Dihantam Ombak Besar, Rumah dan Perahu Warga menjadi Korban

- Penulis

Senin, 13 Desember 2021 - 08:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perahu milik warga setempat menjadi korban ganasnya ombak

Perahu milik warga setempat menjadi korban ganasnya ombak

Sumenep, Dapurrakyatnews – Ombak besar setinggi 2,3 meter menerjang tanggul penahan ombak di Pulau Talango Aeng, Desa Brakas, Kecamatan/Pulau Raas, Kabupaten Sumenep, Madura, Senin (6/12/2021), pukul 02.00 WIB.

Kejadian tersebut membuat sedikitnya 2 kapal motor milik warga setempat, yakni Aksan Riyadi, 40, dan Abdurrahman, 53, rusak berat.  Beberapa bangunan di sepanjang pinggir pantai juga berantakan. Di antaranya, pabrik es dan gudang ikan milik Arif, 50, serta gudang ikan milik H Syamsuni, 63. Melihat kejadian tersebut, warga bergotong-royong untuk mengangkut reruntuhan bangunan dan kapal.

Rumah milik warga menjadi korban hantaman ombak

Rasul, warga setempat, berharap agar para pemangku kebijakan memikirkan kejadian tersebut dan turun tangan membantu menanggulangi bencana alam  di pulau terpencil ini.

Pemerintah Daerah Sumenep melalui BPBD (Bada Penanggulangan Bencana Derah) harus segera turun tangan memberikan solusi terbaik dan penanganan serius. Agar dampak dari fenomena ombak besar ini, tidak terjadi setiap tahunnya,” ujar Mas’awi.

“Jika tidak cepat ditanggapi serius oleh para pemangku kebijakan, maka rumah warga yang akan menjadi korban  berikutnya. Pasalnya, perumahan warga hanya berjarak  sekitar 2 meter dari bibir pantai,” kata Rasul.

Hantaman ombak yang menggerus pantai mengancam rumah rumah warga

Mas’awi Rois, salah satu tokoh pemuda asal Desa Brakas, menambahkan, pihaknya berharap  Bupati Sumenep Akhmad Fauzi  serius dalam menanggulangi bencana alam ombak besar yang sepanjang tahun terjadi pulau terpencil ini.

Mas’awi melanjutkan, masyarakat di pulau tersebut seringkali dibuat trauma dan gelisah. Akibat terjadinya hantaman ombak besar, yang setiap tahun mengikis tanah permukiman warga.

“Yang kami khawatirkan, keberadaan PLTD (Pembangkit Listrik Tenaga Diesel) yang hanya berjarak 3 meter dari bibir pantai. Jika ada apa apa maka akan mengganggu, pasokan listrik kerumah rumah warga,” pungkas Mas’awi

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MPLS Ramah, SMPN 1 Nonggunong Sambut Murid Baru dengan Semangat Kebersamaan
Pasangan Suami Istri di Sampang Diamankan Polisi
Serang Pakai Sabit, Terduga Maling Nyaris Lukai Warga Sampang
‎DPO Kasus Narkoba di Kerinci Berhasil Diringkus Polisi
Polisi Ciduk 2 Pelaku Curanmor di Omben, Akui Beraksi di 23 TKP
Operasi Malam Satresnarkoba Sumenep: Dua Pengedar Sabu Ditangkap, 33 Poket Siap Edar Disita
Diduga Gelapkan 20 Ton Minyak CPO, Supir Truk Ditangkap Polisi
Cabuli Anak di Bawah Umur, Seorang Pria di Tangkap Polisi

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 00:32 WIB

MPLS Ramah, SMPN 1 Nonggunong Sambut Murid Baru dengan Semangat Kebersamaan

Jumat, 6 Februari 2026 - 23:10 WIB

Pasangan Suami Istri di Sampang Diamankan Polisi

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:59 WIB

Serang Pakai Sabit, Terduga Maling Nyaris Lukai Warga Sampang

Selasa, 6 Januari 2026 - 12:27 WIB

‎DPO Kasus Narkoba di Kerinci Berhasil Diringkus Polisi

Senin, 5 Januari 2026 - 21:16 WIB

Polisi Ciduk 2 Pelaku Curanmor di Omben, Akui Beraksi di 23 TKP

Berita Terbaru

AKBP Anang Hardiyanto saat memasuki Halaman Mapolres Sampang saat acara Sertijab Kapolres Sampang, pada Rabu (29/7/2026).

Berita

AKBP Anang Hardiyanto Resmi Jabat Kapolres Sampang

Rabu, 29 Jul 2026 - 17:23 WIB