DPMPTSP Sumenep Gelar Pendampingan Pengisian LKPM, Tekankan Transparansi dan Kemajuan Investasi Daerah

- Editorial Team

Kamis, 27 November 2025 - 14:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Acara ini dilaksanakan di lantai 2 kantor DPMPTSP Kabupaten Sumenep dan diikuti oleh 35 pengusaha dari berbagai sektor usaha

Acara ini dilaksanakan di lantai 2 kantor DPMPTSP Kabupaten Sumenep dan diikuti oleh 35 pengusaha dari berbagai sektor usaha

Dapurrakyatnews – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sumenep menggelar kegiatan pendampingan sekaligus pengisian Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) bagi para pelaku usaha.

Acara ini dilaksanakan di lantai 2 kantor DPMPTSP Kabupaten Sumenep dan diikuti oleh 35 pengusaha dari berbagai sektor usaha. Peserta mendapatkan bimbingan langsung dari tim DPMPTSP Sumenep serta perwakilan DPMPTSP Provinsi Jawa Timur.

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman para pelaku usaha mengenai pentingnya penyampaian LKPM secara rutin dan benar sesuai ketentuan pemerintah. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui pendampingan ini, pemerintah daerah berharap pelaku usaha dapat melaporkan perkembangan usahanya secara transparan, sehingga perkembangan investasi di Sumenep dapat terukur dan terpantau dengan baik. 

Baca Juga:  Launching Penyaluran BLT Desa 2021, Bupati Sumenep Prioritaskan SDGs

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi antara pemerintah dan dunia usaha untuk membahas berbagai kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan usaha.

Kepala DPMPTSP Sumenep, DR. R. Abd Rahman Riadi, SE, MM, menjelaskan bahwa LKPM merupakan instrumen penting dalam membangun hubungan yang sehat antara pemerintah dan dunia usaha. 

“Tujuan utama dari pelaksanaan kegiatan ini adalah agar LKPM dapat menjadi salah satu alat komunikasi antara pemerintah dengan pelaku usaha. Melalui laporan ini, kami bisa mengetahui bagaimana realisasi investasi dan serapan tenaga kerja yang terjadi di lapangan,” ujarnya. Kamis (27/11/2025). 

Baca Juga:  Express Bahari akan Menerapkan Kebijakan bahwa Pemegang Tiket Gratis harus Sesuai dengan Identitas di KTP

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa LKPM juga berfungsi sebagai alat pengawasan terhadap kewajiban pelaku usaha. 

“Pemerintah tidak hanya memberikan izin, tetapi juga berkewajiban memastikan bahwa para pengusaha melaksanakan kewajiban pelaporan sesuai aturan. Dengan adanya LKPM, kami bisa mengetahui aktivitas usaha secara berkala, sehingga proses pengawasan dapat berjalan lebih efektif dan akuntabel,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Abd Rahman Riadi juga menyoroti pentingnya deteksi dini atas berbagai hambatan yang dialami para pelaku usaha. 

Baca Juga:  Bupati Fauzi Melepas Kontingen Kabupaten Sumenep pada Porprov ke VIII

“Melalui laporan dan pendampingan seperti ini, kami dapat memahami kendala apa saja yang dihadapi dunia usaha dalam menjalankan operasionalnya. Dengan begitu, pemerintah daerah bisa merumuskan langkah-langkah fasilitasi yang tepat untuk mendukung kelancaran dan pertumbuhan usaha mereka,” jelasnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pelaku usaha mengenai pentingnya pelaporan LKPM, sekaligus memperkuat kerja sama antara pemerintah dan sektor swasta dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sumenep. 

Selain itu, Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan dan membuka ruang dialog agar iklim investasi di Sumenep semakin kondusif dan kompetitif.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Berita Terbaru

Dua orang perwakilan PPPK Paruh Waktu saat di sumpah pada penyerahan SK di Alun-alun Trunojoyo, Sampang, setahun yang lalu. Foto: Istimewa.

Pemerintahan

Lolos Evaluasi Maut, 3.214 PPPK Sampang Resmi Amankan Kontrak Baru

Senin, 28 Sep 2026 - 16:06 WIB

Gambar ilustrasi

Peristiwa

Dugaan Penyalahgunaan KKS Mencuat, Penerima PKH Buka Suara

Sabtu, 26 Sep 2026 - 18:26 WIB