Home / Tak Berkategori

BreakingNews: Ibu Kota Tak Sekejam Ibu Tiri di Sapudi

- Editorial Team

Selasa, 6 Juli 2021 - 00:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Napak dari depan puskesmas gayam pulau Sapudi, kecamatan gayam, kabupaten Sumenep, Madura [foto/agus]

Napak dari depan puskesmas gayam pulau Sapudi, kecamatan gayam, kabupaten Sumenep, Madura [foto/agus]

SUMENEP, DapurRakyatNews – Sekitar pukul 21:00 WIB pada hari Senin (05/07) bertambah satu lagi korban pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang meninggal dunia di Bumi Adi Poday Pulau Sapudi, Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep, Madura.

Diketahui SZ (inisial) pria kelahiran Desa Kalowang, Kecamatan Gayam, telah lama meninggalkan Pulau Sapudi dan merantau di Jakarta. Identitasnya juga telah berganti ke KTP daerah ibu kota.

Baca Juga : Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah, Diduga Langgar KIP

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat Pandemi Covid-19 mulai merebak, SZ memutuskan untuk kembali ke tanah kelahirannya. Pagi hari pada tanggal 30 Juni lalu, SZ pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 pun dirawat di Puskesmas Gayam.

Baca Juga:  Covid-19 Melonjak, Ruang Abdoer Rahem di Tambah

Saat malam harinya, SZ yang diketahui bahwa istrinya di rumah juga sedang sakit karena terjatuh, memaksanya untuk pulang. Tanggung jawabnya sebagai seorang suami mengalahkan kondisi dirinya, yang sedang berjuang melawan penyakit yang dideritanya.

Setelah memaksa pulang, kondisi SZ ternyata semakin memburuk, sehingga membawa dirinya untuk kembali menjalani perawatan di Puskesmas Gayam. Pada tanggal 2 Juli 2021, SZ kembali ke Puskesmas Gayam dengan nafasnya yang semakin sulit.

Baca Juga : Fasilitas Kesehatan Puskesmas Legung Timur Diamuk Massa

“Tanggal 2 Juli SZ, kembali ke PKM (Pusat Kesehatan Masyarakat_red) Gayam. Dengan kondisi nafas yang sudah sangat tidak baik.” Ujar salah satu Nakes di Puskesmas Gayam.

Baca Juga:  Gawat Darurat Covid-19 di Sapeken Mulai Disikapi Serius

Nakes tersebut lalu menerangkan, setelah menjalani perawatan kembali di Puskesmas Gayam, kondisi SZ tidak kunjung membaik. Hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya.

Akhmadi, Aktivis Sosial di Kecamatan Gayam mengatakan, “dengan kejadian ini kita berharap bukan hanya Pilkades ditunda. Semua bentuk keramaian utamanya undangan pesta pernikahan di stop dulu oleh pak bupati.” harapnya.

Baca Juga : Akhirnya Pilkades Serentak di Sumenep Ditunda

Lebih lanjut, Akhmadi yang saat ini berada di Puskesmas Gayam mengungkapkan bahwa, terjadi sedikit miskomunikasi mengenai lokasi penguburan. Karena mendiang, sudah ber-KTP Jakarta. Dan pihaknya sedang membantu agar kendala lokasi pemakaman segera teratasi.

“Kepala Desa Kalowang bilang SZ bukan warganya, Kepala Desa Gayam juga bilang SZ bukan warganya. Walaupun SZ sebelumnya pernah memiliki sebuah rumah di Desa Gayam, yang saat ini telah dijual.” Ujar Akhmadi.

Baca Juga:  Antisipasi Kenaikan Harga Sembako, Bupati Situbondo Lakukan Sidak Pasar

Hingga saat ini Pihak Puskesmas Gayam, imbuh Akhmadi, masih menunggu hasil musyawarah yang sedang berlangsung oleh kedua desa tersebut, terkait dimana akan dimakamkan. Sehingga disepakati dikebumikan di tempat kelahirannya.

Baca Juga : Ketika Putusan Pengadilan Diabaikan Oleh Bupati Sumenep

“Mungkin ini yang dimaksud dengan ‘ibu kota tak sekejam ibu tiri’ mas, alhamdulillah almarhum dikebumikan di dusun banlendur desa kalowang mas,” Tukas Akhmadi akhiri perbincangan dengan DapurRakyatNews melalui sambungan seluler.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Buntut Penggerebekan, Oknum Kepala Puskesmas Kehilangan Jabatannya
‎Gandeng Disdik Sumbar dan SMKN 1 Painan, Waka Polres Pessel Perkuat Program Polisi Peduli Pendidikan 
‎Perkuat Sinergitas, Kapolsek Tapan Ajak Wartawan Ngopi Bareng
‎BPBD Pessel Sambut Positif Kolaboratif Polres Pessel Dalam Penanganan Bencana ‎
‎Kapolres Pessel Coffe Morning Bersama Komunitas Ojek Painan, Sampaikan Hartibmascar
‎Jalin Sinergitas Bersama Awak Media, Kapolsek Panso Gelar Ngopi Bareng
Gebyar Pajak 2026, Pemkab Sumenep Beri Penghargaan kepada Wajib Pajak Berprestasi
Gebyar Pajak 2026, Bapenda Sumenep Beri Penghargaan kepada Wajib Pajak Berprestasi

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 17:26 WIB

Buntut Penggerebekan, Oknum Kepala Puskesmas Kehilangan Jabatannya

Kamis, 5 November 2026 - 22:05 WIB

‎Gandeng Disdik Sumbar dan SMKN 1 Painan, Waka Polres Pessel Perkuat Program Polisi Peduli Pendidikan 

Rabu, 4 November 2026 - 23:04 WIB

‎Perkuat Sinergitas, Kapolsek Tapan Ajak Wartawan Ngopi Bareng

Rabu, 4 November 2026 - 21:17 WIB

‎BPBD Pessel Sambut Positif Kolaboratif Polres Pessel Dalam Penanganan Bencana ‎

Rabu, 4 November 2026 - 20:54 WIB

‎Kapolres Pessel Coffe Morning Bersama Komunitas Ojek Painan, Sampaikan Hartibmascar

Berita Terbaru