Home / Tak Berkategori

Perpustakaan Nasional RI Bekerjasama dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kepulauan Riau

- Editorial Team

Minggu, 20 Maret 2022 - 17:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapurrakyatnews – Dalam upaya meningkatkan Akreditasi Perpustakaan yang ada di Kepulauan Riau, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Kepri, menggelar Sosialisasi Akreditasi Perpustakaan yang dilaksanakan di Hotel Aston Tanjungpinang. Jumat (18/3/2022).

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Kepulauan Riau Herry Andrianto SE MM mengatakan, dirinya berharap dengan adanya kegiatan yang merupakan bantuan dari pusat ini. Agar seluruh perpustakaan di Provinsi Kepri bisa mengikuti akreditasi, sehingga bisa sesuai dengan standar Perpustakaan Nasional.

“Jadi ini sosialisasi dulu seperti apa yang dilakukan dalam akreditasi nanti, dan para peserta saat kembali mereka bisa memenuhi persyaratan akreditasi sesuai standar nasional. Nantinya kita harapkan mereka mengajukan ke kami, yang mau di akreditasi. Kami dari Perpustakaan Provinsi, akan mengajukan ke pusat,” jelas Herry.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan untuk Perpustakaan Provinsi Kepri, saat ini sudah terakreditasi A. Selain itu akreditasi A ada juga Dinas Kabupaten dan Kota Tanjungpinang, serta STAIN mendapatkan akreditasi C.

Baca Juga:  Serter TNI Tahun 2022, Lantamal IV Bantu Renovasi RTLH Hingga Perbaiki Perahu Nelayan

“Makanya kita harapkan dengan sosialisasi ini, para peserta bisa melengkapi apa yang menjadi persyaratan akreditasi tersebut. Jadi mereka bisa tau, kwalitas perpustakaan sudah sejauh mana,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang (Kabid) Pembina Perpustakaan Provinsi Kepri Marini. Mengungkapkan materi yang diberikan, semua terkait dengan standar akreditasi Perpustakaan Nasional.

“Yang datang acara sosialisasi saat ini dari Pusat terdiri dari, dosen – dosen pustakawan. Sehingga mereka lebih faham apa harus di lakukan, dalam setiap perpustakaan,” pungkasnya.

Sebanyak 40 peserta yang mengikuti acara sosialisasi ini, yang merupakan seorang pemustaka dari seluruh perpustakaan kabupaten/kota yang ada di Kepri. Dimulai dari perpustakaan sekolah, umum, negeri, hingga Perguruan Tinggi.

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari berturut-turut, dari tanggal 18 – 19 Maret 2022. Dengan diisi oleh Narasumber Asesor Perpustakaan Nasional, Drs Tisyo Haryono MLS dan Agus Rifai, Ph.D.

Baca Juga:  Pelaku Pencurian Emas di Tanjungpinang Berhasil di Tangkap di Bali

 

Salah seorang narasumber dari Asesor Perpustakaan Nasional Drs Tisyo Haryono MLS menerangkan, berdasarkan UU No 43 tahun 2007 tentang perpustakaan. Definisi perpustakaan yakni institusi pengelola koleksi karya tulis, karya cetak, dan/atau karya rekam secara profesional. Dengan sistem yang baku guna memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi, dan rekreasi para pemustaka.

Drs. Tisyo menyampaikan, Ada enam poin penting dalam akreditasi.
1. SK Pendirian,
2, koleksi minimum 1000 judul
3. Sarana prasarana
4, Sumberdaya Manusia (SDM)
5, sumber anggaran.
6, dilaporkan, Nilai Pokok Perpustakaan (NPP)

Ia juga menuturkan kewenangan perpustakaan nasional menetapkan kebijakan nasional, dalam pembinaan dan pengembangan semua jenis perpustakaan di wilayah NKRI. Selain itu juga nengatur, mengawasi dan mengevaluasi, penyelenggaraan dan pengelolaan perpustakaan di wilayah NKRI.

Baca Juga:  Yonmarhanlan IV Tanjungpinang Peringati HUT 18 pasmar 1 Dengan Mengelar syukuran dan Potong Tumpeng.

Selain itu Agus Rifai, Ph.D memaparkan tentang Akreditasi. apa itu akreditasi, dan betapa pentingnya Akreditasi.

“Akreditasi itu memang penting. yaitu adanya pengakuan formal perpustakaan, dari Perpustakaan Nasional,” ungkap Agus Rifa’i.

Diketahui, dari rekap data Puspernas. Secara keseluruhan jumlah Perpustakaan di Indonesia ada sebanyak 164,610 perpustakaan, yang diakui secara formal atau akreditasi.

Dari Hasil akreditasi Perpustakaan dari 34 Provinsi se-Indonesia pada tahun 2011 hingga 2021, Provinsi Kepri berada di urutan keenam dengan jumlah 437 perpustakaan terakreditasi. Adapun rincian 429 perpustakaan sekolah, 3 perpustakaan perguruan tinggi, 3 perpustakaan umum dan 2 perpustakaan negeri.

Dari data tersebut, masih minim perpustakaan yang belum akreditasi. Secara keseluruhan, Perpustakaan di Kepri ada sekitar 1500 perpustakaan.

“Dari total tersebut, memang Penting sosialisasi akreditasi perpustakaan ini dilaksanakan di Provinsi Kepri,” pungkasnya

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Gandeng Disdik Sumbar dan SMKN 1 Painan, Waka Polres Pessel Perkuat Program Polisi Peduli Pendidikan 
‎Perkuat Sinergitas, Kapolsek Tapan Ajak Wartawan Ngopi Bareng
‎BPBD Pessel Sambut Positif Kolaboratif Polres Pessel Dalam Penanganan Bencana ‎
‎Kapolres Pessel Coffe Morning Bersama Komunitas Ojek Painan, Sampaikan Hartibmascar
‎Jalin Sinergitas Bersama Awak Media, Kapolsek Panso Gelar Ngopi Bareng
Gebyar Pajak 2026, Pemkab Sumenep Beri Penghargaan kepada Wajib Pajak Berprestasi
Gebyar Pajak 2026, Bapenda Sumenep Beri Penghargaan kepada Wajib Pajak Berprestasi
Polisi Bersama TNI dan Polhut Tertibkan Dugaan Aktivitas PETI di Kawasan TNKS

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:05 WIB

‎Gandeng Disdik Sumbar dan SMKN 1 Painan, Waka Polres Pessel Perkuat Program Polisi Peduli Pendidikan 

Rabu, 4 November 2026 - 23:04 WIB

‎Perkuat Sinergitas, Kapolsek Tapan Ajak Wartawan Ngopi Bareng

Rabu, 4 November 2026 - 21:17 WIB

‎BPBD Pessel Sambut Positif Kolaboratif Polres Pessel Dalam Penanganan Bencana ‎

Rabu, 4 November 2026 - 20:54 WIB

‎Kapolres Pessel Coffe Morning Bersama Komunitas Ojek Painan, Sampaikan Hartibmascar

Rabu, 4 November 2026 - 12:43 WIB

‎Jalin Sinergitas Bersama Awak Media, Kapolsek Panso Gelar Ngopi Bareng

Berita Terbaru