LEGENDA KARAPAN SAPI IKON MADURA

- Editorial Team

Jumat, 16 April 2021 - 23:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo : Karapan Sapi atau Adu Cepat Sapi Jantan Madura [Dok]

Photo : Karapan Sapi atau Adu Cepat Sapi Jantan Madura [Dok]

Dapur Rakyat News

LEGENDA KARAPAN SAPI IKON MADURA
Tadjul Arifien, R (Budayawan Sumenep)

Sapi merupakan ikon orang Madura, tapi banyak orang tidak tahu bahwa sapi Madura yang ramping, cantik berbulu kuning keemasan berasal dari Pulau Sepudi masuk Kabupaten Sumenep. Yang diawali oleh seorang Adipati Sumenep ke-11 pada 1386-1399 yakni Arya Pulang jiwo Panembahan Wirakrama/Blingi yang keratonnya di Sepudi.

Konon menurut cerita mitos sampai sekarang, ada salah satu Gua di Bumi Adi poday, bila sewaktu-waktu tertentu ada raja sapi yang sangat besar menampakkan diri pada orang yang menyepi di Gua tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

LEGENDA KARAPAN SAPI IKON MADURA
Tari Codhi’ Songennep

Pada abad ke-16, seorang Muballigh dari Jawa cucu dari Sunan Kudus yakni Syd Ahmadul Baidawi yg dikenal dg nama ‘Pangeran Katandur’ datang ke Sumenep tepatnya di desa Bangkal. Beliau berdakwah dengan memakai metode bercocok tanam, makanya dengan masyarakat Sumenep disebut Pangeran Katandur.

Baca Juga:  Satreskrim Polres Pessel Bekuk 2 Pencuri Motor di Painan

Melihat perkembangan sapi di Sumenep kala itu, Pangeran Katandur merasa prihatin, karena sapi betina saja yg diperhatikan untuk sarana membajak sawah/ladang dan diternakkan, sedangkan sapi jantan dijadikan pedaging (disembelih), dengan demikian maka sapi jantan akan punah dan populasi sapi akan habis.

LEGENDA KARAPAN SAPI IKON MADURA
Tari Mowang Sangkal Songennep

Dengan inisiatif beliau maka diadakan adu cepat lari sapi jantan, yang dilakukan setiap tahun bila akan masuk masa penghujan. Dan sebagai hadiah bagi pemenang, yakni yang kalah membantu pemenang menggarap sawahnya secara bergotong royong. Yang kemudian merambah pada setiap desa hingga menjadi budaya bagi masyarakat Madura.

Baca Juga:  Permudah dan Edukasi Masyarakat Taat Bayar Pajak Kendaraan Bermotor, Satlantas Polres Sampang Gelar Samling

Tetapi sapi karapan yang unggul selalu dari pulau Sepudi, hanya sejarah perjalanan (asal-usul) kerapan sapi sampai saat ini tidak pernah diperhatikan oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Bukan hanya kerapan Sapi, Saronen diciptakan Khotib Sendang (Pragaan), Topeng Dalang ciptaan Arya Wiraraja Adipati Sumenep pertama abad 13 (Soenarto Timor/1979 & B Sularso 1980), diaku Pamekasan, Ojung dari Tèngedân Batuputih diaku Situbondo.

LEGENDA KARAPAN SAPI IKON MADURA
Tari Topeng Songennep

Dan bisa jadi akan banyak hingga puluhan (60 lebih) Kesenian/Budaya atau Kearifan lokal Sumenep akan diaku oleh daerah lain, karena ketidak pedulian Pemerintah Kabupaten Sumenep sendiri.

Baca Juga:  Lantai 3 Swalayan Ari Indo Makmur di Perum BSA Sumenep, Alami Kebakaran
LEGENDA KARAPAN SAPI IKON MADURA
Kesenian Saronen Songennep

Sumber :
• Drs Abdurrahman (Madura selayang pandang)
• Arif Susanto, AP., M.Si (Mengenal Gayam di pulau Sepudi)
• Werdisastra (Bâbâd Songennep)
• Zainalfattah (Sejarah TPDK Madura)
• Soenarto Timor (Topeng Dalang di Jawa Timur)
• Bambang Sularso (Topeng Madura)
• Dan dari berbagai buku & manuskrip yg ada pada penyusun.

Baca Juga : SDN Sapeken IV di Tengah Kondisi Kelas Yang Tidak Layak Semangat Berbagi

Penulis : Tadjul Arifien, R
Editor : RF. Aditya
#PerjuanganTanpaBatas

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026
Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terbaru