Seseorang Nelayan Ditemukan sudah tidak Bernyawa di Perairan Sapudi

- Editorial Team

Kamis, 16 Mei 2024 - 23:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban saat dievakuasi oleh nelayan setempat setelah ditemukan sudah tidak bernyawa.
Foto : Tangkapan layar dari video yang diterima dapurrakyatnews.

Korban saat dievakuasi oleh nelayan setempat setelah ditemukan sudah tidak bernyawa. Foto : Tangkapan layar dari video yang diterima dapurrakyatnews.

Dapurrakyatnews – Beredar Video beberapa orang pria yang sedang melakukan evakuasi terhadap seseorang, yang diduga berprofesi sebagai nelayan yang saat di evakuasi sudah tidak bernyawa.

Video dengan durasi 42 detik tersebut terlihat 2 orang pria yang berenang, dengan membawa seorang pria yang telah tidak bernyawa, diduga video diambil oleh warga setempat dari atas perahu miliknya.

“Benar mas, orang tersebut seorang nelayan, yang kadang juga mencari ikan Gurita, tadi ditemukan dan telah di evakuasi oleh sesama nelayan setempat,” kata Iyon, warga Desa Pancor, Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep. Kamis (16/4/2024) malam melalui aplikasi whatsapp.

Menurutnya, korban kemungkinan dibawa langsung ke rumah duka dengan melalui jalur laut. Namun Ia menyarankan dapurrakyatnews melakukan konfirmasi ke Polsek Sapudi, agar mendapatkan informasi yang akurat.

“Kejadiannya siang hari mas, namun untuk lebih lengkapnya, coba sampeyan hubungi Polsek Sapudi mas, karena tadi anggota Polsek Sapudi juga ada dilokasi,” tutupnya.

Anggota Polsek Sapudi, anggota Koramil Sapudi bersama warga saat akan membawa korban ke rumah duka.

Sementara itu, Kapolsek Sapudi Iptu Agus Sugito, melalui Kanit Reskrim AIPTU Rizal Afandi, membenarkan kejadian meninggalnya nelayan di perairan Sapudi.

Baca Juga:  Smart Student Contest 2026 Digelar, Pelajar SMP Sumenep Diuji Literasi dan Numerasi

“Korban laki laki bernama Samlawi (45) warga Dusun Prambanan, Desa. Prambanan, Kecamatan Gayam. Terakhir korban menggunakan pakaian kaos warna hitam, dan memakai celana warna biru,” ujar Kanit Reskrim Polsek Sapudi.

Ia menerangkan, kronologi bermula pada hari kamis 16 Mei sekira pukul 08.00 Wib Sahlawi (korban) berangkat mancing bersama Sainur Alias Nong, keduanya mengunakan perahu masing-masing. sekira pukul 11.30 Wib Sainur atau Nong mau pulang ke daratan dan menemui H.Matasan, untuk memberitahukan bahwa korban tidak ada di tempat Perahunya.

“Mendapat informasi tersebut, sekira pukul 13.30 Wib, H.Mattasan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sapudi dan Koramil Sapudi,” terangnya.

Baca Juga:  Untuk Meningkatkan Ekonomi Kerakyatan di Desanya, Kepala Desa Paberasan Angkat Program 3 P

Sekira Pukul 14.00 Wib anggota Polsek Sapudi yang dipimpinnya beserta anggota Koramil Sapudi dan kelompok Nelayan Sapudi, melakukan pencairan di perairan Desa Pancor dan Desa Prambanan, namun selama 2 jam melakuan pencarian, belum menemukan korban.

“Sekitar 16.30 Wib, Nito dari pihak keluarga, menemukan mayat korban telah mengapung, dalam keadaan terlentang di peraiaran laut Desa Pancor,” ungkapnya.

Di lokasi kami melakukan identifikasi pada tubuh korban, dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, dan pihak keluarga tidak akan menuntut siapapun.

“Selanjutnya korban dibawa pulang  dengan mengunakan perahu ke rumah duka untuk di kebumikan,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolsek Lunang Silaut Pererat Silaturahmi dengan Awak Media Lewat Ngopi Bareng
‎Gandeng Disdik Sumbar dan SMKN 1 Painan, Waka Polres Pessel Perkuat Program Polisi Peduli Pendidikan 
‎Perkuat Sinergitas, Kapolsek Tapan Ajak Wartawan Ngopi Bareng
‎Pelantikan Pengurus PWI Pessel 2026–2029, Robby Oktora Romanza Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers ‎
Perkuat Ekonomi Perempuan, KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Kecil di Pagerungan Kecil
Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin
Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:05 WIB

‎Gandeng Disdik Sumbar dan SMKN 1 Painan, Waka Polres Pessel Perkuat Program Polisi Peduli Pendidikan 

Rabu, 4 November 2026 - 23:04 WIB

‎Perkuat Sinergitas, Kapolsek Tapan Ajak Wartawan Ngopi Bareng

Senin, 2 November 2026 - 22:35 WIB

‎Pelantikan Pengurus PWI Pessel 2026–2029, Robby Oktora Romanza Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers ‎

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Perkuat Ekonomi Perempuan, KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Kecil di Pagerungan Kecil

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin

Berita Terbaru