SUMENEP, DapurRakyatNews – Penemuan mayat diduga akibat tenggelam diperairan sebelah utara Pulau Desa Sapeken. Mayat tersebut ditemukan hari ini sekira pukul 14.30 WIB, diketahui seorang laki-laki, bernama Sahril Rahman, 31 tahun, warga Dusun Kota Desa Sapeken, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Sabtu (10/04/2021)
Kapolsek Sapeken IPTU Karsono, S.H, menyampaikan pada hari ini Sabtu tanggal 10 April 2021 pukul 14:30 wib, telah ditemukan mayat seorang laki-laki. Mayat tersebut ditemukan dalam posisi terapung dengan badan menghadap kebawah atau tengkurap ditengah laut perairan sebelah utara Pulau Sapeken, kurang lebih berjarak 100 meter dari bibir pantai atau daratan Sapeken.
“Mayat ditemukan pertama kali oleh warga yang bernama Yusran, warga Dusun Kota Raya Desa Sapeken Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep,” terangnya.

Lebih lanjut Iptu Karsono menyampaikan, kronologis penemuan berawal pada hari Sabtu tanggal 10 April 2021 pukul 13:00 Wib, beberapa warga bersama Forpimka Sapeken dan Syahbandar Sapeken melaksanakan pencarian nelayan yang dikabarkan menghilang dan tenggelam diperairan Sapeken sebelah utara pada saat mencari Gurita.
Kemudian sekira pukul 14:30 Wib, seorang nelayan yang bernama Yusran, melihat ada seperti badan manusia yang mengambang dengan posisi tengkurap menghadap kebawah di laut, lalu dihampiri dan dipastikan bahwa mayat tersebut adalah korban Sahril Rahman yang hilang 3 hari yang lalu. Selanjutnya warga langsung membawa mayat tersebut kedaratan menuju rumah keluarga korban.
Setelah dilaksanakan Visum luar oleh Suharto Kepala Puskesmas Sapeken, dan Rusman Perawat Sapeken, disimpulkan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan ditubuh korban. Dan Keluarga (Istri) korban menerima kematian suaminya akibat laka laut dan membuat surat pernyataan tidak bersedia dilakukan VER dalam dan menerima kematian suaminya.
“Identitas Korban bernama Sahril Rahman, lahir Sumenep, tanggal 13 Juni 1990, pekerjaan nelayan, alamat Dusun Kota Rt/Rw. 04/02, Desa Sapeken Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep,” terang Dumm Polsek Sapeken.
Baca Juga : Kapolri Resmikan Ponpes Tajul Falah Banten, Silahturahmi dengan Ulama Jangan Pernah Putus
Pewarta: Rf. Aditya
Editor: Tim J.P.K.P
Publisher: Pemred
#PerjuanganTanpaBatas





Respon (1)