BPBD Pessel Perlu Aktifkan Kembali Keberadaan Jaringan Jurnalis Siaga Bencana

- Editorial Team

Sabtu, 6 Desember 2025 - 17:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mario Rosy, Wartawan Harian Posmetro Padang

Mario Rosy, Wartawan Harian Posmetro Padang

Dapurrakyatnews – Sebagai jurnalis dalam menulis berita bencana, kita bukan hanya menyampaikan soal data dan angka. Tetapi perlunya bagaimana kita menjaga martabat manusia di tengah duka.

Agar tulisan berita bisa terlihat dengan estetika yang indah, perlunya adanya etika. Karena etika adalah aspek penting dalam praktik jurnalisme.

Bencana alam melanda di pulau Sumatera pekan lalu, banyak memakan korban. Dalam hal ini kita kerucutkan pada bencana di Kabupaten Pesisir Selatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diketahui, Kabupaten Pesisir Selatan memiliki geografis wilayah yang memanjang, memiliki 15 Kecamatan dan 182 Nagari, menjadikan salah satu Kabupaten di Sumatera Barat rawan bencana.

Baca Juga:  Seorang Pemotor Tewas Usai Terlibat Kecelakaan Maut dengan Mobil Dinas Pemkab Pemkab Pessel

Mario Rosy, Wartawan Harian Posmetro Padang, menegaskan, bencana yang terjadi saat sekarang ini, ada beberapa kecamatan di Kabupaten Pesisir Selatan terdampak banjir, longsor dan pergeseran tanah.

Disampaikan Mario, dalam liputan bencana, seorang jurnalis tidak hanya bertugas menyajikan data, tetapi juga menjembatani empati antara masyarakat dan para warga terdampak bencana.

Menurutnya, jurnalis harus memahami prinsip dasar peliputan bencana dan mempelajari teknik wawancara yang tepat saat melakukan peliputan jurnalisme bencana seperti gempa bumi, banjir, kebakaran, longsor, konflik sosial, wabah, hingga insiden bangunan ambruk.

Baca Juga:  Diduga Gelapkan 20 Ton Minyak CPO, Supir Truk Ditangkap Polisi

“Berita bencana adalah laporan jurnalistik mengenai peristiwa alam maupun non-alam yang menimbulkan korban jiwa, kerusakan, dan dampak sosial,” ujar Mario..

Selain itu, lanjut Mario, ketika masuk ke wilayah terdampak bencana, keselamatan jurnalis harus tetap menjadi prioritas utama. Jurnalis tidak diperkenankan meliput jika situasi tidak aman.

Maka, seorang jurnalis bencana juga harus memastikan setiap data terverifikasi sebelum dipublikasikan, serta menggunakan sumber resmi dan kredibel. “Jurnalis bukan sekadar saksi, tetapi juga penyampai nilai kemanusiaan,” ucapnya.

Baca Juga:  Pemkab Sumenep Umumkan Jadwal Mudik Bareng Kapal Laut 2025, Warga Diminta Perhatikan Jadwal

Jadi sebagai jurnalis Kita perlu sampaikan masukan dan saran pada pemerintah kabupaten melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). berikan masukkan dengan mengaktifkan Jaringan Jurnalis Siaga Bencana (JJSB ), Kabupaten Pessel.

Lebih lanjut, keberadaan JJSB bisa menjadi jembatan menyampaikan data bencana terjadi di wilayah ke instansi terkait. Selain itu, juga menjembatani empati antara masyarakat dan para warga terdampak bencana.

 

Ditulis oleh Mario Rosy, Jurnalis Pos Metro Padang

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Berita Terbaru

Gambar ilustrasi

Peristiwa

Dugaan Penyalahgunaan KKS Mencuat, Penerima PKH Buka Suara

Sabtu, 26 Sep 2026 - 18:26 WIB