Satu Lagi Gebrakan Bupati Sumenep Untuk Desa

- Editorial Team

Sabtu, 10 April 2021 - 00:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Istimewa, Kerajinan  Tangan Dari Bahan Dasar Batok Kelapa

Foto Istimewa, Kerajinan Tangan Dari Bahan Dasar Batok Kelapa

SUMENEP, DapurRakyatNews – Bupati Sumenep Achmad Fauzi, S.H., M.H., memiliki stratergi dan langkah tersendiri untuk pemulihan ekonomi pasca pandemi virus corona atau Covid-19 di Sumenep. Salahsatunya adalah memperkuat dan mendorong desa untuk pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Hal ini adalah gebrakan Bupati Sumenep dalam rangka upaya peningkatan ekonomi masyarakat pedesaan, utamanya dimasa pandemi Covid-19. Jum’at (09/04/2021)

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, S.H., M.H., menyampaikan bahwa Kepala Desa bisa menggunakan Dana Desa (DD) sesuai amanat undang-undang untuk membentuk BUMDes, karena dengan pemberdayaan BUMDes ini mampu menggerakkan perekonomian masyarakat.

“Kepala desa jangan menyurutkan komitmen meningkatkan perekonomian masyarakat ditengah wabah Covid-19, tetapi berupaya memperkuat dan mendorongnya melalui BUMDes untuk mengembangkan potensi desa,” jelas Achmad Fauzi, Bupati Sumenep.

Satu Lagi Gebrakan Bupati Sumenep Untuk Desa

Selain itu, Bupati Sumenep mengatakan, untuk membantu meningkatkan ekonomi masyarakat, Pemerintah Daerah telah menganggarkan kegiatan program padat karya tunai dan bantuan langsung tunai desa dari Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2021, sebesar 8 persen dari pagu anggaran tiap desa.

“Kegiatan ini merupakan pemberdayaan masyarakat desa, khususnya yang miskin dan marginal, bersifat produktif dengan mengutamakan pemanfaatan sumber daya, tenaga kerja, dan teknologi lokal untuk memberikan tambahan pendapatan serta mengurangi kemiskinan,” ujarnya.

Baca Juga:  Rangkaian Hari Gotong Royong, Pemdes Paberasan dan DPMD Gelar Silaturahmi bersama Bupati Sumenep

Menurut Achmad Fauzi, Pemerintah desa harus menyadari dampak pandemi ini terhadap ekonomi masyarakat. Karenanya dengan kesadaran tersebut dapat memberi dampak positif bagi kemandirian desa itu sendiri. Desa harus benar-benar mandiri, salahsatunya melalui program padat karya, dan Pembedayaan BUMDes.

“Misalnya, upaya meningkatkan nilai produk-produk unggulan pontensial dan kearifan lokal di desa itu. BUMDes itu merangkul pelaku UKM/UMKM. Sumberdaya lokal juga bisa dioptimalkan dengan pelatihan – pelatihan atau entrepreneur,” ulasnya.

Satu Lagi Gebrakan Bupati Sumenep Untuk Desa

Lembih lanjut ungkap Bupati, BUMDes sebagai ujung tombak pemberdayaan perekenomian desa harus mampu menciptakan inovasi inovasi produk unggulan berdasarkan potensi di desa itu.

Baca Juga:  Lomba Meriah di DPMPTSP Sumenep: Rayakan Kemerdekaan dan Perkuat Kekompakan Antar Pegawai

“Misalnya, di desa itu banyak pohon kelapa, buat produk turunan seperti kuliner berbahan dasar kelapa, kerajinan sabut kelapa, batok, piring lidi, ukiran kayu kelapa, dan sebagainya yang dapat dikerjakan oleh UKM dibawah koordinasi BUMDes sebagai stakholdernya dalam membina, melatih, mendampingi sekaligus menjualkan hasil dari produk UKM tersebut,” pungkas Bupati Sumenep, Achmad Fauzi.

Baca Juga : Dunia Kesehatan Sumenep Tercoreng Kembali, Oknum Puskesmas Terindikasi Pungli

Pewarta: Ferry Saputra
Editor: Tim J.P.K.P
Publisher: Pemred
#PerjuanganTanpaBatas

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026
Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terbaru