‎Melalui Edukasi Keselamatan Pelayaran KSOP Kalianget Dorong Santri Jadi Pelopor Keselamatan Transportasi Laut

- Editorial Team

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapurrakyatnews – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kalianget terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan transportasi laut. Upaya tersebut salah satunya dilakukan melalui edukasi keselamatan pelayaran kepada generasi muda di lingkungan pendidikan.

Kali ini, KSOP Kelas IV Kalianget menggelar Sosialisasi Keselamatan Pelayaran di Pondok Pesantren Darurrahman Desa Pangarangan Kecamatan Kota, bagi santri dan santriwati yang sebagian besar berasal dari sejumlah wilayah kepulauan di Kabupaten Sumenep. Senin (1/10/2026)

‎Para santri tersebut di antaranya berasal dari Pulau Kangean, Sapudi, Raas, Sapeken, Masalembu serta sejumlah wilayah kepulauan lainnya. Kondisi tersebut membuat transportasi laut menjadi bagian penting dalam aktivitas mereka, terutama saat melakukan perjalanan dari daerah asal menuju pesantren maupun ketika kembali ke rumah saat liburan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala KSOP Kelas IV Kalianget, Azwar Anas, S.H., M.Hum., mengatakan edukasi keselamatan pelayaran perlu diberikan sejak dini, terutama kepada masyarakat yang sehari-hari memiliki ketergantungan terhadap transportasi laut.

Baca Juga:  Air Mata Haru Nenek Fatimah Sambut Bansos Jumat Berkah Satlantas Polres Sampang

“Santri dan santriwati di sini merupakan pengguna jasa transportasi laut yang cukup aktif, khususnya mereka yang berasal dari wilayah kepulauan. Karena itu, pengetahuan mengenai keselamatan pelayaran menjadi hal yang sangat penting,” katanya. Selasa (2/10/2026).

Menurutnya, pemahaman tentang keselamatan tidak cukup hanya diberikan kepada para pengguna jasa ketika berada di pelabuhan. Kesadaran tersebut perlu dibangun sejak dini sehingga masyarakat memahami tindakan yang harus dilakukan ketika menghadapi situasi darurat di laut.

“Kami ingin budaya keselamatan ini ditanamkan sejak dini. Mereka harus mengetahui apa yang harus dilakukan, apa yang harus dipatuhi dan bagaimana menyelamatkan diri ketika terjadi kondisi yang tidak diinginkan selama pelayaran,” katanya.

Pihaknya berharap, para santri yang mengikuti kegiatan tersebut tidak hanya memahami keselamatan untuk dirinya sendiri. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat disampaikan kembali, kepada keluarga maupun masyarakat di daerah asal masing-masing.

“Kami berharap mereka nantinya tidak hanya menjadi pengguna jasa transportasi laut yang memahami keselamatan, tetapi juga bisa menjadi pelopor keselamatan pelayaran di lingkungan keluarga dan masyarakatnya,” ungkapnya.

Baca Juga:  Raih Penghargaan MNV 2026, Kepala Bappeda Sumenep: Jangan Cepat Puas, Jadikan Energi Baru

Dalam kegiatan tersebut, tim operasional KSOP Kalianget memberikan pemaparan mengenai berbagai ketentuan dan prosedur keselamatan selama berada di atas kapal. Peserta juga diperkenalkan dengan sejumlah peralatan keselamatan yang tersedia di kapal.

Mereka (KSOP) menjelaskan nama, fungsi serta tata cara penggunaan peralatan keselamatan tersebut. Para santri juga mendapatkan pemahaman mengenai langkah yang harus dilakukan ketika menghadapi keadaan darurat atau kondisi marabahaya di tengah laut.

“Peralatan keselamatan harus diketahui fungsi dan cara penggunaannya. Jangan sampai ketika terjadi keadaan darurat, penumpang justru tidak mengetahui apa yang harus dilakukan,” tambahnya.

‎Sosialisasi berlangsung secara interaktif. Para santri dan santriwati aktif mengikuti sesi tanya jawab dengan menyampaikan berbagai pertanyaan seputar keselamatan pelayaran, termasuk menghadapi cuaca buruk, aturan selama berada di atas kapal serta tindakan yang perlu dilakukan ketika terjadi kondisi darurat.

Baca Juga:  Pajak Kendaraan Jadi Penopang Pembangunan Sumenep, Pemkab Dorong Layanan Samsat hingga Kepulauan

‎Menurutnya, antusiasme peserta menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut karena menunjukkan adanya perhatian generasi muda terhadap keselamatan transportasi laut.

‎“Antusiasme para santri cukup baik. Ini menjadi modal penting untuk membangun kesadaran keselamatan, karena keselamatan pelayaran merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya petugas maupun operator kapal,” tuturnya.

‎Kegiatan ditutup dengan Deklarasi Keselamatan Pelayaran yang dipimpin langsung oleh Kepala KSOP Kelas IV Kalianget. Seluruh santri dan santriwati mengikuti pembacaan deklarasi sebagai bentuk komitmen untuk mematuhi ketentuan, menjaga ketertiban serta mengutamakan keselamatan selama menggunakan transportasi laut.

Ia menegaskan, kegiatan edukasi keselamatan akan terus didorong sebagai bagian dari upaya membangun budaya keselamatan di tengah masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan Kabupaten Sumenep.

“Harapan kami, semakin banyak masyarakat yang memahami dan menerapkan prinsip keselamatan pelayaran. Dengan kesadaran bersama, kita dapat terus menekan risiko kecelakaan dan mewujudkan transportasi laut yang aman,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Penulis : A. Junaidi

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

VIRAL Sumenep 2026 di Sapudi, Bapenda Sosialisasikan QRIS Lewat JJS
UPTD Pelabuhan Kalianget Lakukan Pengawasan Pemberangkatan Kapal Tujuan Sapudi ‎
Lolos Evaluasi Maut, 3.214 PPPK Sampang Resmi Amankan Kontrak Baru
Pemkab Sumenep Lantik 55 ASN untuk Isi Jabatan Administrator dan Pengawas, Ini Daftarnya
Peduli Kesehatan, RS BHC Sumenep Berikan Pemeriksaan Mata Gratis bagi Purnawirawan Polri dan Pensiunan ASN
‎Pimpin Rapat Bamus, M. Syukri Pastikan Agenda Paripurna Raperda Berjalan Sesuai Tahapan
DPRD Sampang Gelar Paripurna Pengesahan APBD Perubahan 2026, Ini Agenda Strategisnya
‎Bupati Sumenep Minta Perusahaan Beri Kesempatan Proporsional bagi Tenaga Kerja Lokal ‎

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:16 WIB

‎Melalui Edukasi Keselamatan Pelayaran KSOP Kalianget Dorong Santri Jadi Pelopor Keselamatan Transportasi Laut

Rabu, 30 September 2026 - 12:00 WIB

VIRAL Sumenep 2026 di Sapudi, Bapenda Sosialisasikan QRIS Lewat JJS

Selasa, 29 September 2026 - 13:07 WIB

UPTD Pelabuhan Kalianget Lakukan Pengawasan Pemberangkatan Kapal Tujuan Sapudi ‎

Senin, 28 September 2026 - 16:06 WIB

Lolos Evaluasi Maut, 3.214 PPPK Sampang Resmi Amankan Kontrak Baru

Jumat, 25 September 2026 - 10:05 WIB

Pemkab Sumenep Lantik 55 ASN untuk Isi Jabatan Administrator dan Pengawas, Ini Daftarnya

Berita Terbaru

Dua orang perwakilan PPPK Paruh Waktu saat di sumpah pada penyerahan SK di Alun-alun Trunojoyo, Sampang, setahun yang lalu. Foto: Istimewa.

Pemerintahan

Lolos Evaluasi Maut, 3.214 PPPK Sampang Resmi Amankan Kontrak Baru

Senin, 28 Sep 2026 - 16:06 WIB