Sering Terkendala Mesin, Pemerintah Daerah Desak Kemenhub Lakukan Peremajaan Kapal

- Editorial Team

Kamis, 7 Agustus 2025 - 15:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapurrakyatnews – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan terus berupaya melakukan regenerasi armada kapal laut yang melayani rute dari Pelabuhan Kalianget menuju Kepulauan Sapudi dan Raas.

Pemerintah Daerah menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pengadaan kapal yang lebih besar, aman, dan memiliki dua mesin, guna menjamin keberlangsungan dan kenyamanan transportasi masyarakat kepulauan di Kabupaten Sumenep.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan Kabupaten Sumenep, Drs. Yayak Nurwahyudi, M.Si., menjelaskan bahwa langkah ini merupakan respon atas keluhan masyarakat kepulauan yang mengharapkan kapal yang lebih layak, lebih besar, dan memiliki performa mesin yang lebih andal.

“Pemerintah Daerah melalui Bapak Bupati telah mengirimkan surat kepada Kementerian Perhubungan pada pertengahan tahun 2024, agar pemenang tender pengelola layanan transportasi laut untuk Sapudi dan Raas dapat menyediakan kapal yang lebih besar serta dilengkapi dengan dua mesin,” ungkap Yayak Nurwahyudi kepada Dapurrakyatnews. 

Ia menyebutkan bahwa kapal-kapal yang saat ini beroperasi di rute tersebut kerap mengalami gangguan teknis, khususnya pada sistem mesin, yang menyebabkan keterlambatan dan bahkan pembatalan keberangkatan kapal.

“Harapannya, pemenang tender dapat menyediakan kapal yang lebih baik, nyaman, dan memiliki daya tahan operasional yang tinggi, sehingga kejadian gangguan mesin seperti yang selama ini sering terjadi bisa diminimalisir,” tambahnya.

Baca Juga:  Dinsos P3A Sumenep Salurkan Bantuan untuk Lansia, Penyandang Disabilitas dan Beasiswa

Pemerintah Daerah, kata Yayak, memahami betul kebutuhan masyarakat kepulauan akan moda transportasi laut yang aman dan layak, dan akan terus berupaya memperjuangkan pengadaan kapal yang sesuai standar pelayanan publik.

“Dalam waktu dekat, kami akan kembali melayangkan surat resmi kepada Kementerian Perhubungan sebagai bentuk keseriusan dan kepedulian kami terhadap kebutuhan masyarakat kepulauan,” ujarnya.

Sementara itu, keluhan kembali muncul dari warga Kepulauan Sapudi terkait batalnya keberangkatan kapal akibat kerusakan mesin. Salah satu warga mengungkapkan kekecewaannya karena kondisi ini bukan terjadi sekali dua kali.

“Ini bukan kali pertama kapal gagal berangkat karena masalah mesin. Kalau hanya sekali, kami bisa memaklumi. Tapi ini sudah sering terjadi, dan kami merasa sangat dirugikan,” ucap warga tersebut.

Baca Juga:  Berikut Kronologi Laka Lantas yang Terjadi di Jalan Raya Batuan, Korban Meninggal Dunia

Ia berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret agar masyarakat tidak terus-menerus dirugikan akibat minimnya alternatif kapal yang beroperasi.

“Apalagi sekarang hanya satu kapal yang melayani, karena KMP Wicitra Dharma 2 masih dalam masa docking,” jelasnya.

Saat ini, layanan transportasi laut untuk rute Sapudi dan Raas dioperasikan oleh PT Dharma Dwipa Utama dengan dua unit kapal, yaitu KMP Wicitra Dharma 1 dan KMP Wicitra Dharma 2. Namun dengan salah satu kapal dalam masa perawatan (docking), beban pelayanan seluruhnya tertumpu pada satu kapal, yang semakin meningkatkan risiko keterlambatan dan gangguan operasional.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Gandeng Disdik Sumbar dan SMKN 1 Painan, Waka Polres Pessel Perkuat Program Polisi Peduli Pendidikan 
‎Perkuat Sinergitas, Kapolsek Tapan Ajak Wartawan Ngopi Bareng
‎Pelantikan Pengurus PWI Pessel 2026–2029, Robby Oktora Romanza Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers ‎
Perkuat Ekonomi Perempuan, KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Kecil di Pagerungan Kecil
Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin
Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:05 WIB

‎Gandeng Disdik Sumbar dan SMKN 1 Painan, Waka Polres Pessel Perkuat Program Polisi Peduli Pendidikan 

Rabu, 4 November 2026 - 23:04 WIB

‎Perkuat Sinergitas, Kapolsek Tapan Ajak Wartawan Ngopi Bareng

Senin, 2 November 2026 - 22:35 WIB

‎Pelantikan Pengurus PWI Pessel 2026–2029, Robby Oktora Romanza Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers ‎

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Perkuat Ekonomi Perempuan, KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Kecil di Pagerungan Kecil

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin

Berita Terbaru