Bayi Asifa asal Kepulauan tak Miliki Anus Butuh Uluran Tangan Kita

- Redaksi

Senin, 29 Agustus 2022 - 09:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Syaiful Puja bersama Asifa saat berada Rumah  Tunggu kelahiran milik Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep.

Syaiful Puja bersama Asifa saat berada Rumah Tunggu kelahiran milik Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep.

Dapurrakyatnews – Bayi Asifa Auliya Susanti (27 bulan) mengidap Atresia ani atau disebut juga anus imperforata, salah satu jenis cacat atau kelainan yang terjadi sejak lahir. Kondisi ini menunjukkan perkembangan janin mengalami gangguan, sehingga bentuk rektum (bagian akhir usus besar) sampai lubang anus, umumnya tidak terbentuk dengan sempurna.

Asifa begitu ia disapa, anak dari pasangan suami istri Iwan Subianto dan Susi Susanti, warga Dusun Patatan, Desa Kangayan, Kecamatan Kangayan, Kabupaten Sumenep, saat ini menunggu jaminan kesehatan (BPJS) untuk bisa dilakukan penanganan di RSUD Dr Soetomo Surabaya.

“Saya berangkat dari rumah (10/8) bertiga bersama ibu saya membawa (SPM) Surat Pernyataan Miskin, tapi setelah sampai RSUD Moh Anwar ternyata SPM yang kami bawa tidak berlaku,” kata Susi Susanti ibu Asifa . Senin (29/8/2022).

Sambil menunggu proses pengobatan anaknya, ia bersama putri dan ibunya berada di rumah kos selama 15 hari, sebelum dibawa ke Rumah Tunggu Kelahiran (RTM). Selama kami disini setiap hari menunggu kiriman makan, dari pak Roni perawat di Rumah Sakit.

“Namun jika pak Roni tidak datang, ke RTM kami membeli diluar. Sebenarnya kami lebih suka ada di kos kosan karena disana dekat pasar, dan harga makanan bisa terjangkau, kalau disini (RTM) semuanya mahal,” tambahnya.

Sementara itu Syaiful Anang atau Syaiful Puja yang ditemui dapurrakyatnews di RTM, mengaku sangat prihatin dengan kondisi dan keadaan dari bayi Asifa. Apalagi dengan fasilitas yang ada di RTM ini masih kurang.

Baca Juga:  Mahasiswa Farmasi Muhammadiyah Temukan Permen Anti Corona

“Jika di RTM ini ada fasilitas memasak, tentu saja akan mengurangi beban keluarga yang mempergunakan RTM. Kalau seperti ini mereka harus membeli makan diluar, yang tentu saja akan menambah beban hidup mereka,” ujarnya dengan nada mengeluh.

Karena menurut penuturan ibu dari Asifa, jika mereka datang ke Sumenep untuk mengobati anak nya, dengan biaya pinjam BPKB sepeda motor saudaranya, untuk digadaikan sebagai biaya hidup selama di Sumenep.

“Sedangkan ayah dari Asifa saat ini baru 3 bulan yang lalu pergi ke Malaysia, sebagai tenaga kerja ilegal dalam rangka pengobatan anaknya,” imbuhnya.

Baca Juga:  Pengumuman Seleksi CPNS Formasi TA 2024 Pemkab Sampang, Ini Jadwalnya

Syaiful Puja berharap kepada Dinas terkait seperti Dinas Kesehatan, untuk membantu proses pengobatan Asifa. Dan saya juga berharap kepada Dinas Sosial, untuk turun aktif dan peka terhadap persoalan ini.

“Karena Dinas Sosial Sumenep menurut saya mempunyai tupoksi, untuk bisa menjamin makan mereka sehari hari, selama menunggu proses pengobatan ke Surabaya,” harapnya.

Ia menambahkan jika penyembuhan Asifa tersebut memerlukan proses yang sangat panjang, sampai Asifa bisa hidup normal seperti anak balita lainnya.

“Oleh karena itu saya menggugah kepada siapa saja untuk ikut membantu meringankan beban hidup mereka, selama Ibu Asifa dan neneknya menunggu dan menemani proses pengobatan Asifa,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dalam Satu Jam, Polsek Pancung Soal Berhasil Gagalkan Peredaran Narkoba
Soroti Ucapan “Londo Ireng”, Jurnalis Sampang Desak Prabowo Sampaikan Permintaan Maaf
Polisi Bekuk Pengedar Narkoba di Pessel, 10 Paket Sabu Diamankan
AKBP Anang Hardiyanto Resmi Jabat Kapolres Sampang
Jurnalis Lingkungan Hidup Serukan Penyelamatan Mangrove dan Penyu Untuk Masa Masa Depan Pesisir Selatan
2 Ruko di Kudo-kudo Inderapura Hangus Terbakar, Kerugian di Taksir Mencapai Ratusan Juta
Perkuat Pengawasan Internal, Bupati Sumenep Lantik Kepala Inspektorat Baru
Peringati Hari Koperasi Nasional, Bupati Fauzi Ajak Koperasi Tingkatkan Daya Saing

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 23:22 WIB

Dalam Satu Jam, Polsek Pancung Soal Berhasil Gagalkan Peredaran Narkoba

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:44 WIB

Soroti Ucapan “Londo Ireng”, Jurnalis Sampang Desak Prabowo Sampaikan Permintaan Maaf

Kamis, 30 Juli 2026 - 22:11 WIB

Polisi Bekuk Pengedar Narkoba di Pessel, 10 Paket Sabu Diamankan

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:23 WIB

AKBP Anang Hardiyanto Resmi Jabat Kapolres Sampang

Senin, 27 Juli 2026 - 13:13 WIB

Jurnalis Lingkungan Hidup Serukan Penyelamatan Mangrove dan Penyu Untuk Masa Masa Depan Pesisir Selatan

Berita Terbaru

AKBP Anang Hardiyanto saat memasuki Halaman Mapolres Sampang saat acara Sertijab Kapolres Sampang, pada Rabu (29/7/2026).

Daerah

AKBP Anang Hardiyanto Resmi Jabat Kapolres Sampang

Rabu, 29 Jul 2026 - 17:23 WIB