Angin Kencang Terjang Sampang, Belasan Rumah dan Fasos Rusak

- Editorial Team

Senin, 2 Februari 2026 - 08:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapurrakyatnews – Hujan disertai angin kencang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Sampang, Jawa Timur. Sejumlah rumah dan Fasilitas Sosial (Fasos) mengalami kerusakan, pada Minggu (1/2/2026).

Peristiwa ini, datang secara tiba-tiba dan menimbulkan kepanikan warga di Kecamatan Sampang dan Camplong.

“Angin kencang terjadi sekitar pukul 15.45 WIB, dan berdampak pada beberapa titik di wilayah Sampang dan Camplong,” jelas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang, Fajar Arif Taufikurrahman, melalui Kasi Kedaruratan dan Logistik, Mohammad Hozin, pada Senin (2/1/2026).

Di Kecamatan Sampang, lanjut Hozin, angin kencang mengakibatkan kerusakan atap rumah milik Rudi Cahyo Widianto yang berada di Perumahan Manggis Square, Jalan Manggis, Kelurahan Gunung Sekar.

Kerusakan terjadi pada bagian atap yang terlepas akibat terpaan angin.

Sedangkan dampak yang lebih luas, terjadi di Kecamatan Camplong, yaitu di Dusun Taddan Tengah dan Betes, Desa Taddan.

Di Dusun Taddan Tengah, tercatat ada 10 rumah warga yang mengalami kerusakan ringan.

Baca Juga:  Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Ruang Kelas SDN Torjunan 1 Sampang Roboh

“Sebagian besar kerusakan berupa atap rumah yang terangkat atau rusak akibat angin,” bebernya.

Sementara di Dusun Betes, Desa Taddan, 1 unit rumah milik Tipah binti Nawarah dilaporkan mengalami kerusakan berat, sedangkan rumah milik Mattohir mengalami kerusakan ringan.

Selain itu, pagar rumah milik Retno Anjarsari di Dusun Karang Loh, Desa Dharma Camplong, juga terdampak angin kencang.

Tak hanya permukiman warga, angin kencang juga merusak Fasos yaitu Madrasah Diniyah Darul Muttaqin yang berada di Dusun Pesisir Barat, Desa Dharma Camplong.

Baca Juga:  Atasi Keterlambatan Bertugas, Pemkab Sampang Sediakan Kapal Cepat Bagi Guru dan Nakes

Kerusakan ini, menjadi perhatian karena menyangkut sarana ibadah dan aktivitas sosial masyarakat setempat.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Sampang bersama Tagana, perangkat desa, ketua RT/RW, dan masyarakat setempat langsung melakukan asesmen di lokasi terdampak.

“Kami melakukan pendataan kerusakan, memberikan bantuan darurat, serta melaporkan perkembangan situasi kepada pimpinan,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026
Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terbaru