Mutasi Pejabat Pemkab Sumenep, Bupati Tekankan Profesionalisme dan Kolaborasi Antar OPD

- Editorial Team

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapurrakyatnews – Pemerintah Kabupaten Sumenep melakukan pergeseran sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi (PPT) Pratama sebagai langkah strategis untuk memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus meningkatkan efektivitas pelaksanaan program pembangunan daerah. Kebijakan tersebut diharapkan mampu menghadirkan birokrasi yang semakin adaptif, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Pergeseran jabatan itu ditandai dengan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, di Paseban Agung Sultan Abdurrahman, Selasa (23/6/2026). Rotasi tersebut merupakan bagian dari upaya penyegaran organisasi agar setiap perangkat daerah dapat menjalankan tugas dan fungsinya secara lebih optimal.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa pergeseran jabatan bukan sekadar rotasi personel, melainkan strategi pemerintah daerah untuk memperkuat kapasitas birokrasi, mendorong lahirnya inovasi, serta memastikan seluruh organisasi perangkat daerah mampu bekerja secara maksimal.

“Pergeseran jabatan ini dilakukan sebagai bentuk penyegaran organisasi agar roda pemerintahan berjalan lebih dinamis, responsif, dan mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan yang terus berkembang,” kata Bupati saat Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Janji Pejabat Pimpinan Tinggi (PPT) Pratama di Paseban Agung Sultan Abdurrahman.

Menurutnya, seluruh pejabat yang dilantik telah melalui proses pertimbangan secara matang, mulai dari aspek kompetensi, rekam jejak, integritas hingga kebutuhan organisasi. Karena itu, jabatan yang diemban harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi.

Ia menjelaskan, penempatan pejabat pada posisi baru juga disesuaikan dengan kompetensi masing-masing serta kebutuhan strategis organisasi, sehingga target pembangunan daerah dapat dicapai secara lebih efektif.

“Mutasi dan pergeseran jabatan merupakan bagian untuk memberikan pengalaman yang lebih luas kepada pejabat dalam mengelola berbagai bidang pemerintahan. Dengan pengalaman yang beragam, diharapkan mampu menghadirkan terobosan dan solusi inovatif dalam mendukung pelaksanaan program prioritas daerah,” terangnya.

Baca Juga:  DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026

Achmad Fauzi juga mengingatkan bahwa tantangan penyelenggaraan pemerintahan semakin kompleks. Perubahan regulasi, perkembangan teknologi informasi, hingga meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik menuntut seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) bekerja secara profesional, transparan, dan akuntabel.

“Pemerintah daerah harus meninggalkan pola kerja yang biasa-biasa saja. Saat ini kita membutuhkan birokrasi yang adaptif, inovatif, cepat mengambil keputusan, dan berorientasi pada hasil program pembangunan,” tegasnya.

Dalam pelantikan tersebut, Bupati melantik dan mengambil sumpah jabatan empat Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, yakni Didik Wahyudi sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Wahyu Kurniawan Pribadi sebagai Asisten Administrasi, Ahmad Laili Maulidi sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, serta Ahmad Zulkarnaen sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).

Baca Juga:  Sambang Desa, Bhabinkamtibmas Polsek Pugaan Sampaikan Ini ke Masyarakat

Di akhir sambutannya, Bupati meminta seluruh pejabat yang mendapat amanah baru untuk terus memperkuat sinergi lintas sektor dan membangun kolaborasi antarpemerintah daerah. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada kinerja satu organisasi perangkat daerah, melainkan pada kemampuan seluruh unsur pemerintahan bekerja secara terpadu.

“Para pejabat yang mendapat amanah baru harus memperkuat sinergi lintas sektor dan mengedepankan kolaborasi antar OPD. Keberhasilan pemerintah daerah tidak ditentukan oleh kinerja satu perangkat daerah saja, melainkan kemampuan seluruh unsur pemerintahan untuk bekerja secara terpadu,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Penulis : A Junaidi

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Berita Terbaru

Pemerintahan

Ribuan Warga Sapudi Meriahkan QRIS Jalan Sehat VIRAL Sumenep 2026

Minggu, 11 Okt 2026 - 10:07 WIB