Tak Kebagian Bingkisan Bantuan, Ratusan Warga Rusak Kantor Wali Nagari Tarusan Pessel

- Editorial Team

Minggu, 31 Maret 2024 - 18:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi kantor Wali Nagari Tarusan pasca dirusak oleh ratusan warga.

Kondisi kantor Wali Nagari Tarusan pasca dirusak oleh ratusan warga.

Dapurrakyatnews,- Ratusan warga menyerang dan melakukan perusakan terhadap kantor Wali Nagari (desa) Duku, Kecamatan Koto XI Tarusan, Pesisir Selatan, Jum’at (29/3) malam.

Kapolsek Koto XI Tarusan, AKP Donny Putra membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, Kejadian bermula dari,  adanya program bimbingan psikologis terhadap anak-anak yang terdampak musibah banjir di Terusan.

Kegiatan yang dilaksanakan selama 3 hari oleh Lembaga Gugah Nurani Indonesia tersebut, bertujuan untuk membina psikologis anak-anak yang terdampak musibah bencana agar tidak trauma.

“Dalam kegiatan tersebut, anak anak yang ikut dalam pembinaan di data dan tercatat yang aktif mengikuti program,” kata AKP Donny dari keterangan yang diterima Minggu (31/3).

Ia menjelaskan, setelah berakhir masa pembinaan pada Jumat 29 Maret 2024 sekira pukul 17.00 WIB, Lembaga Gugah Nurani Indonesia kemudian membagikan sejumlah bingkisan bantuan sosial terhadap anak-anak, yang aktif mengikuti kegiatan tersebut berupa beras, indomie, gula dan minyak sayur.

Baca Juga:  Evakuasi Warga yang Ditemukan Sudah tak Bernyawa di Sungai Lubuk Kalam Berlangsung Dramatis

Namun, lanjutnya, setelah kegiatan berakhir pada pukul 20.00 WIB, masyarakat yang tidak menerima bingkisan bantuan tersebut terprovokasi sehingga berdatangan ke kantor Wali Nagari.

“Sekitar kurang lebih 350 orang terdiri dari ibu-ibu, pemuda, remaja, dan anak-anak datang ke kantor wali,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, karena terpicu emosi, akibatnya situasi di kantor wali nagari tersebut memanas dan terjadi pemalangan dan perusakan sejumlah alat di kantor Wali Nagari Duku.

Atas kejadian tersebut, personil gabungan polsek Koto XI Tarusan dan Koramil 07 Tarusan mendatangi lokasi yang pada saat itu ratusan masyarakat masih berkumpul di kantor wali nagari tersebut.

Baca Juga:  Ratusan Rumah di Dua Kecamatan di Pesisir Selatan Terendam Banjir 

“Selanjutnya kepada masyarakat dilakukan pencerahan bersama tokoh masyarakat setempat, dan masyarakat pun menerima masukan dan perlahan berangsur bubar meninggalkan kantor wali nagari tersebut. Saat itu situasi berjalan dengan aman dan kondusif. Selanjutnya pemalangan di kantor Wali Nagari Duku, Kecamatan Koto XI Tarusan, kembali dibuka,” tutupnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Berita Terbaru