Cium Aroma Tak Sedap, PPS Banyuanyar Sampang Dilaporkan ke Bawaslu

- Editorial Team

Rabu, 9 Oktober 2024 - 20:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hasan Basrowi (tengah) bersama staf Bawaslu Jufriyanto sedang menunjukkan tanda bukti penyampaian laporan di kantor Bawaslu Sampang, Rabu (9/10/2024)

Hasan Basrowi (tengah) bersama staf Bawaslu Jufriyanto sedang menunjukkan tanda bukti penyampaian laporan di kantor Bawaslu Sampang, Rabu (9/10/2024)

Dapurrakyatnews – Warga Jalan Banyuanyar Asri, Kelurahan Banyuanyar, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, Hasan Basrowi, secara resmi melaporkan Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kelurahan Banyuanyar, ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sampang. Rabu (9/10/2024) pagi.

Laporan dugaan pelanggaran diterima staf Bawaslu bagian pelaporan, Jufriyanto, dengan tanda bukti penyampaian laporan pada formulir model A3 Nomor 004/PLP/PB/KAB/16.32/X/2024.

Hasan Basrowi (35 thn) merasa kecewa dan kesal terhadap PPS Banyuanyar, yang telah mengabaikan surat tanggapan masyarakat, terkait hasil penelitian syarat administrasi dan penetapan calon anggota KPPS beberapa waktu lalu.

“Kami sudah melakukan tanggapan masyarakat, namun tidak diindahkan atau diabaikan, bahkan tidak ditindaklanjuti oleh PPS Banyuanyar terkait temuan kami,” kata Hasan Basrowi, Rabu (9/10/2024).

Hasan, biasa disapa, memaparkan, penyampaian materi laporan tersebut terkait:

Baca Juga:  Peringati HUT RI ke-77, Komix Herbal Mengelar Sobat Festival di 77 Kota dari Sabang sampai Merauke

pertama, dugaan indikasi afiliasi calon anggota KPPS Inisial LZ, MR, MWR, MS, dan SAM, dengan salah satu Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati di Pilkada 2024 mendatang.

Kedua, adanya calon anggota KPPS yang melebihi ambang batas usia dengan inisial HME.

“Kami menilai, ini adalah bentuk pelanggaran, makanya kami melapor ke Bawaslu. Kami pertanyakan juga netralitas dan integritas PPS Banyuanyar,” tegasnya.

Baca Juga:  Pokir PJU Dalam Sorotan, Dewan Minta Dikaji Ulang

Habas berharap, Bawaslu secepatnya mengambil tindakan tegas terhadap apa yang dilakukan oleh PPS Banyuanyar.

“Kami hanya ingin agar penyelenggara Pilkada 2024 ini kredibel, sehingga bisa menghasilkan pemimpin yang berkualitas, jika sudah kredibel maka partisipasi pemilih dalam akan meningkat,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Berita Terbaru

Gambar ilustrasi

Peristiwa

Dugaan Penyalahgunaan KKS Mencuat, Penerima PKH Buka Suara

Sabtu, 26 Sep 2026 - 18:26 WIB