Bupati Situbondo Klarifikasi Isu Pasca Demonstrasi: Tegaskan Komitmen Terbuka dan Anti-Intimidasi

- Editorial Team

Rabu, 6 Agustus 2025 - 14:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo Saat Wawancara di ruang kerjanya Terkait Isu Demontrasi LSM dan Wartawan ( foto DapurRakyatNews )

Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo Saat Wawancara di ruang kerjanya Terkait Isu Demontrasi LSM dan Wartawan ( foto DapurRakyatNews )

Dapurrakyatnews – Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, akhirnya angkat bicara terkait polemik pasca demonstrasi yang terjadi pekan lalu. Dalam pernyataan resminya di ruang kerja Pendopo Rakyat Situbondo, Rabu (6/8/2025).

Mas Rio, sapaan akrabnya, menegaskan komitmennya terhadap keterbukaan, ruang kritik, dan dialog publik yang sehat.

“Demonstrasi itu hal biasa dalam demokrasi. Saya datang sendiri tanpa pengawalan, karena sebagai mantan aktivis, saya paham betul bahwa aksi seperti itu adalah bagian dari dinamika demokrasi,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terkait kabar adanya laporan polisi usai aksi demonstrasi tersebut, Bupati mengaku tidak mengetahui secara pasti siapa yang dilaporkan. Namun ia mengakui bahwa isu tersebut telah memicu perdebatan luas di masyarakat, termasuk dalam ruang pemberitaan media.

Baca Juga:  Senam Bunga Rassa Ate Meriahkan Puncak Peringatan HUT RI ke 79 di Desa Tenggir

“Saya pribadi tidak merasa tersinggung. Bahkan setelah aksi, komunikasi kami tetap berjalan baik. Situasi di Situbondo tetap aman dan kondusif,” imbuhnya.

Mas Rio menambahkan bahwa pihaknya telah menjalin komunikasi dengan sejumlah institusi sejak awal pekan ini. Ia juga mendorong agar dilakukan evaluasi secara proporsional demi menjaga stabilitas sosial, tidak hanya di Situbondo, tetapi juga di wilayah Jawa Timur.

“Saya berharap laporan yang dimaksud bisa segera dicabut. Jika itu dilakukan, maka tidak akan ada lagi aksi-aksi susulan, baik dari Situbondo maupun luar daerah. Kita akhiri bersama dinamika yang ada,” tegasnya.

Baca Juga:  Rumah Warga di Pessel Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Lebih lanjut, Mas Rio membantah tudingan bahwa dirinya melakukan intimidasi terhadap insan pers. Ia menyebut tudingan tersebut tidak berdasar dan menegaskan bahwa Pendopo Rakyat selalu terbuka untuk media.

“Tidak ada intimidasi. Justru saya membuka ruang seluas-luasnya untuk jurnalis berdiskusi, mengkritik, bahkan menyampaikan ide secara langsung. Tidak ada lagi dikotomi wartawan istana atau bukan. Semua adalah mitra saya,” tandasnya.

Ia juga menyebutkan bahwa fasilitas operasional bahkan disediakan bagi awak media yang ingin berdialog di Pendopo. “Silakan datang kapan saja. Pendopo terbuka 24 jam. Kita susun ide bareng, bukan saling curiga,” katanya.

Baca Juga:  Camat Legi Terima Kunjungan Silaturahmi Putri Hijab Sumbar Asal Tapan

Dalam penutup pernyataannya, Bupati Situbondo kembali menegaskan komitmennya terhadap transparansi dan akuntabilitas dalam tata kelola pemerintahan. Ia mempersilakan publik untuk mengakses informasi terkait keuangan dan kebijakan daerah.

“Selama lima bulan saya menjabat, semua saya buka. Jika ada temuan yang melanggar hukum, seperti korupsi, kolusi, atau nepotisme, saya siap dikritik bahkan dilaporkan,” tegasnya.

Melalui pernyataan ini, Mas Rio berharap seluruh elemen masyarakat kembali bersatu, menjaga kebersamaan, dan menghindari polarisasi yang justru dapat menghambat pembangunan daerah.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Berita Terbaru

Gambar ilustrasi

Peristiwa

Dugaan Penyalahgunaan KKS Mencuat, Penerima PKH Buka Suara

Sabtu, 26 Sep 2026 - 18:26 WIB