Jokowi Pecat Pejabat Pertamina Yang Tidak Pro Kebijakan Pemerintah

- Editorial Team

Kamis, 11 Maret 2021 - 02:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, DapurRakyatNews – Pemerintah Indonesia terus mendorong pengunaan komponen produk dalam negeri, guna meningkatkan daya saing produk industri dalam negeri.

Maka wajar, jika ada pihak yang tidak mendukung kebijakan pemerintah akan tergusur atau terdepak. Seperti yang diungkapkan Menteri Koordinator bidang kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan kepada awak media.

Menurut Luhut, Presiden Joko Widodo marah dan memecat langsung pejabat tinggi PT Pertamina (Persero).

Pejabat tersebut dipecat Presiden karena tidak pro kebijakan pemerintah tentang TKDN atau Tingkat Kandungan Dalam Negeri, Presiden marah kenapa masih impor padahal kebijakan TKDN sudah diterbitkan.

Namun sampai berita ini diturunkan belum terkonfirmasi siapa saja 2 pejabat yang dipecat Presiden Joko Widodo.

“Bikin pipa ini ramai, tadi Pertamina ngawurnya minta ampun, padahal sudah bisa dibuat di Indonesia. Bagaimana itu kecintaan kita pada Idealisme kita masing kurang,” ujar Luhut dalam rakornas BPPT, Selasa (9/3/2021).

Baca Juga:  Toyota Lauching New Calya, Mobil Keluarga Yang lebih Sporty dan Modern

Sebelumnya Presiden Jokowi pernah meminta untuk optimalisasi TKDN untuk produk produk yang dipasarkan di Indonesia.

“Perdagangan kita harus meningkatkan TKDN. Ini sering saya ulang untuk komponen dalam negeri, komponen dalam negeri, komponen dalam negeri. Produk dalam negeri, Produk dalam negeri, produk dalam negeri,” ujar Presiden Jokowi, Kamis (4/3/2021).

Presiden menilai peningkatan TKDN, harus bermanfaat bagi semua pihak. Kementerian Perindustrian menargetkan nilai TKDN mencapai 43% pada tahun 2020 dan naik menjadi 50% pada tahun 2024. Target ini tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2021-2024.

Baca Juga:  Jhony Iskandar Penyanyi Dangdut Kelahiran Sumenep, Pelantun Aku Bukan Pengemis Cinta Tutup Usia

|BACA JUGA: Prostitusi Online Pelajar di Sidoarjo, Imbalan 300 Ribu Sekali Kencan

Pewarta: R. Shurdi
Editor: Team J.P.K.P
Publisher: Pemred
Salam Perjuangan Tanpa batas

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolsek Lunang Silaut Pererat Silaturahmi dengan Awak Media Lewat Ngopi Bareng
‎Gandeng Disdik Sumbar dan SMKN 1 Painan, Waka Polres Pessel Perkuat Program Polisi Peduli Pendidikan 
‎Perkuat Sinergitas, Kapolsek Tapan Ajak Wartawan Ngopi Bareng
‎Pelantikan Pengurus PWI Pessel 2026–2029, Robby Oktora Romanza Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers ‎
Perkuat Ekonomi Perempuan, KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Kecil di Pagerungan Kecil
Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin
Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 14:31 WIB

Kapolsek Lunang Silaut Pererat Silaturahmi dengan Awak Media Lewat Ngopi Bareng

Rabu, 4 November 2026 - 23:04 WIB

‎Perkuat Sinergitas, Kapolsek Tapan Ajak Wartawan Ngopi Bareng

Senin, 2 November 2026 - 22:35 WIB

‎Pelantikan Pengurus PWI Pessel 2026–2029, Robby Oktora Romanza Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers ‎

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Perkuat Ekonomi Perempuan, KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Kecil di Pagerungan Kecil

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin

Berita Terbaru