Realisasi Pembayaran Pajak PBB P2 Rendah, Baru Capai 55 Persen

- Editorial Team

Rabu, 31 Desember 2025 - 21:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Sampang,

Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Sampang,

Dapurrakyatnews – Menjelang detik-detik pergantian tahun, pencapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) di Kabupaten Sampang masih tergolong rendah, baru mencapai 55 persen.

Diungkap Plt. Kepala Bidang Pendapatan Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Sampang, Jawa Timur, Moh. Syakban, bahwa realisasi capaian PBB P2 masih di bawah target. Baik itu di tingkat desa maupun kecamatan.

Baca Juga:  Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Ayah Tiri di Bayang Pesisir Selatan

“Target PBB P2 tahun ini adalah sebesar Rp. 7,5 miliar. Tapi, yang terealisasi hanya Rp. 4,125 miliar. Artinya, baru mencapai 55 persen,” ungkap Syakban, pada Rabu (31/12/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sisa waktu jelang tutup tahun, Pihaknya berupaya menggenjot capaian dengan harapan bisa mencapai Rp 5 miliar.

Melihat hal ini, pihaknya berencana untuk memanggil semua Camat, sebagai upaya pendekatan dan evaluasi atas koreksi penagihan yang tidak mencapai target. Semisal, sistem dan bukti pelunasan.

Baca Juga:  Proses Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Sampang Molor

Hal lain yang dilakukan adalah memasifkan sosialisasi, meningkatkan intensitas koordinasi antar kecamatan sebagai langkah maksimalisasi potensi pendapatan, hingga pembayaran dengan menggunakan digitalisasi dengan tujuan memberi kemudahan.

“Kekurangan tagihan di tahun ini, otomatis menambah daftar piutang PBB P2,” jelasnya.

Disinggung masalah kendala, Syakban mengungkap, ada kesulitan dalam penyampaian SPPT ke wajib pajak. Sebab, obyeknya ada di Sampang sementara orangnya ada di luar Sampang.

Baca Juga:  DPRD Sumenep Gelar Rapat Paripurna Hasil Rancangan Perda Pertanggungjawaban APBD TA 2022

Kedua adalah kepatuhan wajib pajak. Meskipun pihaknya tiada henti mengingatkan dan memberi perpanjangan waktu pelunasan.

Terpisah, Camat Banyuates Moh. Imam mengaku, pihak sudah melakukan berbagai upaya penagihan agar target tercapai. Tapi, masih saja menemui kendala. Terutama terkait masalah politik desa.

“Upaya penagihan akan tetap kami optimalkan demi tercapainya target,” pungkasnya. 

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Berita Terbaru

Dua orang perwakilan PPPK Paruh Waktu saat di sumpah pada penyerahan SK di Alun-alun Trunojoyo, Sampang, setahun yang lalu. Foto: Istimewa.

Pemerintahan

Lolos Evaluasi Maut, 3.214 PPPK Sampang Resmi Amankan Kontrak Baru

Senin, 28 Sep 2026 - 16:06 WIB

Gambar ilustrasi

Peristiwa

Dugaan Penyalahgunaan KKS Mencuat, Penerima PKH Buka Suara

Sabtu, 26 Sep 2026 - 18:26 WIB