Kejari Sampang Musnahkan Barang Bukti, Fadilah Helmi : Peredaran Narkoba Masih Sangat Masif

- Editorial Team

Senin, 17 November 2025 - 19:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Barang Bukti (BB) narkotika, senjata, dan lainnya sebelumnya dimusnahkan dihadapan pejabat Kejari dan Forkopimda Sampang di Halaman Kejari Sampang, pada Senin (17/11/2025).

Barang Bukti (BB) narkotika, senjata, dan lainnya sebelumnya dimusnahkan dihadapan pejabat Kejari dan Forkopimda Sampang di Halaman Kejari Sampang, pada Senin (17/11/2025).

Dapurrakyatnews – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang melakukan pemusnahan sejumlah Barang Bukti (BB) dari berbagai tindak pidana umum dan khusus yang telah memiliki kekuatan hukum tetap.

Tercatat, ada 513.058 BB yang dimusnahkan yang disaksikan pejabat Kejari dan Forum Pimpinan Daerah setempat di halaman Kantor Kejari Sampang, pada Senin (17/11/2025).

Hali ini dilakukan, sebagai bentuk transparansi dan upaya menekan angka kejahatan. Terutama, kasusnya narkotika yang begitu mendominasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari volume BB yang dimusnahkan tahun ini, menurut Kepala Kejari Sampang Fadilah Helmi, menunjukkan masih masifnya peredaran narkoba di wilayah Madura.

Baca Juga:  D'MASIV: Dari Ciledug, Siap Meretas Asa Menembus Panggung Musik Dunia

“Seperti yang terlihat, barang bukti mencapai 514.058. Ini menunjukkan bahwa narkoba masih sangat masif. Masih banyak terjadi di banyak titik,” tegas Fadilah.

Diungkap Fadilah, terdapat 57 perkara narkotika dengan total BB sebanyak 346 buah, termasuk 633 butir pil dengan logo Y beserta sejumlah perangkat alat komunikasi.

Dari seluruh perkara tersebut, pihak Kejari Sampang berhasil mengungkap hasil temuan terbesar di Desa Bunten Timur, Kecamatan Ketapang, dengan total BB mendekati berat 1 kilogram, dengan total berat keseluruhan 1,4 kilogram.

Selain narkotika, pihaknya juga memusnahkan BB dari 4 perkara senjata tajam (Sajam). Antara lain:: 4 bilah Sajam, pakaian, batu, dan barang pendukung lainnya.

Baca Juga:  Dituding Cemarkan Nama Baik, Takmir dan Jemaah Masjid Jamik Asy Syuhadak, Datangi Polres Sampang

Untuk 13 perkara lain, diantaranya: pencabulan, pencurian, perjudian daring, dan kejahatan lainnya dengan total 59 BB. Turut juga diamankan BB dari perkara cukai berupa 512.000 batang rokok ilegal.

Pihaknya juga melakukan pemetaan zona merah untuk mengetahui wilayah yang rawan peredaran narkoba. Hal ini dilakukan, sebagai upaya menekan peredaran narkoba. 

“Kami ajak Pemda (Pemerintah Daerah-red) bersinergi dengan baik, agar peredaran narkoba semakin hari semakin berkurang,” pintanya.

Baca Juga:  Menuju Digitalisasi Aset Tanah, Pemkab Sumenep Lakukan Pengamanan Aset dalam Bentuk Sertifikat

Selain aspek penegakan hukum, Fadilah juga menekankan, pentingnya peran keluarga dalam pencegahan dini.

Menurutnya, hal yang harus dilakukan pertama adalah memulai dari lingkungan keluarga. Terutama peran orang tua dalam memantau keadaan anak. Meskipun, mereka disibukkan dengan pekerjaan, tapi jangan lantas mengabaikan anak.

Dengan gelaran ini, pihaknya berharap agar bisa menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama, antara Aparat Penegak Hukum, Pemda, dan masyarakat untuk lebih aktif mencegah, mengawasi, dan menekan ruang gerak para pelaku kejahatan.

“Kita harus bergerak bersama,” pintanya dengan tegas.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026
Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terbaru