13 Anak Jalanan Terjaring Razia yang Digelar Satpol PP Kabupaten Sampang

- Editorial Team

Rabu, 10 Juli 2024 - 22:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anak jalanan yang terjaring razia dilakukan pendataan, dihimbau untuk tidak lagi kembali ke jalan, dan dibina di Rumah Tampung Dampak Penegakan Perda (RAMPUNG PAK PP) kantor Satpol PP

Anak jalanan yang terjaring razia dilakukan pendataan, dihimbau untuk tidak lagi kembali ke jalan, dan dibina di Rumah Tampung Dampak Penegakan Perda (RAMPUNG PAK PP) kantor Satpol PP

Dapurrakyatnews – Sebanyak 13 Anak Jalanan (Anjal) terjaring razia Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sampang, Jawa Timur, pada Selasa (9/7/2024) pukul 10.00 WIB.

Razia digelar di beberapa titik lokasi  lampu merah yang terletak di Kecamatan Kota Sampang.

Aktivitas yang dilakukan para Anjal seperti mengamen, badut, dan manusia silver yang hasilnya dibuat untuk makan.

Mereka berasal dari Kabupaten Sampang, Pamekasan, dan Kediri.

Kepala Satpol PP Sampang Suryanto melalui Kepala Bidang Trantib Suaidi Asyikin mengatakan, razia tersebut untuk menciptakan ketertiban umum.

Mereka yang terjaring dilakukan pendataan, dihimbau untuk tidak lagi kembali ke jalan, dan dibina di Rumah Tampung Dampak Penegakan Perda (RAMPUNG PAK PP) kantor Satpol PP setempat.

Baca Juga:  Shiddiqiyyah Sampang Serahkan Rumah Layak Huni Pada Warga Tanggumong 

“Mereka yang terjaring akan dibina minimal 3 hari,” jelasnya, Rabu (10/7/2024).

Selama dalam pembinaan, ungkap Suadi, mereka akan difasilitasi, seperti makan dan perlengkapan ibadah.

Langkah ini, menurutnya, ingin memberikan harapan baru bagi anak-anak jalanan dan memiliki kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih cerah.

Baca Juga:  Permudah dan Edukasi Masyarakat Taat Bayar Pajak Kendaraan Bermotor, Satlantas Polres Sampang Gelar Samling

“Mereka bukan semena mena diciduk, akan tetapi mereka akan dibina dan dibimbing sesuai dengan konstitusi yang ada,” pungkasnya.

 

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Berita Terbaru

Dua orang perwakilan PPPK Paruh Waktu saat di sumpah pada penyerahan SK di Alun-alun Trunojoyo, Sampang, setahun yang lalu. Foto: Istimewa.

Pemerintahan

Lolos Evaluasi Maut, 3.214 PPPK Sampang Resmi Amankan Kontrak Baru

Senin, 28 Sep 2026 - 16:06 WIB

Gambar ilustrasi

Peristiwa

Dugaan Penyalahgunaan KKS Mencuat, Penerima PKH Buka Suara

Sabtu, 26 Sep 2026 - 18:26 WIB