Penerimaan Siswa Baru SMAN Menyisahkan Kecewa Orang Tua Siswa

- Editorial Team

Kamis, 4 Juli 2024 - 19:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapurrakyatnews – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) adalah salah satu tahap penting, dalam sistem pendidikan di Indonesia. Proses ini menentukan siapa saja yang berhak mendaftar dan diterima di sekolah-sekolah negeri.

Penerapan zonasi dan sebaran untuk masuk di SMA Negeri menimbulkan berbagai dampak negatif bagi masyarakat. Sebagian orang tua/Wali Murid resah pasalnya, anak mereka tidak dapat sekolah di Sekolah Negeri yang ada di Kabupaten Sumenep.

Seperti yang terjadi kepada salah satu orang tua/wali murid yang beralamat di Desa Pamolokan, Kecamatan Kota Sumenep, yang merasa dirugikan dengan penerapan zona dan sebaran, penerimaan murid baru di Sekolah Menengah Atas Negeri.

“Desa Pamolokan masuk zona 2, yang mana dalam zona 2 tidak bisa mendaftarkan anaknya ke SMAN 1 Sumenep,” kata salah satu orang tua siswa yang keberatan namanya untuk ditulis. Selasa (2/7/2024).

Menurutnya, karena Desa Pamolokan masuk Zona 2, maka mereka yang ada di zona tersebut hanya bisa masuk ke SMAN 2 Sumenep.

“Namun kenyataannya, anak saya walaupun mendaftar ke SMAN 2 karena masuk zona 2 ternyata tidak diterima juga,” ujarnya.

Baca Juga:  Polres Tala Dirikan Kampung Bebas Narkoba di Kelurahan Sarang Halang

Sebenarnya pihaknya masih berharap bisa masuk dalam daftar pemenuhan pagu yang berakhir pada hari selasa (2/7) pukul 00.00 Wib. Namun ternyata tetap tidak masuk ke pemenuhan pagu.

“Terus terang dengan penerapan zona tahun ini sangat merugikan kami yang berdomisili di Desa Pamolokan Kecamatan Kota Sumenep,” ungkapnya dengan nada kecewa.

“Saat ini kami kebingungan karena untuk masuk SMA Negeri di Sumenep sudah tertutup, apakah kami harus sekolah di sekolah swasta,” pungkasnya dengan nada kecewa.

Baca Juga:  Pimpin Upacara Perayaan Hari Santri Nasional 2024, Ini Pesan Sekretaris Daerah Sumenep

Dapurrakyatnews mencoba untuk mengkonfirmasi atas adanya keluhan dari orang tua wali murid, kepada salah seorang Kepala Sekolah SMA Negeri yang ada di Kabupaten Sumenep, Ia menyampaikan dalam penerimaan siswa baru tahun ini, pihak sekolah hanya sebagai penonton karena semuanya berbasis online.

“PPDB tahun 2024 ini, semuanya berbasis online. Semuanya menjadi kebijakan dari Dinas Pendidikan Pemprov Jatim dan kami tidak bisa melakukan intervensi,” ucapnya singkat.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Berita Terbaru

Gambar ilustrasi

Peristiwa

Dugaan Penyalahgunaan KKS Mencuat, Penerima PKH Buka Suara

Sabtu, 26 Sep 2026 - 18:26 WIB