar Pasukan Giat Ops Zebra Semeru Tahun 2022.

Dapurrakyatnews – Kepolisian Resort (Polres) Sumenep Jawa Timur, akan melaksanakan Kegiatan Operasi Zebra Semeru Tahun 2022, yang berlaku selama 14 hari kedepan, terhitung mulai hari ini Senin tanggal 03 sampai 16 Oktober 2022. Kegiatan diawali dengan mengadakan apel gelar pasukan, bertempat di lapangan apel Sanika Satyawada Polres Sumenep Jl Urip Sumoharjo No 35 Desa Pabian, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Senin (03/10/22).

Kapolres Sumenep AKBP Edo Satya Kentriko.,S.H.,S.I.K.,M.H menyampaikan, salah satu permasalahan kompleks dibidang Lalu lintas adalah keselamatan berlalu lintas, yang erat kaitannya dengan kecelakaan Lalin, yang mana secara serius mempengaruhi stabilitas sosial dan ekonomi.

“Kecelakaan Lalu lintas telah meningkat, sejalan dengan peningkatan penggunaan kendaraan, perubahan gaya hidup, dan peningkatan perilaku berisiko di jalan raya. Sekitar 1,25 juta kematian akibat kecelakaan lalu lintas, terjadi setiap tahun dan sekitar 20-50 juta orang cedera, dimana 90% kasusnya terjadi di negara berkembang,” ungkap AKBP Edo Satya Kentriko.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Edo, saat ini perkembangan transportasi juga telah menginjak era digital, dimana operasional order angkutan publik sudah berada dalam genggaman, atau cukup dengan menggunakan handphone.

Lanjut kata Edo, modernisasi ini perlu diikuti dengan inovasi dan kinerja Polri khususnya Polantas, sehingga mampu mengantisipasi segala dampak yang akan timbul, dari modernisasi transportasi tersebut. Polisi Lalu Lintas terus berupaya melaksanakan Program Prioritas Kapolri, untuk mentransformasi menuju Polri yang Presisi.

Lebih lanjut disampaikan, Provinsi Jawa Timur sebagai salah satu Provinsi terbesar di Indonesia, juga memiliki permasalahan yang kompleks bahkan angka kecelakaan cukup tinggi, berdasarkan data dari Ditlantas Polda Jatim pada periode bulan Januari sampai Agustus 2022. Angka kecelakaan dibandingkan pada periode yang sama, tahun 2021 meningkat 70,23 % dengan korban meninggal dunia sebanyak 3.488 jiwa (naik 38,25 %), demikian juga dengan pelanggaran Lalu lintas meningkat cukup tajam sebanyak 70 % dengan tilang sebanyak 308,181 kasus (naik 50,48 %).

Baca Juga:  Kapolres Sumenep Gelar Klarifikasi Kepada Pewarta Yang Tergabung di PJI Terkait Jenazah Covid Yang Diambil Paksa

“Meningkatnya angka pelanggaran dan Laka Lantas di Jawa Timur, tidak terlepas dengan adanya peningkatan mobilitas penduduk, seiring dengan menurunnya angka penyebaran covid-19, di mana saat ini seluruh aspek kegiatan dapat dilaksanakan secara normal kembali. Mulai dari sektor Pendidikan, Perkantoran dengan sistem Work From Office (Wfo), dunia pariwisata dan hiburan yang sudah mulai dipadati oleh masyarakat dan lain-Lain,” paparnya.

Kata Edo, meningkatnya angka pelanggaran dan Laka Lantas akibat menurunnya kesadaran masyarakat terhadap tertib berlalu lintas, dimana selama pandemi covid-19 telah merubah prilaku masyarakat dalam berlalu lintas, seiring dengan berkurangnya kehadiran anggota Polantas di tengah masyarakat, yang salah satunya akibat dari perubahan sistem penindakan dari manual, ke sistem elektronik, sehingga sebagian besar masyarakat tidak mengindahkan peraturan, karena berkurangnya intensitas Polantas di tengah masyarakat.

Selain itu kata Edo, melihat tingginya angka kematian akibat Laka Lantas tersebut, perlu adanya edukasi yang intens kepada masyarakat khususnya kepada kaum milenial. Agar lebih tertib berlalu lintas, sehingga keamanan dan keselamatan masyarakat dalam berlalu lintas bisa terwujud.

Baca Juga:  DPMPTSP Sumenep Gelar Pendampingan Pengisian LKPM, Tekankan Transparansi dan Kemajuan Investasi Daerah

“Untuk meminimalisir permasalahan tersebut di atas, serta untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan dalam berlalu lintas bagi masyarakat Jawa Timur, guna cipta kondisi kamseltibcarlantas menjelang Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 pasca pandemi covid-19, maka Polda Jawa Timur beserta jajaran dengan dibantu oleh stakeholder terkait, akan melaksanakan Operasi kepolisian kewilayahan dengan sandi “Zebra Semeru 2022” dengan mengangkat tema “Tertib Berlalu Lintas Guna Mewujudkan Kamseltibcarlantas Yang Presisi”. Tegasnya.

Edo menegaskan, Operasi Zebra ini akan dilaksanakan selama 14 hari dimulai tanggal 3 samapi 16 Oktober 2022. Adapun personel yang dilibatkan sebanyak 3.478 personel, dengan perincian Polda Jatim sebanyak 348 Personel dan Satwil Jajaran sebanyak 3.130 personel, yang akan disebar di seluruh Jajaran Polda Jawa Timur, baik di ruas Jalan Tol, Arteri, dan lokasi lain yang rawan pelanggaran, kemacetan dan Laka Lantas. Sehingga diharapkan dengan pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2022, dapat menekan angka fatalitas Laka Lantas dan menciptakan Kamseltibcarlantas, di seluruh wilayah Jawa Timur.

Dalam pelaksanaan Operasi Zebra ini, terdapat 7 Prioritas Pelanggaran yang dapat dilakukan penindakan Penegakan hukum (Gakkum)  secara E-Tle dan teguran antara lain; Pengemudi atau pengendara Ranmor yang menggunakan ponsel saat berkendara, pengemudi atau pengendara Ranmor yang masih dibawah umur, pengemudi atau penumpang pengendara sepeda motor yang berboncengan lebih dari satu orang, Pengemudi atau Pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm SNI dan Pengemudi atau pengendara mobil yang tidak nenggunakan safety belt, Pengemudi atau pengendara Ranmor dalam pengaruh atau mengkonsumsi alkohol, Pengemudi atau pengendara Ranmor yang melawan arus, Pengemudi atau pengendara Ranmor yang melebihi batas kecepatan.

Baca Juga:  Kapolda Jatim Resmi Lantik Dirlantas, Karumkit Bhayangkara Tk.II Jatim, AKBP Rahman Jabat Kapolres Tuban

“Ada beberapa penekanan yang harus dilaksanakan para petugas, diantaranya laksanakan kegiatan edukasi kamseltibcarlantas kepada masyarakat secara intens, khususnya kepada kaum milenial. Sehingga dapat menekan angka pelanggaran dan kecelakaan Lalu lintas, kedepankan kegiatan preventif didukung pola kegiatan penegakan hukum lantas secara elektronik, dengan menggunakan E-tle statis dan mobile/teguran, serta tidak diperbolehkan melaksanakan penegakan hukum lantas secara manual stationer, laksanakan kegiatan operasi dengan penuh simpatik dan humanis, serta tetap mematuhi protokol Kesehatan, hindari tindakan dan perilaku ataupun sikap yang menimbulkan hal-hal yang kontra produktif terhadap citra Polri, Laksanakan Manajemen Media secara optimal sehingga dapat meningkatkan Citra Polri di masyarakat, Lakukan Komunikasi, Koordinasi dan kolaborasi yang baik antar stakeholder sehingga dapat membangun sinergitas yang baik, untuk mewujudkan Jawa Timur yang aman, nyaman, dan damai, jaga kesehatan dan tingkatkan kewaspadaan dalam menjalankan tugas guna antisipasi adanya aksi teror dari pihak yang tidak bertanggung jawab.

Diakhir, Kapolres Sumenep AKBP Edo Satya Kentriko.,S.H.,S.I.K.,M.H tak lupa mengucapkan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh anggota dan jajaran serta unsur TNI dan Pemerintah daerah yang selalu aktif bekerja sama menciptakan situasi Jawa Timur yang kondusif, pungkasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Berita Terbaru

Dua orang perwakilan PPPK Paruh Waktu saat di sumpah pada penyerahan SK di Alun-alun Trunojoyo, Sampang, setahun yang lalu. Foto: Istimewa.

Pemerintahan

Lolos Evaluasi Maut, 3.214 PPPK Sampang Resmi Amankan Kontrak Baru

Senin, 28 Sep 2026 - 16:06 WIB

Gambar ilustrasi

Peristiwa

Dugaan Penyalahgunaan KKS Mencuat, Penerima PKH Buka Suara

Sabtu, 26 Sep 2026 - 18:26 WIB