Home / Tak Berkategori

Kurang Bijak Jika Menilai Seseorang tidak Mampu Bekerja, Hanya dalam Hitungan Hari

- Editorial Team

Jumat, 21 Januari 2022 - 18:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Misbahul Munir bersama sama masyarakat, saat menyampaikan pendapat dimuka umum.

Misbahul Munir bersama sama masyarakat, saat menyampaikan pendapat dimuka umum.

Sumenep, Dapurrakyatnews – Sejumlah mahasiswa kembali melakukan aksi demonstrasi, di depan kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep. Kedatangan mahasiswa ini menolak Agus Dwi Saputra,S.Sos,M.Si  sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep. Kamis (20/1/2022)

Dalam aspirasi nya, mereka menilai jika kadis pendidikan yang baru saja dilantik tidak mempunyai latar belakang basic pendidik. Sehingga tidak akan mampu membawa Pendidikan di Kabupaten Sumenep, menjadi lebih baik.

Sejak 31 Desember 2021 Agus Dwi Saputra, S.Sos, M.Si menjabat kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, menggantikan PLT Kadinsos Mohamad Iksan, S.Pd, MT, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata.

Misbahul Munir tokoh pemuda asal Kecamatan Gayam, mengaku sepakat dengan adanya unjuk rasa. karena unras salah satu bentuk wadah aspirasi, menyampaikan pendapat. Namun sebelum kita melakukan unras, ada baiknya mengedepankan komunikasi, koordinasi dan mediasi.

“Karena kita baru melakukan demontrasi, jika aspirasi yang kita sampaikan melalui mediasi sudah tertutup,” Katanya

Memang pendidikan adalah hal yang urgent, yang harus kita perhatikan. Namun menilai orang tidak mampu bekerja, dalam hitungan hari juga bukan hal yang bijak.

Misbahul Munir

“Apakah Kadisdik yang sudah-sudah sebelum Agus, yang mempunyai basic seorang pendidik sudah mampu membawa dunia pendidikan di kabupaten Sumenep menjadi baik?, saya kira tidak juga,” Tambah Misbah dengan nada bertanya.

Baca Juga:  Lantai 3 Swalayan Ari Indo Makmur di Perum BSA Sumenep, Alami Kebakaran

Jadi sangat prematur, jika kita memberikan penilaian kepada seseorang yang baru menjabat.  Publik harus memberi kesempatan kepada Agus, untuk membuktikan kemampuan dan kinerjanya membawahi Dinas Pendidikan.

“Jika ada yang mempertanyakan kemampuan Agus, dengan tanggung jawab sebesar ini ? Pasti. Apakah beliau bisa memenuhi ekspektasi masyarakat yang begitu tinggi padanya, Waktu yang akan menjawab,” Tambah nya

Jadi saya berharap kepada semua pihak, untuk tidak takut akan kegagalan. Kesuksesan akan mudah diraih jika kita terus melangkah ke depan. jadi biarkan Agus sebagai kadisdik untuk bekerja dan membuktikan kepada kita semua.

Misbahul Munir yang juga alumni Universitas Kanjuruhan Malang menambahkan, bahwa satu-satunya kegagalan adalah kalau kita diam di tempat. Satu-satunya kesuksesan kalau kita terus melangkah ke depan, Kita mungkin tersandung, kita mungkin jatuh. Namun jika kita melangkah bersama, maka kita akan sampai ke tujuan.

Baca Juga:  Desa Wisata Aeng Tongtong Masuk 50 Besar Nominasi Anugerah Desa Wisata Indonesia 2022

“Bupati Sumenep sudah memilih Agus sebagai Kadisdik, pasti dengan berbagai pertimbangan. Tugas kita mengawal dan mengawasi kebijakan Kadisdik, agar membawa perubahan kepada pendidikan di Kabupaten Sumenep,” Pungkas Misbah yang juga ketua Karang Taruna Kecamatan Gayam.

Sebagai referensi. Nadiem Makarim CEO GO-JEK dipilih Presiden Joko Widodo memimpin kementerian Pendidikan.  Ir. Budi Gunadi Sadikin, CHFC, CLU. seorang profesional korporasi, menggawangi Kementerian Kesehatan.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Kabar Baik Bagi Wajib Pajak, Bapenda Sumenep Upayakan Perpanjangan Diskon PBB-P2
Gebyar Pajak 2026, Pemkab Sumenep Beri Penghargaan kepada Wajib Pajak Berprestasi
Gebyar Pajak 2026, Bapenda Sumenep Beri Penghargaan kepada Wajib Pajak Berprestasi
‎Gunakan Bahasa Madura, Upacara Hari Jadi ke-757 Sumenep Berlangsung Khidmat di Depan Masjid Jamik ‎
‎Hari Jadi ke-757 Sumenep, Haul Raja-Raja Madura Jadi Momentum Merawat Sejarah dan Budaya
‎Haul Akbar Raja-Raja Sumenep Digelar Lebih Besar, Ulama dan Kesultanan se-Madura Diundang ‎
‎Lestarikan Budaya Lokal, ASN Sumenep Kenakan Baju Adat Keraton Selama Tiga Hari ‎
‎Masa Tunggu Haji Berubah! Jemaah yang Pernah Berangkat Harus Menunggu 18 Tahun ‎

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:13 WIB

‎Kabar Baik Bagi Wajib Pajak, Bapenda Sumenep Upayakan Perpanjangan Diskon PBB-P2

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:51 WIB

Gebyar Pajak 2026, Pemkab Sumenep Beri Penghargaan kepada Wajib Pajak Berprestasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Gebyar Pajak 2026, Bapenda Sumenep Beri Penghargaan kepada Wajib Pajak Berprestasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:39 WIB

‎Gunakan Bahasa Madura, Upacara Hari Jadi ke-757 Sumenep Berlangsung Khidmat di Depan Masjid Jamik ‎

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:13 WIB

‎Hari Jadi ke-757 Sumenep, Haul Raja-Raja Madura Jadi Momentum Merawat Sejarah dan Budaya

Berita Terbaru