Bayi yang Ditemukan Dibawah Jembatan, Mendapat Perawatan Intensif di Rumah Sakit.

- Editorial Team

Selasa, 22 Agustus 2023 - 17:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Sosial bersama Forkopincam meninjau lokasi penemuan bayi di bawah jembatan Penadah, Tapan, Selasa (22/8/2023) siang. foto-Isep Ilham

Dinas Sosial bersama Forkopincam meninjau lokasi penemuan bayi di bawah jembatan Penadah, Tapan, Selasa (22/8/2023) siang. foto-Isep Ilham

Dapurrakyatnews, – Penemuan bayi perempuan dibawah jembatan Penadah Mudik, Nagari Limau Purut, Kecamatan Ranah Ampek Hulu, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Mengundang banyak antusias masyarakat, terutama untuk mengadopsinya.

Namun untuk diketahui, syaratnya tidak sembarangan dan tidak semudah yang dipikirkan. Orang yang ingin mengadopsi anak, harus menjalani sejumlah prosedur legal yang berlaku.

Hingga kini, penyelidikan polisi masih berlangsung karena belum diketahui orang tua yang tega membuang bayi tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sembari menunggu pihak Kepolisian mengusut tuntas, bayi mungil itu kini diberikan perawatan insentif ke Rumah Sakit M. Zein Painan, Pesisir Selatan. Dimana sebelumnya bayi tersebut dirawat di UPT Puskesmas Ranah Ampek Hulu Tapan, Kecamatan Ranah Ampek Hulu, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat.

Baca Juga:  Jebol Dinding Kamar Mandi, 11 Tahanan Polsek Pancung Soal Berhasil Kabur

Kepala Dinas Sosial Pesisir Selatan, Wendra Rovikto mengatakan, untuk adopsi bayi belum bisa kita tentukan dan pastikan. Saat ini yang jadi fokus utama kita yaitu kesehatan bayi.

“Jadi kita berikan perawatan yang lebih baik di rumah sakit M. Zein Painan,” ungkap Wendra dijumpai saat meninjau lokasi penemuan bayi tersebut, Selasa (22/8/2023) siang.

Lanjut Wendra, saat ini kita lengkapi administrasi untuk bayi dan rujukan dari Puskesmas Rahul, Tapan ke Rumah Sakit M. Zein Painan.

Baca Juga:  Polsek BAB Tapan Patroli Cek Ketersediaan Stok dan Penyimpangan Distribusi BBM di SPBU 

“Jika kelengkapan administrasi sudah lengkap ada bayi langsung dibawa ke Painan,” ujarnya.

Mengenai prosedur adopsi, Wendra menuturkan, belum bisa diputuskan sekarang. Dikarena ada prosedur dan ketentuan yang harus dilakukan.

Menurutnya, pelaporan atas penemuan bayi yang dilakukan oleh warga sekitar itu telah menjadi prosedur pertama yang telah dilakukan.

Selanjutnya, kepolisian akan membuat surat keterangan terkait status bayi yang terlantar. Setelah surat keterangan itu dibuat, maka selanjutnya akan dilaporkan dan diserahkan ke Dinas Sosial.

Baca Juga:  Dampak Negatif Kabut Asap, Ombudsman Minta Pemda Tingkatkan Layanan Promkes

“Tapi sampai sekarang belum ada laporan atau informasi resmi ke Dinas Sosial. Begitu pun kami, Dinsos ke Kepolisian setempat belum ada laporan,” katanya.

Untuk sementara sampai menunggu berkas dilengkapi, sampai ada putusan pengadilan atas adopsi anak bayi dirawat di M. Zein Painan.

Saat dikonfirmasi ke Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan, IPTU Aldius, SH melalui Kanit Intel Aipda Riki Febriadi menyampaikan, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut atas penemuan bayi.

“Kita masih dalam penyelidikan, nanti kita akan melakukan pemanggilan saksi untuk dimintai keterangan,” jawabnya singkat.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Berita Terbaru